News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Sabtu, 11 April 2026 - 15:42 WIB
Rhoma Irama (tengah) dan Ikke Nurjanah (depan dua dari kanan) bersama sejumlah asosiasi mempertanyakan transparansi distribusi royalti Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Para LMK juga mengkritik keras penerapan pola distribusi "proxy" berbasis data pakai yang dipaksakan oleh LMKN saat ini.

Sistem tersebut dinilai belum siap secara teknis karena sering mengalami double claim dan penolakan data anggota meskipun proses input sudah mengikuti arahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain masalah sistem, kebijakan penghapusan Unplugged Performers Allocation (UPA) menjadi pukulan telak bagi para musisi.

Selama ini, UPA berfungsi sebagai nilai dasar untuk menghargai setiap karya yang terdaftar.

Namun, LMKN justru menyebut UPA sebagai "sedekah royalti", sebuah istilah yang dianggap merendahkan martabat pemilik hak dan mengakibatkan perolehan royalti individu semakin mengecil.

 

Pelemahan Fungsi LMK dan Isu Musik Dangdut

Rhoma Irama dan Ikke Nurjanah mempertanyakan transparansi distribusi royalti Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Rhoma Irama dan Ikke Nurjanah mempertanyakan transparansi distribusi royalti Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Ikke Nurjanah, mewakili suara para pelaku pertunjukan, menyoroti hilangnya nuansa representatif dalam tubuh LMKN saat ini.

"LMKN yang dulu adalah representasi seluruh LMK, semua mendapat informasi yang aktual dan transparan. Namun sekarang, jauh dari kata itu," ujar Ikke Nurjanah yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut.

Kekecewaan ini diperparah dengan pernyataan kontroversial dari salah satu komisioner LMKN yang menyebut penggunaan musik dangdut hanya berkisar 1% berdasarkan data internal mereka.

Klaim ini langsung dibantah oleh LMK RAI dan ARDI yang menaungi musisi dangdut. Mereka mendesak LMKN untuk memperluas cakupan penarikan royalti ke sektor-sektor yang nyata-nyata memanfaatkan musik dangdut secara masif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, seluruh LMK yang hadir menuntut pencabutan surat edaran DJKI yang dinilai melemahkan fungsi LMK.

Mereka mendesak agar rumusan distribusi royalti dikembalikan sesuai kesepakatan awal periode Januari-Juni 2025 demi menjamin keadilan ekonomi bagi seluruh elemen musik Indonesia. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Foto-foto Masa Lalu Dedi Mulyadi Dipamerkan Bupati Purwakarta Om Zein, Ungkap Kebersamaan sejak Muda dengan KDM

Foto-foto Masa Lalu Dedi Mulyadi Dipamerkan Bupati Purwakarta Om Zein, Ungkap Kebersamaan sejak Muda dengan KDM

Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein mengunggah foto masa lalu dengan KDM.
DPR Soroti Sistem Imigrasi Indonesia Masih Lemah: Ini Bagian dari Pertahanan Negara!

DPR Soroti Sistem Imigrasi Indonesia Masih Lemah: Ini Bagian dari Pertahanan Negara!

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti sistem keimigrasian Indonesia yang dinilai masih dipandang sebatas layanan administratif.
The Jakmania Beri Sindiran Keras ke Para Pemain Persija Jakarta yang Kerap Kena Kartu Merah saat Laga Kontra Persebaya

The Jakmania Beri Sindiran Keras ke Para Pemain Persija Jakarta yang Kerap Kena Kartu Merah saat Laga Kontra Persebaya

The Jakmania menyindir keras pemain Persija lewat koreo di GBK akibat seringnya kartu merah. Aksi ini viral saat laga panas kontra Persebaya.
Prabowo Dijadwalkan Temui Putin Pekan Ini dalam Lawatan Ketiga Kali ke Rusia

Prabowo Dijadwalkan Temui Putin Pekan Ini dalam Lawatan Ketiga Kali ke Rusia

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putih di Moskow pekan ini. Kunjungan Prabowo ini merupakan yang ketiga kalinya.
CSV Menjadi Pendekatan Fiberstream dalam Memperkuat Kehadiran dan Kontribusi di Masyarakat

CSV Menjadi Pendekatan Fiberstream dalam Memperkuat Kehadiran dan Kontribusi di Masyarakat

PT Media Sarana Data memperkuat pengembangan layanan retail Fiberstream dengan mengintegrasikan program Corporate Shared Value (CSV) sebagai bagian dari strategi ekspansi jaringan.
Tak Lagi Bernaung di Pelatnas, PBSI Apresiasi Jonatan Christie dan Sabar/Reza yang Siap Turun di Piala Thomas dan Uber 2026

Tak Lagi Bernaung di Pelatnas, PBSI Apresiasi Jonatan Christie dan Sabar/Reza yang Siap Turun di Piala Thomas dan Uber 2026

PBSI menegaskan kesiapan tim menjadi fokus utama menjelang Piala Thomas dan Uber 2026 yang akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT