News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Rumah Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf (Kades Hoho) dilempar bom molotov akibatkan 1 mobil Civic Turbo terbakar.
Minggu, 26 April 2026 - 01:30 WIB
Kepala Desa Purwasaba, Banjarnegara, Hoho Alkaf tunjukkan kondisi mobil Civic Turbo putih yang rusak akibat terbakar usai rumahnya diteror bom molotov
Sumber :
  • Instagram/@hoho_alkaff

Banjarnegara, tvOnenews.com - Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf biasa disapa Kades Hoho kembali mencuri perhatian publik. Sorotan itu tak lepas lantaran rumah dirinya diduga diteror bom molotov.

Orang tak dikenal (OTK) melempar bom molotov ke arah rumah Kades Hoho. Aksi teror ini membuat satu unit mobil Honda Civic Turbo berwarna putih milik korban terbakar saat terparkir di rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku teror melempar bom molotov ke rumah Hoho Alkaf viral di media sosial. Kabar ini mencuat setelah diunggah akun Instagram @infobanyumas.

"Rumah Kades Hoho di daerah Purwasaba, Banjarnegara diteror orang tak dikenal," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya dikutip, Minggu (26/4/2026).

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror OTK Pakai Bom Molotov

Polres Banjarnegara olah TKP usai rumah Kades Hoho Alkaf dilempar bom molotov menyebabkan satu unit mobil Civic Turbo terbakar dan rusak
Polres Banjarnegara olah TKP usai rumah Kades Hoho Alkaf dilempar bom molotov menyebabkan satu unit mobil Civic Turbo terbakar dan rusak
Sumber :
  • Humas Polres Banjarnegara

Saat dikonfirmasi, Hoho Alkaf membenarkan kejadian tersebut. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Kades Purwasaba itu juga menunjukkan rumahnya telah dilempar bom molotov.

"Cemen amat yang lempar molotov baru kena satu mobil langsung kabur. Baru satu mobil Civic Turbo nggak efek buat gue," tulis Hoho.

Hoho menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di kediamannya di Banjarnegara pada Kamis (23/4/2026), sekitar pukul 04.15 WIB sebelum Subuh.

"Oke bray, ini kejadian hangat banget. Jadi, baru saja mobil kita (terbakar) sekitar pukul 04.15 WIB," ujar Hoho.

Kades bertato ini mengaku dirinya mendengar suara. Selepas itu, ia melihat tiba-tiba muncul kobaran api yang semakin membesar.

Hoho kala itu belum tidur. Ia baru selesai begadang sampai dini hari bersama sejumlah warga di kediamannya.

Hoho sempat masuk ke kamar anaknya setelah begadang. Ia terkejut tiba-tiba ada api menyala dan langsung besar di pelataran rumahnya, tepatnya di area parkir.

Ia langsung lari keluar karena api semakin membesar hingga menyentuh atap rumahnya. Di momen itu, satu unit mobil Civic Turbo miliknya sudah terbakar dan rusak.

"Kita baru masuk 5 menit, belum ada 10 menit (sudah terbakar)," terangnya.

Kenapa Mobil Civic Milik Kades Hoho Mudah Terbakar?

Kades bertato itu menjelaskan alasan mobil berwarna putih miliknya ludes terbakar yang menyebabkan kerusakan parah. Ia menduga pelaku teror menyiram bahan bakar jenis tiner.

Menurutnya, kendaraan mobil miliknya diduga sudah disiram tiner lebih dulu. Selepas itu, pelaku melempar bom molotov sehingga api cepat membesar.

Dalam video yang diunggah, ia menunjukkan letak bekas tiner dan bensin diduga dipakai milik pelaku. Posisinya tepat di tengah halaman rumah dan berlumuran di mobil putihnya.

Selain itu, atap rumah Hoho juga nyaris terbakar. Kobaran api yang membesar membuat bagian atas kediamannya berubah menjadi hitam pekat.

Pelaku Teror Terekam CCTV

Hoho kemudian mengecek rekaman CCTV. Karena belum tidur, ia sempat melihat seorang misterius diduga adalah pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda listrik.

Adapun jejak sepeda listrik diduga milik pelaku juga membekas di halaman rumahnya. Posisinya tepat terparkir di samping sisaan bensin dan tiner yang dipakai pelaku teror.

"Ini pakai sepeda listrik jadi dia tidak bunyi," imbuhnya.

Hoho mengaku sempat mengejar pelaku. Akan tetapi, ia membatalkan aksinya lantaran memikirkan kondisi keluarga sehingga memilih teriak agar warga sekitar bangun dan keluar.

Hoho dan istri langsung memadamkan api. Di momen ini, ia hanya menggunakan peralatan dan air seadanya lantaran warga belum juga ada yang bangun.

Proses pemadaman api tidak sebentar. Hoho bersama istrinya membutuhkan waktu sekitar 20 menit agar api benar-benar padam.

Dari peristiwa itu, Hoho mendapatkan informasi terbaru. Warga sekitar mengaku sempat melihat seseorang misterius lari keluar dari rumah Hoho dengan menggunakan sepeda listrik.

Hoho menduga aksi tersebut sudah terencana oleh pelaku. Artinya, aksi pelemparan bom molotov bukan terjadi kebetulan karena pelaku masuk lewat samping rumah.

"(bom molotov) di lempar dari sini (sela-sela pagar pembatas) ke area parkir, terus ada obornya dilempar molotov," jelasnya.

Hoho coba menebak siapa sosok pelakunya. Ia menduga peristiwa ini berkaitan dengan konflik penjaringan perangkat desa sebelumnya.

Namun Hoho tidak berani mengungkap nama. Ia meyakini pelaku sudah berpengalaman dan bisa disebut residivis maupun mafia.

Kades Purwasaba itu lebih pilih melaporkan kejadian ini ke Polres Banjarnegara. Polisi langsung bergerak cepat untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti

Kasatreskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino mengungkapkan hasil olah TKP. Polisi menemukan beberapa barang bukti, di antaranya botol berisi sisa bahan bakar untuk menyalakan api dan kain dibalut pada bumbu atau kayu sepanjang 50 sentimeter.

"Ada pelemparan kain yang dibalutkan ke bambu ataupun kayu kurang lebih panjang 50 sentimeter yang saat itu ada apinya yang dilempar ke arah mobil sedan Civic warna putih milik Kades Purwasaba, tidak kebakar secara keseluruhan namun segera padam apinya," kata Sugeng di lokasi.

Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan bersama tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah. Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil penemuan beberapa barang bukti tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mohon doanya semoga bisa membuat terang pelaku atau pun bisa mengungkap motif penyiram mobilnya milik Purwasaba Pak Hoho," ujarnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Utara, Pemuda Dibacok Brutal hingga Komplotan Pelaku Ditangkap

2 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Utara, Pemuda Dibacok Brutal hingga Komplotan Pelaku Ditangkap

Kasus Begal di Jakarta Utara kembali menjadi sorotan setelah pemuda dibacok brutal di Koja dan komplotan pelaku berhasil ditangkap di Pademangan.
Geger! Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Dharmawangsa Jaksel, Ternyata Faktanya...

Geger! Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Dharmawangsa Jaksel, Ternyata Faktanya...

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @TMCPoldaMetro, dengan keterangan bahwa mayat tersebut ditemukan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 20.43 WIB.
Sebanyak 522 Anak di Sidorajo Positif HIV/AIDS, KPAI Minta Pemerintah Fasilitasi Pengobatan dan Pendidikan

Sebanyak 522 Anak di Sidorajo Positif HIV/AIDS, KPAI Minta Pemerintah Fasilitasi Pengobatan dan Pendidikan

KPAI menegaskan bahwa anak dengan HIV/AIDS adalah korban yang harus dilindungi, bukan disalahkan atau dikucilkan. Di Sidoarjo sebanyak 522 anak terpapar HIV,
Enam Mahasiswa Unhas Terjebak di Goa Kalibbong Alloa saat KKN, Basarnas Langsung Evakuasi

Enam Mahasiswa Unhas Terjebak di Goa Kalibbong Alloa saat KKN, Basarnas Langsung Evakuasi

Basarnas Makassar mengevakuasi enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang terjebak di Goa Kalibbong Alloa, Desa Belae, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. 
Polres Tabanan Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Mencuri Ayam

Polres Tabanan Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Mencuri Ayam

Polres Tabanan menetapkan lima warga sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Bali, hingga tewas.
Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026

Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026

Harapan ribuan petani tembakau di Kabupaten Sumenep pada musim panen 2026 kini bertumpu pada komitmen perusahaan rokok (PR) lokal untuk menyerap hasil panen dengan harga yang layak.

Trending

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Namun, bagi Marc Klok, hasil tersebut ternyata masih kurang baik.
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT