GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi sampai Tak Mampu Menahan Tangis usai Dengar Jawaban Ikhlas Penjual Rambutan di Indramayu

Momen haru kembali terjadi saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun langsung menemui warga di daerah Kabupaten Indramayu. KDM beri bantuan modal usaha.
Selasa, 12 Mei 2026 - 07:46 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Momen haru kembali terjadi saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun langsung menemui warga di daerah Kabupaten Indramayu.

Di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan desa, Kang Dedi Mulyadi atau KDM bertemu seorang ibu penjual rambutan yang sedang berjualan di pinggir jalan bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemandangan tersebut langsung mencuri perhatian KDM. Pasalnya, meski sudah berjualan sejak pagi, rambutan dagangan ibu tersebut masih menumpuk dan belum banyak terjual.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menangis bertemu ibu penjual rambutan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menangis bertemu ibu penjual rambutan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Awalnya, Dedi Mulyadi mencoba menguji sang penjual dengan menawar harga rambutan jauh di bawah modal.

“Belinya Rp6 ribu, ibu jual Rp3 ribu aja seikat daripada busuk, Kalau busuk lebih nggak laku,” ujar KDM dalam tayangan YouTube pribadinya.

Di luar dugaan, ibu penjual rambutan itu justru menjawab dengan sangat ikhlas.

“Ya kalau bapak mau,” jawabnya sambil tersenyum.

Percakapan kemudian berlanjut ketika Dedi Mulyadi mengaku ingin menjual kembali rambutan tersebut dan mengambil keuntungan untuk disumbangkan kepada anak yatim.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Mendengar hal itu, sang ibu justru semakin membuat KDM terdiam. Ia rela rugi asalkan dagangannya bisa membantu orang lain.

“Kalau begitu silahkan pak. Kalau buat anak yatim silahkan,” katanya tulus.

Dedi Mulyadi kembali bertanya apakah dirinya tidak keberatan mengalami kerugian.

Namun jawaban ibu tersebut membuat suasana berubah haru.

“Rugi biarin, untuk bantu bapak, untuk bantu anak yatim,” jawabnya.

Ternyata saat itu masih ada sekitar 22 ikat rambutan yang belum laku terjual. Bahkan ketika Dedi Mulyadi menawarkan untuk membawa seluruh dagangannya tanpa membeli, sang ibu tetap mengizinkan dengan ikhlas.

“Iya silakan, kalau mau disumbangkan silakan,” ucapnya lagi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Melihat ketulusan hati penjual rambutan tersebut, Dedi Mulyadi tampak tak kuasa menahan emosinya.

Sang ibu bahkan dengan penuh semangat membantu memasukkan rambutan ke dalam mobil KDM tanpa menunjukkan rasa keberatan sedikit pun.

Namun karena merasa tidak tega, Dedi Mulyadi akhirnya mengembalikan rambutan tersebut dan memberikan sejumlah uang sebagai tambahan modal usaha kepada ibu penjual itu.

Suasana pun berubah semakin mengharukan.

Menurut KDM, ketulusan hati ibu penjual rambutan itu menjadi pelajaran besar tentang arti kebaikan dan keikhlasan.

“Ini orang hebat lho, orang baik. Kamu orang kaya, punya duit nggak akan rela kayak dia. Dia kasihin lho semuanya,” kata Dedi Mulyadi penuh haru.

Momen tersebut kini ramai menjadi perbincangan publik di media sosial. Banyak warganet ikut tersentuh melihat sikap sederhana namun penuh ketulusan dari penjual rambutan asal Indramayu tersebut. (kmr/asl)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT