News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Tiarap di Depan Polisi, Kiai Ashari Akui Cabuli Santriwati di Ponpes Pati Sejak 2020

Tersangka berinisial AS alias Kiai Ashari akhirnya mengakui perbuatan bejatnya di hadapan penyidik Satreskrim Polresta Pati. Dalam pemeriksaan intensif, ia pun
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:21 WIB
Kolase foto Kiai Ashari pelaku pencabulan santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati saat ditangkap polisi.
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

tvOnenews.com – Kasus dugaan pencabulan yang menjerat oknum pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Desa Tlogosari, Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Tersangka berinisial AS alias Kiai Ashari akhirnya mengakui perbuatan bejatnya di hadapan penyidik Satreskrim Polresta Pati.

Dalam pemeriksaan intensif, tersangka mengakui telah melakukan tindakan asusila terhadap santriwatinya secara berulang kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi tidak terpuji ini dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama, yakni sejak tahun 2020 hingga 2024.

Kolase foto Kiai Ashari - Ilustrasi Santriwati
Kolase foto Kiai Ashari - Ilustrasi Santriwati
Sumber :
  • Youtube FHI Multimedia - Gemini Generated AI

Kasatreskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, Kiai Ashari telah mengakui perbuatannya terhadap dua orang korban, yakni pihak pelapor dan satu saksi korban lainnya.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Dari pengakuannya, aksi pencabulan tersebut sudah dilakukan kurang lebih sebanyak 11 kali," ujar Kompol Dika Hadian kepada awak media, Selasa (12/5/2026).

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 17 orang saksi untuk mendalami kasus ini. Dari belasan saksi tersebut, dua di antaranya merupakan anggota keluarga dari pihak tersangka sendiri.

Meskipun Kiai Ashari saat ini baru mengakui dua orang korban, pihak kepolisian tidak lantas percaya begitu saja.

Kasus pencabulan Kiai Ashari di Pati.
Kasus pencabulan Kiai Ashari di Pati.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Youtube FHI Multimedia / X @neVerAl0nely___

Penyidik menduga masih ada potensi adanya korban lain yang belum berani melapor karena merasa takut atau malu.

Guna mengungkap tuntas kasus ini, Polresta Pati resmi membuka pintu koordinasi dan posko pengaduan bagi siapa saja yang merasa menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana serupa di lingkungan pesantren tersebut.

"Kami tetap membuka pintu maupun posko. Bila ada korban, keluarganya, atau tetangga yang mengetahui adanya korban lain, silakan melapor ke kami. Kami akan terus melakukan pendalaman," tegas Kompol Dika.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tambahan tersangka lain yang ikut membantu atau membiarkan aksi bejat tersebut, pihak kepolisian menyatakan masih mempelajari fakta-fakta hukum di lapangan.

"Untuk potensi tambahan tersangka, sejauh ini masih kita pelajari dan dalami. Nanti akan selalu kami update perkembangannya," pungkasnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Derasnya arus informasi dan kehidupan digital makin menentukan apa yang dilihat, TBY hadirkan Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 “FYP (For Your People)”
Oknum Pengacara Dipolisikan Usai Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan

Oknum Pengacara Dipolisikan Usai Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan

Tim kuasa hukum Direktur PT Lintas Armada Indonesia, Antonius Chandra memilih mempolisikan seorang oknum pengacara berinisial AJ.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT