MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan
- YouTube/MPRGOID
tvOnenews.com - Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik.
Setelah munculnya polemik penilaian juri, MPR memutuskan akan melakukan perlombaan ulang khususnya babak final Lomba Cerdas Cermat tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Lomba cerdas cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan diputuskan secepatnya,” ungkap Ketua MPR, Ahmad Muzani pada konferensi pers, Rabu (13/5/2026).
Selain itu, Ahmad Muzani mengatakan bahwa dewan juri dalam perlombaan tersebut merupakan juri independen.
“Juri yang akan menjuri dalam Lomba tersebut adalah juri independen,” tegasnya.
Dirinya juga memastikan bahwa pimpinan MPR akan terus mengawasi jalannya lomba tersebut.
SMAN 1 Sambas Disorot
Sementara itu, pemenang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, SMAN 1 Sambas kini menjadi sorotan setelah MPR menyatakan akan mengulang babak final LCC Kalbar.
Seketika publik menyoroti media sosial SMAN 1 Sambas yang menang atas SMAN 1 Pontianak.
Salah satu unggahannya menjadi sorotan netizen pada saat sekolah tersebut akan melaju ke tingkat Provinsi.
“Selamat dan sukses kepada murid SMAN 1 Sambas yang telah lolos seleksi LCC 4 Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Kabupaten/Kota dan melaju ke tingkat Provinsi! Perjuangan, kerjasama dan semangat belajar yang luar biasa telah mengantarkan langkah menuju prestasi yang membanggakan. Semoga terus diberikan kelancaran, kepercayaan diri, dan hasil terbaik pada tahap selanjutnya. Teruslah menginspirasi dan harumkan nama sekolah!” tulis SMAN 1 Sambas pada akun Instagram @smansa_sambas.
Unggahan ini mendapatkan likes terbanyak pada akun tersebut, hingga informasi ini dibuat unggahan tersebut telah mendapat 3.855 likes dan telah dibagikan 738 pengguna.
Sayangnya, SMAN 1 Sambas telah mematikan kolom komentar di seluruh akun media sosial miliknya setelah ramainya polemik ini.
Kini netizen mengomentari langkah SMAN 1 Pontianak untuk mendukung SMAN 1 Sambas di platform X.
“Gue jadi anak SMAN 1 Sambas bakalan feeling guilty sampai akhir hayat,” ungkap seorang netizen.
“MPR seharusnya bukan diulang, tapi dianulir penilaian juri terhadap pertanyaan yang jadi polemik karena jawaban dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas sama persis. Tapi penilaian juri berbeda sekali,” tulis salah satu netizen.
“Keren! Bagian paling keren itu pernyataan ‘mendukung SMAN 1 Sambas maju ke tingkat nasional, Nggak malu kah MPR?” ujar netizen lain.
“Setuju sekali, tanding ulang apapun hasilnya pasti akan berakibat tidak baik bagi SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, akan timbul berbagai komentar lagi yang mungkin membuat mental mereka jadi jatuh,” komentar seorang netizen.
(kmr)
Load more