GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Jumat, 15 Mei 2026 - 05:58 WIB
Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik penilaian juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) membuat banyak akun media sosial mengaku sebagai keluarga siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra.

Sebuah akun media sosial melalui Threads @zvanniisygg membuat publik geram. Ia mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Regu C SMAN 1 Pontianak di ajang LCC tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan dalam Threads tertuju ke grup LCC 4 Pilar MPR RI 2026 pada Selasa (12/5/2026), akun tersebut mengaku sebagai kakak Josepha. Ia mengungkapkan pihak keluarga Ocha mendapat pesan anonim dari orang tak dikenal (OTK).

Alasan pihak keluarga menerima pesan misterius karena mengunggah video Ocha mempertahankan jawabannya kepada dewan juri LCC MPR RI viral di media sosial.

"Adikku peserta LCC 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat. Dia jawab benar dapat -5. Tim lain jawab hal yang sama persis dapat +10," tulis akun tersebut dilansir tvOnenews.com dari Threads LCC 4 Pilar MPR RI 2026, Jumat (15/5/2026).

Ungkap Kondisi Josepha Alexandra Akibat Diancam Somasi

Utas akun Threads yang mengaku sebagai kakak Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak menjadi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral di media sosial
Utas akun Threads yang mengaku sebagai kakak Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak menjadi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral di media sosial
Sumber :
  • Threads/@@zvanniisygg

Lebih lanjut, akun tersebut mengungkapkan tidak hanya pihak keluarga yang mendapat pesan misterius tersebut. Ocha juga memperoleh tekanan serupa.

Kata dia, ancaman tersebut masuk dalam pesan WhatsApp (WA) Ocha. Isi pesannya berbunyi "Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi".

Ia menyampaikan dampak dari ancaman berupa somasi tersebut. Ia menyebut hal itu mengakibatkan psikologis Ocha terganggu.

"Sekarang adikku ditekan lewat chat WA, entah dari siapa disuruh hapus video yang sudah terlanjur viral. Kalau enggak, bakalan disomasi. Akibat ini adikku stress hari-hari tidur terus pendiem," terangnya.

Ia meminta publik agar mengawal ancaman tersebut. Ia menginginkan publik mencari siapa sosok pengancam itu karena bisa berdampak pada psikologis Ocha.

"Jangan sampai ini redup. Tetap kawal," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan Ocha sampai ke tahap berkompetisi pada LCC Empat Pilar MPR RI tidak mudah. Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu selalu menghafal seputar konstitusi dan pemerintahan di Indonesia.

Ia bangga adiknya bisa membawa sekolahnya masuk babak final Lomba Cerdas Cermat tersebut. Dalam acara diinisiasi MPR RI yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026), Ocha dengan mudah menjawab seputar aspek pemilihan BPK.

Baginya, keputusan Ocha sebagai penjawab pertama membuat dirinya bangga. Sayangnya, jawaban siswi kelas XI tersebut disalahkan dewan juri yang membuat Regu C SMAN 1 Pontianak minus lima poin.

"Adikku latihan berbulan-bulan. Hafal konstitusi sampai tidur pun komat-kamit. Di depan kamera live YouTube MPR RI, dia jawab lantang: Anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden. Juri bilang salah, minus lima," tuturnya.

"Soal dilempar ke tim lain dengan jawaban sama, juri bilang 'Inti jawaban sudah benar, nilai 10'. Aku replay sampai mataku panas, tidak ada bedanya," sambungnya.

Dalam ajang tersebut, Ocha protes kepada dewan juri. Akun tersebut pun menyoroti ucapan MC, Shindyy Lutfiana yang mengatakan "Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja".

"Perasaan? Dia bukan lebay, dia bukan cari drama, dia cuma minta satu hal yang paling basic 'diperlakukan adil'. Dan bahkan itu pun ditolak, disiarkan langsung, diabadikan selamanya di YouTube," sentil dia.

Cuplikan video polemik ajang tersebut menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa dampak kehebohan ini membuat Ocha diduga diintimidasi melalui pesan misterius tersebut.

Benarkah Akun itu Keluarga Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar? Cek Faktanya

Josepha Alexandra Siswi SMAN 1 Pontianak dalam Final LCC MPR Kalbar
Josepha Alexandra Siswi SMAN 1 Pontianak dalam Final LCC MPR Kalbar
Sumber :
  • YouTube/MPRGOID

Berdasarkan hasil penelusuran akun @catatanmimi_, akun tersebut bukan keluarga Ocha. Mimi menegaskan bahwa, unggahan dari akun itu bersifat hoaks.

"Awas hoaks! Akun-akun caper yang mengaku jadi keluarga peserta LCC demi engagement," tulis Mimi.

Ia tidak menyangka tangkapan layar utas hoaks tersebut merebak di media sosial. Ironisnya, banyak akun media sosial memiliki banyak follower turut mem-viralkan unggahan itu.

Ia menegaskan bahwa, akun dengan user @zvanniisygg bukan kakak kandung Ocha. Baginya, akun tersebut hanya mencari perhatian dan berhalusinasi hanya demi mendapat keuntungan di tengah polemik ketidakadilan juri LCC Empat Pilar MPR RI 2026.

"Netizen juga banyak banget yang ikut-ikutan percaya. Kita bela Ocha, tapi nggak gini caranya! Jangan ikut-ikutan jadi nggak cerdas dan nggak cermat kayak si juri dan si MC," marah dia.

Ia menjelaskan alasan dirinya membantah akun itu merupakan kakak Ocha. Hal ini bisa dilihat dari foto profilnya yang mengenakan hijab, sementara siswi kelas XI tersebut merupakan non-Muslim.

Ia memahami pembelaan dilakukan akun tersebut. Hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap Ocha.

Namun, Mimi mempersalahkan ancaman dari pesan misterius tersebut berdampak pada psikologis Ocha. Baginya, siswi kelas XI itu sangat berani menghadapi apa pun, salah satunya protes kepada dewan juri LCC akibat tidak menerima jawabannya disalahkan.

"Ocha nggak selemah itu. Lihat aja, dia tetap berdiri tegak dan slay nampolin juri dan MC itu di akunnya. Mana ada Ocha mengurung diri dan menangis," tegasnya.

Ia meminta agar tidak ada lagi memanfaatkan polemik ini hanya demi keuntungan. Ia berharap akun yang mengaku sebagai keluarga Ocha menarik unggahannya guna tak menimbulkan spekulasi liar di ruang publik.

Unggahan Mimi mengundang reaksi dari warganet. Mereka geram terhadap utas yang diunggah oleh akun @@zvanniisygg.

"Sesenggang itukah kehidupan manusia zaman sekarang?," ucap @koenyits.

"Semakin hari harus smakin waspada, udah kondisi semakin hari semakin nggak jelas, eh tambah setiap ada kasus viral ada aja yang anomali mencari dan mencuri kesempatan," kata @basrisyukri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Mimi, tak sedikit warganet mengaku telah keliru memahami utas tersebut. Mereka merasa telah digocek sehingga mempercayai pengakuan akun itu yang menyebut dirinya sebagai kakak Ocha.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Guru pendamping Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak rupanya sempat protes karena jawaban dianggap salah.
Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Banyak amalan yang bisa dilakukan di hari Jumat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahkan terdapat amalan yang lebih utama daripada membaca Al-Qur’an
KDM Dorong Naskah Akademik Cagar Budaya untuk Cegah 'Missing Link' Sejarah

KDM Dorong Naskah Akademik Cagar Budaya untuk Cegah 'Missing Link' Sejarah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan pentingnya pendokumentasian sejarah melalui karya ilmiah untuk menjaga kelestarian peradaban budaya Sunda.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
KDM Janji Kucurkan Dana hingga Rp9 Miliar, Minta Spesifikasi Museum Pajajaran Bogor Disempurnakan

KDM Janji Kucurkan Dana hingga Rp9 Miliar, Minta Spesifikasi Museum Pajajaran Bogor Disempurnakan

KDM mengungkapkan adanya rencana alokasi anggaran sebesar Rp9 miliar untuk menyempurnakan fasilitas penyimpanan benda bersejarah di Museum Pajajaran Kota Bogor.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT