News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting

Pakar ekspresi ikut menganalisis video permintaan maaf Sarwendah yang diunggah lewat Instagram-nya. Menurut pakar, mantan istri Ruben Onsu tak tulus minta maaf.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:49 WIB
Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/hiburanlayarsentuh | Instagram/sarwendah29

tvOnenews.com - Video kemarahan Sarwendah yang sempat viral di berbagai platform media sosial akhirnya berbuntut pada sebuah aksi klarifikasi dan permohonan maaf dari sang artis.

Namun, alih-alih meredakan suasana secara total, video pernyataan tersebut justru memantik perhatian seorang pakar ekspresi untuk membedah ketulusan di balik ucapan serta gerak-gerik mantan personel Cherrybelle itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui analisis yang dilakukan oleh pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra, yang videonya diunggah di kanal YouTube Reyben Entertainment, ia secara blak-blakan menilai bahwa permohonan maaf yang disampaikan oleh Sarwendah sama sekali tidak didasari oleh ketulusan yang murni dari dalam hati.

Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/sarwendah29

Menurut pandangan pakar ekspresi tersebut, terdapat penanda verbal maupun nonverbal yang cukup kompleks dalam video klarifikasi Sarwendah.

Ketika menganalisis dari sisi verbal atau ucapan yang keluar dari mulut, pakar menegaskan bahwa sebuah permintaan maaf yang tulus harus memenuhi tiga syarat utama.

Pertama, pelaku harus menyebutkan dengan jelas siapa yang meminta maaf, dan syarat ini berhasil dipenuhi dengan baik oleh Sarwendah. Namun, ia dinilai gagal memenuhi dua syarat krusial berikutnya.

Syarat kedua adalah menyebutkan secara spesifik kepada siapa permohonan maaf itu ditujukan. Sarwendah sama sekali tidak menyebutkan sosok atau pihak yang menjadi target sindiran kasarnya, melainkan melayangkan maaf secara umum kepada masyarakat luas, keluarga besar, anak-anak, serta para penggemarnya.

Syarat ketiga yang juga diabaikan adalah menjelaskan penyebab spesifik mengapa ia harus meminta maaf.

Kirdi Putra, pakar mikro ekspresi saat menganalisis video permintaan maaf Sarwendah
Kirdi Putra, pakar mikro ekspresi saat menganalisis video permintaan maaf Sarwendah
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

Sarwendah hanya mengakui bahwa kata-katanya kurang baik dan tidak disampaikan dengan rendah hati, tanpa mau menceritakan akar permasalahannya secara jujur dan langsung pada intinya.

Seseorang yang tulus biasanya sudah selesai dengan egonya, serta mengakui rasa malu atau takutnya, tetapi hal itu tidak terlihat pada diri Sarwendah.

"Kalau kita bicara tentang apa yang dilakukan oleh Sarwendah, Sarwendah tidak cerita, tidak ngomong, tidak mengucapkan kenapa dia minta maaf," ujar Kirdi, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment pada Sabtu (6/6/2026).

"Misalnya, (minta maaf) karena saya telah menyindir mengatakan dua ratus juta itu beberapa kali live doang. Terus kemudian mengatakan kata-kata makian, misalnya."

"Nah, dia gak ngomong (alasan minta maafnya karena apa) ... Orang yang bener-bener mengucapkan, menyampaikan 'saya minta maaf ke si A, karena ini (alasannya)' secara spesifik, itu adalah orang yang sudah menurunkan egonya untuk dia minta maaf, dia malu, dia sedih, dia takut, tapi Wendah tidak melakukan itu," jelas Kirdi.

Kolase Sarwendah dan Ruben Onsu
Kolase Sarwendah dan Ruben Onsu
Sumber :
  • YouTube TRANS TV Official

Pakar ekspresi itu bahkan mengategorikan video klarifikasi tersebut sebagai sebuah pertunjukan drama teatrikal semata.

Hal ini diperkuat oleh pola kata-kata di mana Sarwendah berulang kali menyebut kata "penggemar" hingga lebih dari satu kali, sementara kata keluarga atau masyarakat hanya diucapkan sekali.

Fokus yang berlebihan pada penggemar ini secara tidak sadar membongkar fakta bahwa hal terpenting bagi Sarwendah adalah menyelamatkan citra pribadinya, bukan karena penyesalan yang mendalam.

"Kalau kita mau bicara apakah kemudian dia beneran minta maaf atau tidak, saya akan bilang tidak."

"Ini (video permintaan maaf Sarwendah) adalah sebuah pertunjukan, sebuah drama teatrikal."

"Dia bicara soal penggemar itu sampai lebih dari satu kali, lho. Sementara bahkan mengucap keluarganya pada masyarakat segala macam itu cuman ya satu satu kali, misalnya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia menampilkan bahwa sebetulnya yang paling penting di sini adalah penggemarnya."

"Ini dia sedang secara verbal dia ingin menunjukkan, tanpa dia sadari, bahwa sebetulnya citra dia di mata penggemarnya itu lebih penting daripada permintaan maaf itu sendiri," jelas Kirid. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Sampaikan Urgensi Revisi UU Pangan, Teknologi Pertanian Dinilai Sudah Berkembang Sangat Cepat

DPR Sampaikan Urgensi Revisi UU Pangan, Teknologi Pertanian Dinilai Sudah Berkembang Sangat Cepat

Perubahan di sektor pertanian, teknologi, dan konsumsi pangan yang berlangsung jauh lebih cepat, dinilai menjadi alasan agar Revisi UU Pangan segera dilakukan.
Strategi Industri Minuman Kemasan Bertahan dan Tumbuh di 2026

Strategi Industri Minuman Kemasan Bertahan dan Tumbuh di 2026

Industri minuman kemasan menghadapi tekanan akibat pelemahan rupiah dan kenaikan biaya impor bahan baku. Penguatan bahan baku domestik, hilirisasi, dan kebijakan adaptif dinilai
Kongres Daerah IA-ITB Jakarta 2026 Tetapkan Ketua Baru, Siapkan Program Penguatan Jejaring Alumni

Kongres Daerah IA-ITB Jakarta 2026 Tetapkan Ketua Baru, Siapkan Program Penguatan Jejaring Alumni

Tak hanya ajdi forum silaturahmi Alumni Institut Teknologi Bandung,Kongres Daerah IA-ITB Jakarta 2026 menjadi ajang evaluasi serta menyusun arah kebijakan ke depan.
Mensesneg Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pangan hingga Hilirisasi Jadi Fokus

Mensesneg Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pangan hingga Hilirisasi Jadi Fokus

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tantangan ekonomi global saat ini menuntut kolaborasi yang lebih kuat dari seluruh pemangku kepentingan di dalam negeri.
Implementasi CX100 Danantara, Teras Kapal BRI Jadi Komitmen Nyata Pelayanan Masyarakat hingga Wilayah Kepulauan

Implementasi CX100 Danantara, Teras Kapal BRI Jadi Komitmen Nyata Pelayanan Masyarakat hingga Wilayah Kepulauan

Teras Kapal BRI jadi bukti bahwa customer experience tidak hanya diwujudkan melalui digitalisasi, tetapi juga lewar kemampuan menghadirkan akses perbankan hingga pulau-pulau.
Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Warga Lewat Bioflok dan Urban Farming Terpadu

Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Warga Lewat Bioflok dan Urban Farming Terpadu

Sebagai upaya memperkuat kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Pertamina Patra Niaga tengah menggencarkan program bioflok dan urban farming.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai eks Kepala BGN, Dadan Hindayana dibekuk Kejagung hingga mengenakan rompi tahanan. Kini sejumlah kebijakan rogram makan bergizi gratis (MBG) alami perubahan
Nyanyian Sony Sonjaya soal Kasus Korupsi MBG Jadi Sorotan Publik: Tokoh Kalangan Eksekutif dan Legislatif Terlibat

Nyanyian Sony Sonjaya soal Kasus Korupsi MBG Jadi Sorotan Publik: Tokoh Kalangan Eksekutif dan Legislatif Terlibat

Nyanyian Sony Sonjaya soal kasus dugaan korupsi program MBG jadi sorotan publik. Pasalnya ia senggol sejumlah tokoh besar dari kalangan Eksekutif dan Legislatif
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT