News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahasa Tubuh Sarwendah Jadi Sorotan Pakar Mikro Ekspresi, Katanya Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hanya Pura-pura Sedih

Pakar mikro ekspresi menilai, bahwa ucapan dengan bahasa tubuh yang diperlihatkan Sarwendah dalam video permintaan maafnya tidak sinkron dan dinilai tak tulus.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:44 WIB
Bahasa tubuh Sarwendah dinilai tak sinkron oleh pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra.
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

tvOnenews.com - Video klarifikasi dan permintaan maaf Sarwendah setelah aksi marah-marahnya viral di berbagai platform media sosial terus memicu perbincangan hangat publik.

Banyak netizen yang mempertanyakan apakah permohonan maaf tersebut benar-benar tulus atau sekadar formalitas belaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi fenomena ini, seorang pakar ekspresi bernama Kirdi Putra "menguliti" secara mendalam setiap gerak-gerik serta ucapan mantan personel Cherrybelle tersebut.

Lewat analisisnya, sang pakar secara gamblang menyatakan bahwa bahasa tubuh Sarwendah sama sekali tidak sinkron dengan kalimat yang keluar dari mulutnya.

Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/hiburanlayarsentuh | Instagram/sarwendah29

Sejak awal tayangan video permintaan maaf mantan istri Ruben Onsu tersebut, Kirdi langsung menangkap adanya penanda verbal (ucapan) dan nonverbal (bahasa tubuh) yang sangat kompleks.

Dari sisi verbal, sebuah permohonan maaf yang tulus idealnya harus memenuhi tiga syarat utama, yaitu kejelasan mengenai siapa yang meminta maaf, kepada siapa maaf itu ditujukan, dan alasan spesifik di balik kesalahan tersebut.

Sayangnya, menurut Kirdi, Sarwendah tidak memenuhi dua dari tiga syarat tersebut, walau pada awalnya memang ia mengatakan meminta maaf.

"Kalau kita bicara tentang apa yang dilakukan oleh Sarwendah, Sarwendah tidak cerita, tidak ngomong, tidak mengucapkan kenapa dia minta maaf," ujar Kirdi, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment pada Sabtu (6/6/2026).

"Kalau kita mau bicara apakah kemudian dia beneran minta maaf atau tidak, saya akan bilang tidak," sambungnya.

Kirdi Putra, pakar mikro ekspresi saat menganalisis video permintaan maaf Sarwendah
Kirdi Putra, pakar mikro ekspresi saat menganalisis video permintaan maaf Sarwendah
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

Kontradiksi terbesar justru terlihat jelas pada analisis nonverbal atau bahasa tubuhnya yang sangat defensif.

Di awal klarifikasi, Sarwendah menunjukkan gestur tangan yang diletakkan di depan sambil saling menggenggam erat.

Pakar ekspresi menyoroti bahwa genggaman tangan tersebut mendadak menjadi jauh lebih kencang, rapat, dan tegang tepat saat ia mulai berbicara tentang perlindungan terhadap anak-anaknya.

Pengetatan gestur tangan ini mengindikasikan adanya tekanan ego serta emosi defensif yang tinggi.

"Ketika bicara tentang anak, itu makin kenceng dia megangnya, makin kenceng ketika bicara soal anaknya."

"Kemudian mulai loose, mulai lepas (genggaman tangannya), menandakan dia lebih santai ketika menjelang akhir," tutur Kirdi.

Bahasa tubuh Sarwendah dinilai tak sinkron oleh pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra.
Bahasa tubuh Sarwendah dinilai tak sinkron oleh pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra.
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

Puncak dari ketidaksinkronan bahasa tubuh tadi terjadi di bagian akhir video. Kirdi menilai, bahwa seseorang yang meminta maaf dengan tulus biasanya akan menunjukkan emosi sedih atau malu yang konsisten pada wajahnya.

Namun, ketika Sarwendah mencoba menampilkan kesan sedih, mikro ekspresinya justru memperlihatkan sebaliknya.

Menurut Kirdi, tarikan garis bibir Sarwendah yang terlihat di detik-detik terakhir justru cenderung naik dan hampir membentuk sebuah senyuman tipis.

"Kalau dilihat, dia ingin menampilkan sedih, tetapi tarikan garis bibirnya itu sebetulnya lebih cenderung agak hampir senyum."

"Jadi buat saya, apa yang dia sampaikan, kata-kata verbal yang disampaikan itu tidak sinkron dengan nonverbal yang dia tampilkan.

 

Oleh karena itu, sang pakar menyimpulkan bahwa video klarifikasi Sarwendah tidak lebih dari sebuah pertunjukan drama teatrikal semata.

Tujuan utamanya dinilai bukan karena penyesalan yang murni dari dalam hati, melainkan sebuah strategi komunikasi yang sengaja dirancang demi menyelamatkan reputasi serta menjaga citra dirinya di hadapan para penggemar.

"Jadi, kalau ditanya sekali lagi, apakah ini adalah sebuah ee katakanlah permintaan maaf yang tulus? Jawabannya adalah bukan."

"Ini adalah sebuah pertunjukan untuk menjaga citra dia di hadapan banyak orang," tegas Kirdi dengan penuh penekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi Demi Keamanan

Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi Demi Keamanan

Perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi akhirnya kembali dilanjutkan setelah sempat tertahan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang mengguncang wilayah Cianjur pada Sabtu (6/6) malam. 
KDM Sudah Curiga Sejak Awal! Pengendara Motor yang Tak Hafal Plat Nomor Ternyata Residivis Curanmor

KDM Sudah Curiga Sejak Awal! Pengendara Motor yang Tak Hafal Plat Nomor Ternyata Residivis Curanmor

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM ternyata sempat mencurigai pengendara motor berknalpot brong yang ditemuinya di Sumedang. Kecurigaan itu terbukti setelah polisi mengungkap pelaku
Ungkapan Mengejutkan Ruben Onsu Mengaku Pernah Diteror Sihir, Dikirim Kepala Babi hingga Kucuran Darah

Ungkapan Mengejutkan Ruben Onsu Mengaku Pernah Diteror Sihir, Dikirim Kepala Babi hingga Kucuran Darah

Ruben Onsu pernah menceritakan fenomena mistis yang dialaminya di depan Ustaz Muhammad Faizar. Ia mengaku diteror sihir, dikirim kepala babi dan kucuran darah.
Kok Bisa, Nyaris Dibayari Pajak oleh Dedi Mulyadi, Pengendara Motor yang Ditegur di Sumedang Ternyata Residivis Curanmor

Kok Bisa, Nyaris Dibayari Pajak oleh Dedi Mulyadi, Pengendara Motor yang Ditegur di Sumedang Ternyata Residivis Curanmor

Pengendara motor yang sempat ditegur Dedi Mulyadi di Sumedang dan hampir dibayari pajaknya ternyata merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor
Tim Sancang Polres Garut Gulung Sindikat Curanmor, 17 Unit Motor Hasil Curian Disita

Tim Sancang Polres Garut Gulung Sindikat Curanmor, 17 Unit Motor Hasil Curian Disita

Pengejaran terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) oleh Polres Garut membuahkan hasil signifikan. 
Media Vietnam Banding-bandingkan Kemenangan Timnas Indonesia atas Oman dengan Tim ASEAN Lainnya: Sangat Jarang Terjadi

Media Vietnam Banding-bandingkan Kemenangan Timnas Indonesia atas Oman dengan Tim ASEAN Lainnya: Sangat Jarang Terjadi

Timnas Indonesia yang menang atas Oman dengan skor 3-0 menuai pujian. Mereka dibanding-bandingkan dengan tim ASEAN lainnya yang pernah melawan tim Asia Barat.

Trending

KDM Sudah Curiga Sejak Awal! Pengendara Motor yang Tak Hafal Plat Nomor Ternyata Residivis Curanmor

KDM Sudah Curiga Sejak Awal! Pengendara Motor yang Tak Hafal Plat Nomor Ternyata Residivis Curanmor

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM ternyata sempat mencurigai pengendara motor berknalpot brong yang ditemuinya di Sumedang. Kecurigaan itu terbukti setelah polisi mengungkap pelaku
Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi Demi Keamanan

Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi Demi Keamanan

Perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi akhirnya kembali dilanjutkan setelah sempat tertahan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang mengguncang wilayah Cianjur pada Sabtu (6/6) malam. 
Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai eks Kepala BGN, Dadan Hindayana dibekuk Kejagung hingga mengenakan rompi tahanan. Kini sejumlah kebijakan rogram makan bergizi gratis (MBG) alami perubahan
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT