News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pantangan Bulan Suro yang Masih Dipercaya Masyarakat Jawa, Konon Bisa Datangkan Kesialan

Berikut 5 pantangan di bulan Suro yang masih dipercaya masyarakat Jawa, konon bisa datangkan kesialan. Apa saja?
Minggu, 14 Juni 2026 - 19:59 WIB
Ilustrasi bulan Suro dalam masyarakat Jawa
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

tvOnenews.com - Bulan Suro menjadi salah satu periode yang paling sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. 

Bulan ini bertepatan dengan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah yang identik dengan refleksi diri, laku spiritual, dan berbagai ritual adat yang masih dijaga hingga kini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun 2026, malam 1 Suro bertepatan dengan malam pergantian tanggal menuju 16 Juni 2026, sementara 1 Suro 1959 Jawa jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, bersamaan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, bulan Suro bukanlah waktu yang tepat untuk menggelar perayaan besar. 

Sebaliknya, bulan ini dianggap sebagai momen untuk menenangkan diri, berdoa, dan melakukan introspeksi. 

Karena itu, terdapat sejumlah pantangan yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipercaya hingga sekarang.

Berikut lima larangan di bulan Suro yang dikenal dalam tradisi Jawa.

Ilustrasi larangan di bulan Suro menurut kepercayaan Jawa
Ilustrasi larangan di bulan Suro menurut kepercayaan Jawa
Sumber :
  • Pexels/etienne-marais

1. Mengadakan Hajatan atau Pesta Besar

Salah satu pantangan yang paling populer adalah menggelar hajatan besar seperti pernikahan, khitanan, atau pesta keluarga.

Masyarakat Jawa tradisional meyakini bahwa bulan Suro merupakan bulan yang sakral sehingga kurang tepat digunakan untuk kegiatan yang bersifat hura-hura atau perayaan. 

Bahkan, ada anggapan bahwa pernikahan yang dilangsungkan pada bulan ini berpotensi menghadapi berbagai ujian dalam rumah tangga.

2. Pindah Rumah atau Memulai Pembangunan

Banyak orang Jawa menghindari pindah rumah maupun memulai pembangunan bangunan saat bulan Suro.

Kepercayaan yang berkembang menyebutkan bahwa aktivitas tersebut dapat mendatangkan berbagai hambatan, mulai dari masalah kesehatan, kesulitan ekonomi, hingga gangguan yang bersifat spiritual. 

Karena alasan itu, sebagian masyarakat memilih menunda rencana pindahan atau pembangunan hingga bulan berikutnya.

3. Melakukan Perjalanan Jauh

Bepergian jauh tanpa kebutuhan mendesak juga termasuk pantangan yang cukup dikenal.

Terutama pada malam 1 Suro, sebagian masyarakat percaya bahwa risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lebih besar dibanding hari biasa. 

Oleh karena itu, banyak orang memilih tetap berada di rumah dan mengisi waktu dengan doa atau kegiatan spiritual.

4. Keluar Rumah pada Malam 1 Suro

Malam 1 Suro sering disebut sebagai malam yang wingit atau keramat.

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, malam tersebut memiliki nuansa spiritual yang kuat. 

Karena itu, keluar rumah tanpa keperluan penting dianggap kurang baik dan diyakini dapat mengundang marabahaya atau gangguan yang tidak kasatmata.

5. Bertengkar dan Berkata Kasar

Pantangan lainnya adalah mengeluarkan kata-kata kasar, memicu pertengkaran, atau membuat keributan.

Bulan Suro dipandang sebagai waktu untuk menahan diri dan membersihkan hati. 

Karena itu, masyarakat Jawa diajarkan untuk menjaga ucapan, mengendalikan emosi, serta menghindari konflik agar terhindar dari dampak buruk yang dipercaya bisa muncul akibat perilaku tersebut.

Lebih dari Sekadar Mitos

Terlepas dari benar atau tidaknya berbagai kepercayaan tersebut, banyak kalangan menilai pantangan bulan Suro sebagai bentuk kearifan lokal yang mengajarkan kehati-hatian, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual.

Bagi masyarakat yang masih memegang teguh tradisi leluhur, bulan Suro bukan hanya pergantian waktu dalam kalender Jawa, melainkan momen penting untuk merenung, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Disclaimer: Kepercayaan mengenai pantangan bulan Suro merupakan bagian dari tradisi budaya yang berkembang di masyarakat Jawa. Setiap orang memiliki keyakinan dan pandangan yang berbeda dalam menyikapinya. 

(gwn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT