Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah
- Gambar ilustrasi AI
Selain Hells Angels, tiga anggota Big Four lainnya adalah Bandidos Motorcycle Club, Outlaws Motorcycle Club, dan Pagans Motorcycle Club.
Bandidos yang lahir di Texas pada 1966 memiliki sekitar 2.000 anggota aktif di berbagai negara. Kelompok ini dikenal memiliki jaringan lintas negara yang kuat, khususnya dalam aktivitas penyelundupan narkoba di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko.
Sementara itu, Outlaws Motorcycle Club yang berdiri sejak 1936 sering disebut sebagai geng motor luar hukum tertua di dunia. Organisasi ini memiliki lebih dari 170 chapter di berbagai negara dan beberapa kali terseret kasus pembunuhan, penculikan, perdagangan narkoba, hingga pemerasan.
Pagans Motorcycle Club juga tak kalah kontroversial. Berbasis di wilayah Mid-Atlantic Amerika Serikat, kelompok ini diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah organisasi kriminal lain.Â
Aparat federal Amerika beberapa kali mengaitkan Pagans dengan perdagangan metamfetamin, penyerangan bersenjata, hingga kepemilikan senjata ilegal.
2. Mongols, Vagos, dan Geng Motor yang Dikenal Brutal
Selain Big Four, sejumlah kelompok lain dikenal karena tingkat kekerasannya yang tinggi.
Mongols Motorcycle Club menjadi salah satu contohnya. Berdiri di Los Angeles pada akhir 1960-an, kelompok ini memiliki sekitar 70 chapter di Amerika Serikat. Bureau of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosives (ATF) pernah menyebut Mongols sebagai salah satu geng motor paling berbahaya karena keterlibatan anggotanya dalam kasus pembunuhan, perdagangan narkoba, serta konflik berdarah dengan Hells Angels.
Perseteruan antara Mongols dan Hells Angels bahkan berlangsung selama bertahun-tahun dalam perebutan wilayah pengaruh di California Selatan.
Kelompok lain yang sering menjadi perhatian aparat adalah Vagos Motorcycle Club. Berdiri pada 1960-an, Vagos memiliki puluhan chapter di wilayah Amerika Serikat bagian barat. Simbol mereka menggunakan karakter Loki, dewa kenakalan dalam mitologi Nordik.
Menurut otoritas Amerika Serikat, sejumlah anggota Vagos pernah terseret kasus pembunuhan, perampokan bersenjata, perdagangan narkotika, hingga penyelundupan lintas batas negara.
Ada pula Sons of Silence Motorcycle Club yang berbasis di Colorado. Meski jumlah anggotanya tidak sebesar Hells Angels atau Bandidos, kelompok ini pernah menjadi target operasi besar aparat setelah ditemukan puluhan senjata api otomatis, bom pipa, hingga granat dalam penggerebekan multi-negara bagian pada akhir 1990-an.
Load more