Mantan Istri Ceritakan Kisah Pertemuan dengan Taufik Hidayat, Usai Pernikahan Tak Bertahan Sebulan Karena Ini
- dok.kolase tvOnenews.com / tiktok dedimulyadiofficial/istimewa
tvOnenews.com - Kasus penyekapan dan dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung terus menyita perhatian publik.
Di tengah proses hukum yang berjalan, mantan istri pelaku, Taufik Hidayat, akhirnya angkat bicara dan mengungkap sejumlah pengalaman pribadinya saat masih bersama pria yang kini menjadi tersangka kasus tersebut.
Pengakuan itu disampaikan Susi, mantan istri Taufik Hidayat, dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan bagaimana awal mula dirinya mengenal Taufik hingga akhirnya memutuskan menikah.
Menurut Susi, perkenalan mereka terjadi setelah dirinya lulus dari bangku SMA. Saat itu, seorang tetangga yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Taufik memperkenalkan mereka.
"Lulus SMA. Jadi ada temen, tetangga, itu saudaranya dia. Terus dikenalin," cerita Susi, dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Awalnya, keluarga Susi tidak menaruh curiga terhadap sosok Taufik. Ia dinilai memiliki pembawaan yang baik dan tutur kata yang sopan sehingga berhasil mendapatkan kepercayaan dari orang tua Susi.
"Orangtuaku percaya, soalnya dia omongannya baik," ujarnya.
- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa
Namun keadaan mulai berubah ketika keduanya tinggal bersama di sebuah rumah kos di kawasan Ujung Berung. Susi mengaku mulai melihat sisi lain dari sosok pria tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa Taufik kerap menunjukkan emosi berlebihan ketika keinginannya tidak dituruti.
Dalam beberapa kesempatan, pria tersebut disebut sering meluapkan kemarahannya dengan melempar barang-barang di sekitarnya.
"Kalau misalkan dia 'minta', suka marah-marah kalau nggak ini gitu. Suka banting helm sama sepatu," tambah Susi.
Meski mengalami perlakuan yang membuatnya tidak nyaman, hubungan keduanya tetap berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. Akan tetapi, rumah tangga yang dibangun ternyata tidak berlangsung lama.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Susi mengungkapkan pernikahan mereka hanya bertahan sekitar dua minggu. Setelah resmi menjadi suami istri, sikap Taufik disebut semakin sulit dikendalikan.
"Kalau masalah kecil tuh digede-degein, cemburuan banget. Jadi kalau misalkan marah, 'sini mas kawin'. Sering kayak gitu. Jadi cincin tunangan sama mas kawin dibawa semua. Pas nikah dikasih emas 10 gram," tutur Susi.
Susi juga mengaku ruang geraknya selama menikah sangat terbatas. Ia sering dilarang keluar rumah maupun beraktivitas secara bebas seperti kebanyakan orang.
"Terus pas hamil mohon-mohon, pulangin ke rumah. Jadi gak usah keluar, gak boleh ke mana-mana," tambahnya lagi.
- dok.kolase tvOnenews.com /dedimulyadiofficial
Dari pernikahan singkat tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak yang kini telah berusia sekitar 10 tahun. Namun, menurut pengakuan Susi, Taufik nyaris tidak pernah terlibat dalam kehidupan anak mereka.
Selama satu dekade terakhir, Taufik disebut hanya dua kali datang menjenguk sang anak. Selain itu, ia juga tidak memberikan nafkah untuk membantu kebutuhan putra mereka.
"Gak pernah nengok, emang pernah ada sekali, dalam waktu 10 tahun cuma ditengok 2 kali. Tidak membiayai," tandas Susi.
Dalam kesempatan yang sama, Susi juga mengungkap bahwa anaknya mengetahui kasus yang kini menjerat ayah kandungnya.
Informasi tersebut diketahui sang anak melalui berbagai pemberitaan dan media sosial yang ramai membahas kasus tersebut.
Meski telah mengetahui identitas ayahnya yang kini menjadi sorotan publik, Susi mengatakan putranya tidak banyak bertanya mengenai persoalan tersebut. (asl)
Load more