News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum

Sebelum Freddy Budiman, Chan Ting Chong alias Steven Chan menjadi terpidana narkoba pertama yang dieksekusi mati di Indonesia. Simak kronologi, fakta hukum, dan dampaknya
Senin, 29 Juni 2026 - 22:11 WIB
Ilustrasi Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia, hukuman mati bagi pelaku kejahatan narkotika selalu menjadi perdebatan panjang. 

Sebagian pihak menilai hukuman tersebut diperlukan untuk memberikan efek jera terhadap jaringan narkoba yang terus berkembang, sementara kelompok pegiat hak asasi manusia memandang pidana mati bertentangan dengan hak hidup yang dijamin dalam berbagai instrumen HAM internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perdebatan itu terus berlangsung hingga kini, tetapi sejarah menunjukkan bahwa Indonesia telah menerapkan hukuman mati bagi pelaku narkotika sejak puluhan tahun lalu.

Banyak masyarakat mengenal nama Freddy Budiman sebagai terpidana narkoba yang dieksekusi mati pada 2016. 

Detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman.
Detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Padahal, jauh sebelum itu, pemerintah Indonesia telah melaksanakan eksekusi terhadap seorang warga negara Malaysia bernama Chan Ting Chong alias Steven Chan. 

Eksekusinya pada 13 Januari 1995 menjadi tonggak penting karena merupakan pelaksanaan hukuman mati pertama terhadap terpidana kasus narkotika di Indonesia.

Peristiwa tersebut bukan sekadar akhir dari proses hukum seorang terpidana, melainkan juga menjadi titik balik dalam kebijakan pemberantasan narkoba nasional. 

Sejak saat itu, hukuman mati mulai dipandang sebagai salah satu instrumen hukum paling berat dalam menghadapi kejahatan narkotika yang dinilai mengancam keselamatan masyarakat. 

Data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menunjukkan bahwa perdagangan narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional dengan nilai ekonomi mencapai ratusan miliar dolar AS setiap tahun, sehingga banyak negara menerapkan kebijakan yang berbeda-beda, mulai dari rehabilitasi hingga hukuman mati.

Dari Penangkapan hingga Vonis Mati

Melansir dari berbagai sumber, nama Chan Ting Chong mulai masuk dalam penyelidikan aparat pada 1985 setelah polisi menangkap seorang warga negara Malaysia lainnya, Maniam Manusamy, di Hotel City, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penggeledahan awal, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, heroin ditemukan disembunyikan di tubuh Manusamy. Kepada penyidik, ia mengaku memperoleh bayaran dari Chan Ting Chong untuk menyelundupkan heroin ke Indonesia.

Penyelidikan kemudian berkembang hingga mengarah kepada Chan Ting Chong, seorang pengusaha asal Malaysia. Ia akhirnya ditangkap setelah diduga memiliki keterlibatan dalam penyelundupan sekitar 420 gram heroin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT