Mengenal Istilah Hak Asuh Anak pada Polemik Artis Ruben Onsu dan Sarwendah
- ChatGPT.com
Jakarta, tvOnenews.com- Kata hak asuh anak muncul di tengah polemik artis Ruben Onsu dengan Sarwendah, sebagai mantan istri. Kasus keduanya menarik perhatian publik karena viral di medsos.
Kata hak asuh anak dipermasalahan Ruben Onsu dan Sarwendah, secara umum dipahami sebagai langkah orang tua untuk memenuhi hak-hak anaknya. Apakah benar demikian? simak penjelasan di bawah ini.
- Youtube Nanda Persada - YouTube Sarwendah Official
Merangkum penjelasan dalam laman resmi Pengadilan Agama (PA) Palaihari, Kalimantan Selatan, disebutkan dalam perspektif hukum positif dan agama.
Sebelumnya pahami, dalam undang-undang tersebut dijelaskan mengenai hak-hak anak antara lain hak atas kehidupan, hak atas identitas, hak atas pendidikan, hak atas kesehatan, dan hak atas perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Hak-hak anak masuk dalam tanggungjawab orang tua, yang merupakan lingkungan pertama bagi anak.
Orang tua berkewajiban memberikan perlindungan, Pendidikan, kesehatan, dan kasih sayang kepada anak, juga berkewajiban memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial anak.
Kemudian daripada itu, kedudukan anak di Indonesia diatur dalam beberapa perundangan, seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Ketentuan tentang anak dalam Undang-Undang Perkawinan.
Sementara dalam islam, mengasuh anak wajib bagi orang tua. Berdasarkan surat at-Tahrim ayat 6 yang berbunyi:
اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S at-Tahrim ayat 6)
Load more