Pihak Ruben Onsu Tak Tahan Lagi, Akhirnya Beberkan Dugaan Sarwendah Tak Jalankan Kesepakatan soal Hak Asuh Anak
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Just Ruben / Instagram @sarwendah29
tvOnenews.com - Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak masih bergulir di ranah hukum.
Di tengah proses tersebut, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, membeberkan alasan yang melatarbelakangi gugatan hak asuh yang diajukan kliennya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Menurut Minola, Ruben menilai ada sejumlah kesepakatan yang selama ini tidak dijalankan sebagaimana mestinya setelah hak asuh anak berada di tangan Sarwendah.
- YouTube Intens Investigasi
Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengaturan waktu pertemuan Ruben dengan kedua putrinya.
Dalam keterangannya yang dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Minola mengatakan telah ada kesepakatan agar anak-anak dapat menghabiskan waktu bersama ayah mereka selama dua hingga tiga hari setiap pekan. Namun, menurutnya, kesepakatan tersebut tidak terealisasi.
"Ruben Onsu memang sedang berjuang untuk mengambil alih hak asuh anak tersebut. Namun, dia tidak amanah untuk menjalankan fungsi sebagai ibu yang mendapatkan hak asuh anak," ujar Minola.
Ia kemudian menjelaskan bahwa salah satu dasar penilaian tersebut adalah tidak terlaksananya jadwal pertemuan yang sebelumnya telah disepakati kedua belah pihak.
- Youtube Nanda Persada - YouTube Sarwendah Official
"Di mana tidak amanahnya? Salah satunya tidak merealisasikan apa yang sudah disepakati bersama bahwa 2 sampai 3 hari dalam seminggu, anak-anak ini akan berkumpul bersama dengan ayahnya," bebernya.
Selain persoalan hak bertemu anak, kubu Ruben juga menyoroti mekanisme pembiayaan kebutuhan anak.
Menurut Minola, Ruben selama ini tetap memenuhi berbagai tagihan yang diajukan, meski nominalnya berubah setiap bulan.
Ke depan, pihak Ruben berharap seluruh kebutuhan dan pengeluaran anak dibicarakan terlebih dahulu sebelum ditagihkan agar sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama.
- kolase tim tvOnenews.com
"Ruben selama bertahun-tahun mau memenuhi invoice yang nilainya berubah-ubah tiap bulan. Kita ingin kembali kepada apa yang sudah disepakati, yakni harus disampaikan dan didiskusikan terlebih dahulu," ujarnya.
Minola menegaskan bahwa gugatan hak asuh bukan muncul secara tiba-tiba. Ia menyebut Ruben telah berusaha bersabar dalam waktu yang cukup lama sebelum akhirnya memilih menempuh jalur hukum.
"Ruben berpikir akan amanah tapi ternyata tidak amanah. Banyak hal yang membuat kita menganggap ini sudah waktunya kita mengambil hak asuh anak itu karena anak-anak ini tidak diperlakukan dengan semestinya," ucapnya.
Meski demikian, Minola membantah anggapan bahwa langkah tersebut bertujuan memisahkan anak-anak dari ibu mereka.
Menurutnya, Ruben hanya ingin memastikan kedua putrinya tetap memiliki kesempatan untuk merasakan kasih sayang dan kehadiran ayah secara langsung.
"Yang terbaik buat anak itu adalah tetap merasakan cinta kasih dari ayahnya. Jangan yang terbaik menurut kacamata kita saja, tapi pahami kebutuhan emosi dan psikologis anak untuk bercanda bersama ayah kandungnya," jelas Minola.
Sebagai informasi, konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah mengenai hak asuh anak mencuat setelah Ruben mengaku kesulitan bertemu kedua putrinya.
Perselisihan tersebut kemudian berkembang hingga kedua belah pihak saling melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Selain itu, Ruben juga resmi mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hingga kini, proses hukum masih berlangsung dan belum ada putusan berkekuatan hukum tetap mengenai perkara tersebut. (asl)
Load more