3 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Timur, Ada Pelajar Jadi Korban hingga Penembakan Warga
- tvOnenews.com - ANF
tvOnenews.com - Kasus Begal di Jakarta Timur kembali menjadi perhatian publik sepanjang Juni hingga Juli 2026. Dalam kurun waktu tersebut, sejumlah aksi kriminal jalanan terjadi, mulai dari pelajar yang menjadi korban pembegalan hingga seorang warga ditembak saat menggagalkan pencurian sepeda motor.
Berdasarkan data operasional kepolisian, angka kejahatan jalanan atau pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih tergolong dinamis selama paruh pertama 2026. Berikut tiga kasus begal yang menjadi sorotan di Jakarta Timur.
1. Komplotan Pelajar Begal Dua Pelajar di Duren Sawit
Kasus pertama terjadi di Jalan Malaka IV, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa siang, 9 Juni 2026. Korban merupakan dua pelajar yang menjadi sasaran komplotan remaja dengan modus menyamar sebagai kelompok tawuran agar warga tidak berani mendekat.
Puluhan pelaku memepet sepeda motor korban hingga terjatuh. Setelah itu, korban dianiaya menggunakan benda tumpul, seperti gesper, hingga mengalami luka robek di bagian kepala dan tangan sebelum sepeda motornya dibawa kabur.
Aksi tersebut sempat dikira sebagai tawuran antar-pelajar. Namun, hasil penyelidikan mengungkap bahwa para pelaku memang berniat merampas sepeda motor dan barang berharga milik korban.
2. Komplotan Begal Motor Beraksi di Pondok Bambu
Kasus berikutnya terjadi pada awal Juli 2026 di kawasan Jalan Masjid Al Wustho, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit. Aparat Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap komplotan begal motor yang sebelumnya meresahkan masyarakat.
Dalam aksi terakhirnya, para pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam sebelum membawa kabur sepeda motor. Penangkapan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan angka kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Timur.
Keberhasilan mengungkap komplotan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang sering melintas di kawasan tersebut.
3. Warga Ditembak saat Gagalkan Aksi Curanmor di Matraman
Kasus lainnya terjadi pada Minggu siang, 19 Juli 2026, di kawasan Jalan Salemba Utan Barat, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Seorang pengemudi ojek online berinisial A menjadi korban penembakan saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor.
Peristiwa bermula ketika dua pria bermasker mencoba membobol sepeda motor Yamaha RX-King milik seorang warga berinisial I (28). Aksi pelaku diketahui oleh pemilik kendaraan sehingga mereka panik dan berusaha melarikan diri.
Saat pelaku kabur, korban A yang sedang menunggu penumpang berinisiatif menghadang laju sepeda motor pelaku. Namun, salah seorang pelaku justru melepaskan tembakan yang mengenai paha korban sebelum melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku serta menelusuri keberadaan senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk tidak berkendara sendirian di atas pukul 22.00 WIB, terutama saat melintasi jalan-jalan sekunder atau kawasan yang minim penerangan di wilayah Jakarta Timur. Kewaspadaan juga diperlukan ketika melintas di lokasi yang sepi guna meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan jalanan.
(anf)
Load more