News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RSUP Sardjito Tak Diam, Bantah Dokter Diduga Komentar Nirempati ke Yurizal Pasien BPJS sebagai Pegawainya

RSUP Dr Sardjito Yogyakarta menyebut Elda Putri Rahardini, dokter diduga berkomentar nirempati ke pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan tenaga didiknya.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:13 WIB
Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • X @LambeSahamjja

Yogyakarta, tvOnenews.com - Manager Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan buka suara terkait adanya seorang dokter dari pihaknya diduga memberikan komentar nirempati kepada pasien BPJS Kesehatan yang sudah meninggal dunia, Yurizal Tri Chaerawan.

Banu menyampaikan bahwa, pihak rumah sakit telah mengetahui unggahan yang viral di media sosial tersebut. Akun Threads @erudarahaadini milik dr Elda Putri Rahardini berkomentar secara sadis kepada Yurizal Tri Chaerawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banu mengatakan, pihak RSUP Dr Sardjito langsung bertindak tegas. Hal itu sebagai sikap setelah melakukan penelusuran terkait kehebohan dari unggahan pasien BPJS Kesehatan tersebut.

Ia membantah akun yang berkomentar secara nirempati kepada pasien BPJS itu sebagai pegawai rumah sakit. Elda Putri Rahardini hanya sebatas sebagai peserta didik dokter spesialis dari FKKMK UGM.

"Kami memang mengetahui setelah kita melakukan penelusuran yang dikaitkan dengan Instagram kami. Artinya, Sardjito mengetahui adanya unggahan itu yang di mana memang dilakukan oleh salah satu peserta didik," kata Banu, Rabu (5/8/2026).

"Jadi, memang bukan pegawai RSUP Dr Sardjito. Dia adalah murni peserta didik. Nah, dalam hal ini, kami memang maturnuwun (berterima kasih) ada aspirasi hingga banjir masukan dari netizen," tambahnya.

Sosok diduga dr Elda Putri Rahardini, dokter disebut penerima beasiswa LPDP yang merundung pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan
Sosok diduga dr Elda Putri Rahardini, dokter disebut penerima beasiswa LPDP yang merundung pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan
Sumber :
  • Istimewa

Banu mewakili RSUP Dr Sardjito tentu cukup kaget. Sebab, akun media sosial resmi rumah sakit langsung dibanjiri unggahan komentar mengaitkan permasalahan tersebut.

Akan tetapi, tambah dia, pihak rumah sakit dan FKKMK UGM tetap memberikan klarifikasi. Tujuannya untuk berusaha objektif sebaik mungkin.

"Ini kan peserta didik, nanti kami melakukan kolaborasi dalam penanganan permasalahan ini. Supaya ini nanti menjadi lebih proporsional," terangnya.

Lanjut Banu, kolaborasi antara RSUP Dr Sardjito dan FKKMK UGM berupa penelusuran lebih dalam terkait motif unggahan dari dokter PPDS tersebut.

"Kita tidak melihat potong-potongan, tapi kita akan melihat seperti apa sih sesungguhnya unggahan atau upload-an dari yang bersangkutan di media sosial tersebut," katanya.

Ia mengatakan, nanti pihaknya akan memanggil yang bersangkutan melalui Tim Pendidikan Bermartabat. Timnya nanti akan meminta klarifikasi agar tidak menjustifikasi yang bersangkutan.

"Dengan adanya upload-an seperti ini kami ya cukup kaget. Namun demikian kami tidak bisa menjustifikasi seperti apa kondisi itu sehingga kita akan melakukan klarifikasi bersama terlebih dahulu, supaya ini lebih obyektif," tegasnya.

Sebelumnya, almarhum Yurizal mengunggah sebuah utas pada 22 Juli 2026. Ia menceritakan pengalaman pahitnya sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Yurizal menyebut dirinya telah lama mengantre sekitar kurang lebih delapan jam. Akan tetapi, ia sama sekali belum mendapatkan ruang rawat inap.

"8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS," tulis Yurizal Tri Chaerawan melalui akun Threads @yurizaltrich.

Curhatan itu langsung mengundang ribuan komentar. Salah satu cuitan memicu gelombang amarah publik datang dari akun @erudarahaadini. dr Elda mempertanyakan kapasitas berpikir Yurizal.

"PP-nya kaya orang have, tetapi aslinya haven't kah? Haven't some brain cells," kata dr Elda.

Publik pun kembali menyoroti cuitan lamanya pada 2025. Mereka menganggap tidak seharusnya dr Elda berkomentar nirempati karena tidak sesuai dengan unggahan terkait tentang kezaliman.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Saepul (26) mengungkap detik-detik dirinya nekat menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51).
Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Ada banyak idol K-Pop yang menjadi idola anak-anak hingga orang dewasa, salah satunya adalah TREASURE
AMS XII Medan Gandeng Polrestabes Cegah Narkoba, Sasar Pelajar dan Generasi Muda

AMS XII Medan Gandeng Polrestabes Cegah Narkoba, Sasar Pelajar dan Generasi Muda

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Muda Sisingamangaraja XII (AMS XII) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Polrestabes Medan dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai tindak kriminalitas, khususnya yang menyasar generasi muda.
Bos Ferrari Ungkap Target Mereka di Paruh Musim Kedua F1 2026, Fred Vasseur Fokus Pada Pengembangan Mobil

Bos Ferrari Ungkap Target Mereka di Paruh Musim Kedua F1 2026, Fred Vasseur Fokus Pada Pengembangan Mobil

Ferrari menatap paruh kedua F1 2026 dengan target jelas. Team Principal Fred Vasseur ingin mereka menjaga laju pengembangan mobil hingga akhir musim.
Wamendagri Bima Instruksikan Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Instruksikan Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menginstruksikan para kepala daerah untuk membangun ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 
PN Cikarang Gelar Sidang Perdana Anggota DPRD Bekasi Terkait Dugaan Penganiayaan

PN Cikarang Gelar Sidang Perdana Anggota DPRD Bekasi Terkait Dugaan Penganiayaan

Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, mulai memasuki meja hijau. 

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT