News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Pendidikan Maudy Ayunda dengan Beasiswa LPDP Disorot di Tengah Isu Mindfulness

Jejak pendidikan Maudy Ayunda dengan beasiswa LPDP disorot warganet di tengah isu mindfulness dan dianggap tone deaf.
Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB
Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/maudyayunda

tvOnenews.com - Aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan warganet setelah kontennya mengenai mindfulness atau kesadaran diri di tengah derasnya kabar buruk menuai kritik. 

Di tengah polemik tersebut, perjalanan pendidikan Maudy hingga meraih gelar master dengan beasiswa LPDP turut kembali dibahas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maudy dikritik oleh sejumlah warganet yang menilai pembahasannya mengenai mindfulness kurang sesuai dengan kondisi sosial yang tengah menjadi perhatian masyarakat Indonesia. 

Ia bahkan disebut tone deaf atau dianggap kurang peka terhadap situasi di sekitarnya.

Namun, penilaian tersebut merupakan pendapat sebagian pengguna media sosial dan tidak serta-merta menggambarkan pandangan publik secara keseluruhan.

3 Poin Video Maudy Ayunda soal Mindfulness yang Bikin Warganet Geram
3 Poin Video Maudy Ayunda soal Mindfulness yang Bikin Warganet Geram
Sumber :
  • YouTube Maudy Ayunda

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Kembali Disorot

Sorotan terhadap Maudy bermula dari konten berjudul Mindfulness in the Age of Bad News yang diunggah melalui kanal YouTube Maudy Ayunda pada 21 Agustus 2026.

Dalam konten tersebut, Maudy membahas kondisi emosional seseorang ketika terus-menerus menerima informasi mengenai berbagai kejadian buruk.

Ia juga menceritakan pengalamannya menghadapi derasnya informasi negatif dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. 

Menurut pembahasannya, seseorang perlu memiliki kesadaran diri agar tidak terus terbebani oleh berbagai kabar buruk yang diterima setiap hari.

Namun, konten tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian warganet menilai topik mindfulness yang dibawakan Maudy kurang tepat jika dikaitkan dengan berbagai persoalan yang sedang dirasakan masyarakat.

Kritik kemudian bermunculan di kolom komentar maupun unggahan media sosial lainnya. Sebagian pengguna mempertanyakan sudut pandang Maudy dan menganggap dirinya kurang menunjukkan kepedulian terhadap sejumlah persoalan sosial.

Anggapan tersebut juga dikaitkan dengan sejumlah isu yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik, mulai dari bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada akhir 2025, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, hingga persoalan pemerintahan, ekonomi, dan kenaikan harga.

Sebagian warganet menilai Maudy memiliki popularitas dan platform yang cukup besar untuk ikut menyuarakan keresahan masyarakat. 

Namun, kritik mengenai seberapa jauh seseorang harus menggunakan platform pribadinya untuk merespons isu publik tetap menjadi bagian dari perdebatan di media sosial.

Maudy Ayunda
Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/fromthisisland

Jejak Pendidikan Maudy Ayunda

Di tengah ramainya perdebatan tersebut, perjalanan pendidikan Maudy Ayunda kembali disorot. 

Sebelum melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, Maudy diketahui menempuh pendidikan tinggi di University of Oxford, Inggris.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Oxford, Maudy mendapat kesempatan melanjutkan studi pascasarjana di dua universitas ternama Amerika Serikat, yakni Harvard University dan Stanford University.

Maudy kemudian memilih Stanford University untuk melanjutkan pendidikan masternya. Ia menempuh dua program sekaligus melalui skema double degree, yakni MBA di Stanford Graduate School of Business dan program Education di Stanford Graduate School of Education.

Pilihan tersebut sejalan dengan ketertarikannya terhadap bidang bisnis dan pendidikan. Selama menjalani pendidikan di Stanford, Maudy juga bertemu dengan Jesse Choi yang kemudian menjadi suaminya.

Pendidikan Maudy dengan Beasiswa LPDP

Pendidikan master Maudy Ayunda di Stanford juga menjadi perhatian karena ia mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Beasiswa LPDP merupakan salah satu program pemerintah Indonesia yang memberikan dukungan pendanaan pendidikan tinggi bagi warga negara Indonesia untuk menempuh studi di dalam maupun luar negeri.

Pengalaman Maudy sebagai penerima beasiswa LPDP kemudian kembali dibahas oleh warganet di tengah polemik mengenai konten mindfulness tersebut.

Salah satu pengguna X mempertanyakan mengapa pengalaman sebagai penerima LPDP disebut tidak banyak dibicarakan Maudy ketika hadir dalam berbagai podcast.

"Dari dulu gue nggak pernah nge-idolain sosok yang satu ini, apalagi pas zamannya beliau galau milih Harvard atau Stanford. Tapi yang bikin gue penasaran, Mbak Maudy kalau di podcast kenapa nggak pernah mention kalau dulu kuliahnya pakai LPDP?" tulis seorang warganet.

Komentar lain bahkan mengaitkan statusnya sebagai penerima beasiswa dengan kewajiban untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

"Padahal S2 pake duit rakyat tapi speak up buat rakyat gamau," tulis warganet lainnya.

Ada pula pengguna X yang menyampaikan tudingan lain terkait keterlibatan Maudy dalam acara organisasi alumni LPDP. 

Pengguna tersebut mengklaim Maudy pernah menolak undangan menjadi pembicara secara cuma-cuma atau memberikan tarif tertentu.

"Dan sekarang TIAP KALI diinvite ke acara sama organisasi alumni LPDP untuk jadi speaker, si doi ini selalu menolak atau ngasi rate card setinggi langit itu, ga mau pro bono padahal acaranya aja gratisan buat para calon awardee," tulis akun tersebut.

Namun, tudingan mengenai penolakan undangan maupun tarif pembicara tersebut merupakan klaim dari pengguna media sosial dan belum disertai bukti atau keterangan resmi dari Maudy Ayunda maupun pihak terkait. (gwn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Kick Off V-League 2026-2027, Megawati Hangestri Ternyata Sudah Bisa Baca dan Fasih Bicara Bahasa Korea

Jelang Kick Off V-League 2026-2027, Megawati Hangestri Ternyata Sudah Bisa Baca dan Fasih Bicara Bahasa Korea

Di tahun ketiganya ini, Megawati Hangestri ternyata sudah lebih fasih berbicara dan bahkan bisa membaca tulisan Korea.
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Tanjung Perak, BHS Minta KNKT Teliti Muatan dan Daya Apung

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Tanjung Perak, BHS Minta KNKT Teliti Muatan dan Daya Apung

Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Posko Terpadu kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/9)
‎Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rally Cross World Cup 2026, Sirkuit Formula E Disulap Jadi Trek Reli

‎Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rally Cross World Cup 2026, Sirkuit Formula E Disulap Jadi Trek Reli

‎Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta, dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Sirkuit yang selama ini identik dengan balapan Formula E itu akan mendapatkan sejumlah perubahan sebelum digunakan.
Andhika Satya Wasistho Desak Marketplace MBG Tak Sekadar Digitalisasi, Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah dan UMKM Lokal

Andhika Satya Wasistho Desak Marketplace MBG Tak Sekadar Digitalisasi, Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah dan UMKM Lokal

Rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menghadirkan marketplace pengadaan logistik dan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada akhir September atau awal Oktober 2026 mendapat perhatian dari Komisi VII DPR RI. 
Pertamina Terus Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Terus Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

PT Pertamina (Persero) terus memperkokoh komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional lewat optimalisasi tata kelola portofolio gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang dirancang kian adaptif dan terpadu.
Identitas 6 Jenazah Korban Kapal Virgo di Laut Jawa Terungkap, Dua Jasad Dipulangkan ke Surabaya

Identitas 6 Jenazah Korban Kapal Virgo di Laut Jawa Terungkap, Dua Jasad Dipulangkan ke Surabaya

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil menuntaskan proses identifikasi terhadap seluruh jasad korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa yang terjadi pada Minggu (13/9).

Trending

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendorong agar akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran bagi pengusaha muda serta UMKM di seluruh Indonesia.
Tak Beri Pesan Khusus ke Menkeu Baru Suahasil Nazara, Purbaya: Dia Kan Sudah Jago

Tak Beri Pesan Khusus ke Menkeu Baru Suahasil Nazara, Purbaya: Dia Kan Sudah Jago

Menuntaskan masa baktinya yang berjalan sekitar satu tahun, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kinerjanya dalam mengawal stabilitas fiskal menunjukkan tren yang positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT