Nanda Persada Beri Dukungan ke Ruben Onsu di Tengah Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com- Manajer artis, Nanda Persada memberikan dukungan untuk Ruben Onsu. Hal tersebut dibagikannya melalui akun Instagramnya.
Dukungan mantan manajer Sarwendah tersebut, diunggah ulang (repost) oleh Ruben Onsu. Ayah angkat Betrand Peto itu disibukkan dengan banyak kegiatan.
Unggahan-unggahannya begitu menarik perhatian publik, saat dirinya melayangkan hak asuh anak hingga munculnya kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama sang putra.
Pesan dukungan Nanda itu, mengingatkan Ruben agar tetap semangat. Diyakininya kebenaran akan muncul di tengah kasus onyo.
- Instagram @betrandpetoputraonsu
"Walau cobaan dan fitnah terus datang tapi yakinlah akan ada saatnya kebenaran akan datang. Semangat terus @ruben_onsu @betrandpetoputraonsu," tulis Nanda dalam unggahannya @nandapersada, Sabtu (19/9).
Kabar Terbaru dari Kepolisian
Saat ini kasus yang menyeret nama Betrand Peto tersebut sudah memasuki pemeriksaan saksi dan barang-barang bukti terkait.
Kepolisian pun mengungkapkan kalau barang bukti ini, ada dua yang masih didalami di antaranya, bukti digital dan bukti hasil visum.
"Saat ini Penyidik dari Dit PPA PPO PMJ sudah memeriksa pelapor saudari ANW dan 4 orang saksi,” kata Budi, kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Budi juga menyebutkan tim penyidik masih mempelajari sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa ini, guna mengungkap fakta yang terang.
“Saat ini Penyidik masih mempelajari barang bukti yang dikumpulkan antara lain visum dan barang bukti digital,” jelas Budi. Sebelumnya diberitakan, Artis Betrand Peto Putra Onsu dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Betrand Peto disapa Onyo itu masih menunggu panggilan pihak Kepolisian. Setelah ia dilaporkan oleh ANW atas dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Klub dan Karaoke di kawasan Jakarta.
Betrand Peto (BP) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) pada Sabtu, 12 September 2026.
Dalam keterangan persnya, pihak pelapor, ANW mengklaim tangannya ditarik secara tiba-tiba oleh Betrand di depan pintu toilet.
Ia mengaku mengalami pemaksaan dan kekerasan fisik yang mengakibatkan luka di hidung, leher, serta memar di tangan, dibuktikan dengan hasil visum medis.
Namun belum ada keterangan lebih lanjut. Pasalnya kasus ini masih didalami Kepolisian. (klw)
Load more