Viral Dirtek Java United Diduga Ucapkan Rasialis ke Pelatih Persija Jakarta, Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'
- Kolase tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya & Instagram/Malut United
Menurut Diky, ucapan tersebut tidak patut keluar dari ofisial tim. Penyebutan Shin Tae-yong sebagai sosok pendatang dinilai sangat tak etis dilakukan oleh Direktur Teknik sebuah klub sepak bola.
"Kalimat 'kamu pendatang di sini' yang ditujukan kepada Coach STY jelas tidak pantas. Kalau mau berdebat, yang pintar sedikit. Bahas tentang sepak bolanya, jangan bawa asal negara seseorang untuk merendahkan atau merasa paling berhak berada di sini," jelasnya.
Bagi Diky, setiap pelatih yang bekerja di Indonesia tetap harus dihormati. Mereka juga mempunyai hak sama untuk mendapat perlakuan semestinya.
"Coach STY memang bukan orang Indonesia. Selama bekerja di negeri ini, dia tetap harus diperlakukan dengan hormat. Panasnya pertandingan tidak pernah bisa menjadi alasan untuk bersikap xenofobik," tegasnya.
Sebagai informasi, Resal sendiri lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 6 Oktober 1993. Ia pernah menjalani pembinaan SAD Indonesia di Uruguay.
Resal kemudianberkarier sebagai pemain sepak bola. Berdasarkan data Transfermarkt, ia tercatat pernah menjadi penggawa di PSIS Semarang.
Selepas berkarier sebagai pemain, Resal Octavian memilih beralih ke dunia kepelatihan. Ia pun pernah menjadi bagian dari staf PSIS Semarang dan dipercaya sebagai pelatih caretaker pada 2022.
Perjalanan Achmad Resal berlanjut ke Malut United. Pada 2023, ia menjadi asisten pelatih dalam jajaran staf bersama Imran Nahumarury.
Kariernya semakin melesat saat ini. Ia dipercaya menjabat di posisi sebagai Direktur Teknik Java United FC pada Super League musim 2026/2027.
(hap)
Load more