News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal KH Syukron Makmun, Ulama Dijuluki Singa Podium yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga perjalanan dakwah Prof KH Syukron Makmun, ulama kharismatik yang dijuluki Singa Podium sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB
KH Syukron Makmun, ulama kharismatik dijuluki Singa Podium sekaligus pendiri Ponpes Daarul Rahman yang meninggal dunia
Sumber :
  • Laman SMP-SMA IT Daarul Rahman

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar wafatnya ulama kharismatik Prof KH Syukron Makmun membawa duka bagi dunia pesantren dan umat Islam di Indonesia. Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta tersebut meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026).

KH Syukron Makmun mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta. Sebelum wafat, ia sempat menjalani perawatan medis akibat gangguan jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah KH Syukron Makmun dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Informasi mengenai kepergiannya turut disampaikan melalui akun media sosial NU Online.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis mengenang almarhum KH Syukron Makmun. Bagi dia, KH Syukron Makmun dikenal sebagai sosok ulama yang tegas serta berpegang teguh pada konsistensi perjuangan sang paman.

"Beliau dikenal seabgai sosok yang memiliki keteguhan prinsip dalam berjuang dan dikenal ketegasannya," ujar Cholil Nafis dikutip tvOnenews.com dari laman MUI, Rabu (21/10/2026).

Untuk itu, kabar wafatnya KH Syukron Makmun membuat publik ingin mengetahui identitas serta perjalanan hidupnya. Pasalnya, ia dikenal masyarakat dengan sebutan "singa podium". Berikut profil sang ulama yang dirangkum tvOnenews.com dari berbagai sumber.

Profil KH Syukron Makmun

KH Syukron Makmun meninggal dunia
KH Syukron Makmun meninggal dunia
Sumber :
  • MUI

Merujuk dari laman SMP-SMA IT Daarul Rahman, Prof KH Syukron Makmun lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga religius yang dekat dengan tradisi pesantren. 

Ayah, ibu, dan kakeknya turut membentuk kehidupan keagamaannya sejak kecil. Kakeknya dikenal sebagai kiai sekaligus guru mengaji di kampung halamannya.

Nama sang ayah yakni KH Ma'mun Nawawi, ibunya Hj Masturoh, istrinya Hj Afifah, keempat anaknya bernama KH Ahmad Zaenal Ridlo, KH Muhammad Faiz, Ustazah Qonita Lutfiyah, serta Ustaz Umar Faruq.

Selain menjadi ibu rumah tangga, ibunya dikenal sebagai guru mengaji Al-Quran, guru kitab kuning, seperti Safinatun Najah, dan sebagainya.

Latar belakang tersebut menjadi salah satu fondasi perjalanan KH Syukron Makmun hingga tumbuh sebagai ulama yang disegani. Mengenai pendidikannya, sang ulama sebagaimana anak-anak pada umumnya.

KH Syukron Makmun kecil mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) pada era 50-an. Ia mengenyam di SR selama 6 tahun. Pada jam 2 siang, ia harus sekolah Madrasah "Miftahul Ulum".

Saat SMP, KH Syukron Makmun diangkat menjadi Pegawai Negeri (PN) sebagai guru SD/SR. Selepas lulus SMP, ia ke Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan.

Ia kemudian memperdalam ilmu agama di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, dan menyelesaikan pendidikannya pada 1967.

Setelah menamatkan pendidikan di Gontor, Syukron melanjutkan perjalanan keilmuannya di Jakarta. Di ibu kota, ia berguru kepada sejumlah ulama, di antaranya Habib Ali bin Husein di Bungur dan Habib Abdurrahman Al-Habsyi.

Dijuluki Singa Podium

Nama KH Syukron Makmun lekat dengan julukan "Singa Podium". Sebutan tersebut menggambarkan kemampuannya menyampaikan ceramah yang kuat dan menarik perhatian jemaah.

Bahkan, kiprah dakwahnya telah menjangkau berbagai daerah ketika usianya belum genap 30 tahun. Pada masa awal berdakwah, ia mengunjungi sejumlah wilayah di Jawa Timur, seperti Madiun, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, dan Magetan.

Aktivitas dakwahnya terus berkembang hingga menjangkau berbagai daerah di Nusantara, mulai dari Sumatera dan Kalimantan hingga Maluku.

KH Syukron Makmun juga memperluas syiar Islam ke luar negeri, termasuk Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Selain aktif mengisi majelis taklim, ia turut berkiprah sebagai pengajar di perguruan tinggi.

Dedikasi melalui Pesantren Daarul Rahman

Salah satu warisan penting KH Syukron Makmun adalah Pondok Pesantren Daarul Rahman di Jakarta. Melalui lembaga pendidikan tersebut, ia mendedikasikan hidupnya untuk membina santri dan melahirkan generasi penerus yang memiliki bekal ilmu agama.

Ribuan alumni pesantren itu kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kepergian sang ulama pun menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan Islam dan dakwah di Tanah Air.

KH Syukron Makmun di Mata Waketum MUI

Kabar wafatnya KH Syukron Makmun membuat Waketum MUI, Cholil Nafis turut berduka. Ia berpendapat berkat keteguhan dan ketegasan sikapnya, sang ulama telah terbukti membuahkan hasil nyata untuk terus membina umat.

Selain itu, sang ulama juga berhasil memajukan dunia pendidikan agama Islam. Ia melihat perkembangan Pondok Pesantren Darul Rahman yang meningkat sangat pesat, bahkan alumni ponpes tersebut sukses melahirkan ratusan pesantren di berbagai daerah.

"Saya mendengar lebih dari 250 pesantren didirikan oleh alumni Pesantren Daarul Rahman. Kehidupan beliau dan bagaimana perjuangannya harus diteladani oleh generasi kami dan generasi berikutnya," terangnya.

Lanjut Cholil Nafis, di mata keluarga besar, KH Syukron tidak hanya dikenal sebagai tokoh ulama nasional, namun juga menjadi sosok paman yang menjadi panutan dadn pengayom. Ia pun berdoa agar seluruh amal kebaikannya diterima di sisi Allah SWT dan kesalahannya diampuni oleh-Nya.

"Beliau masih paman saya yang dibanggakan oleh seluruh keluarga kami, dituakan sebagai orang tua. Kami punya ikatan Bani Ahmad dari buyut yang sama, dan beliau bagian dari orang tua kami yang membimbing kami." ucapnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Daniel Dubois Kembali Naik Ring Februari 2027, Frank Warren Siapkan Duel Besar

Tinju Dunia: Daniel Dubois Kembali Naik Ring Februari 2027, Frank Warren Siapkan Duel Besar

Daniel Dubois nampaknya telah merencanakan duel tinju selanjutnya meski baru saja mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBO dengan kemenangan telak atas Fabio Wardley. Ia dikabarkan akan kembali naik ring dan akan menjalani duel besar pada Februari 2027.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: 66 RSUD dan 9.000 Puskesmas Naik Kelas, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat ke Kota Besar

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: 66 RSUD dan 9.000 Puskesmas Naik Kelas, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat ke Kota Besar

Dalam kurun dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah memperkuat secara masif akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat di seluruh
BYD Atto 1 Terbaru Makin Murah, Bisa Isi Baterai 5 Menit

BYD Atto 1 Terbaru Makin Murah, Bisa Isi Baterai 5 Menit

Mobil listrik mungil yang dikenal sebagai BYD Atto 1 di Indonesia ini hadir dengan harga lebih terjangkau, teknologi pengisian daya cepat, serta peningkatan.
Indonesia Bakal Punya Gereja Basilika Pertama, Lokasinya Ada di IKN: Kardinal Suharyo Cek Persiapan Teknis

Indonesia Bakal Punya Gereja Basilika Pertama, Lokasinya Ada di IKN: Kardinal Suharyo Cek Persiapan Teknis

Uskup Agung Jakarta sekaligus Ordinaris Militer Indonesia (OCI) Ignatius Kardinal Suharyo melakukan kunjungan kerja pastoral ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)
Hasil Borneo FC Vs Tainan City FC: Pesut Etam Bikin Comeback, Lolos ke Perempat Final

Hasil Borneo FC Vs Tainan City FC: Pesut Etam Bikin Comeback, Lolos ke Perempat Final

Borneo FC menang atas Tainan City FC dalam lanjutan Grup D AFC Challenge League 2026/2027 di Stadion Segiri, Rabu (21/10/2026)
Hasil Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Garang, Singo Edan Digasak 5-1

Hasil Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Garang, Singo Edan Digasak 5-1

Persija kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Arema FC dengan skor telak 5-1 pada pekan keenam Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (21/10/2026).

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT