Kapan Seseorang Harus Ganti Kacamata? Ini Tanda-tanda yang Perlu Diketahui
- Pixabay/picjumbo_com
Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah mata harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus ketika ukuran kacamata tidak lagi sesuai.
Meski demikian, sakit kepala tidak selalu berkaitan dengan kacamata. Ada berbagai faktor lain yang jadi pemicunya, termasuk stres hingga penyakit tertentu.
5. Sulit Melihat pada Jarak Tertentu
Pada fenomena ini, bisa diambil contoh ketika seseorang sulit melihat tulisan di papan lalu lintas atau rambu jalan. Padahal, biasanya tampak begitu jelas.
Perubahan ini bisa berkaitan dengan perubahan kemampuan refraksi mata, termasuk rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.
Jika kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas, pemeriksaan mata dapat membantu menentukan apakah kamu membutuhkan perubahan resep kacamata.
6. Kacamata Terasa Tidak Nyaman atau Lensanya Rusak
Tidak semua alasan mengganti kacamata berkaitan dengan perubahan penglihatan. Kondisi fisik kacamata juga perlu diperhatikan.
Lensa yang tergores, retak, atau mengalami kerusakan dapat mengganggu kenyamanan. Adapun bingkai yang longgar atau tidak pas bisa membuat posisi lensa kurang tepat di depan mata.
Jika kerusakan hanya terjadi pada bingkai, kamu mungkin tidak perlu mengganti seluruh kacamata. Namun, jika lensa yang rusak, menggantinya bisa menjadi opsi terbaik.
7. Resep Kacamata Sudah Lama Tidak Diperiksa
Melalui pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat mengevaluasi kondisi mata dan menentukan apakah resep kacamata masih sesuai dengan keadaan terbaru.
Frekuensi pemeriksaan bergantung pada usia, kondisi mata, dan kebutuhan tiap orang. Oleh karenanya, tidak ada satu jadwal yang berlaku sama untuk semua orang.
Load more