GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andien Aisyah Tak Kuasa Tahan Tangis Dengar Cerita Ibu Viral Perjuangkan Ganja Medis Pengobatan Anaknya

Andien Aisyah bagikan pengalamannya yang tak biasa dijumpai saat melakukan kegiatan CFD yakni bertemu dengan Ibu sedang berjuang ganja untuk medis anaknya.
Senin, 27 Juni 2022 - 13:33 WIB
Andien Aisyah Tak Kuasa Tahan Tangis Dengar Cerita Ibu Viral Perjuangkan Ganja Medis Pengobatan Anaknya.
Sumber :
  • Tangkapan layar: @andienaisyah

Jakarta - Penyanyi cantik Andien Aisyah bagikan pengalamannya yang tak biasa dijumpai saat melakukan kegiatan olahraga di Bundaran HI (Hotel Indonesia) saat CFD (Car Free Day) yakni bertemu dengan Ibu sedang berdiri memegang poster yang bertuliskan "TOLONG ANAKKU BUTUH GANJA MEDIS,". senin (27/6/2022)

Andien Aisyah membagikan pengalamannya saat bertemu dengan Ibu yang di tengah-tengah orang melakukan aktivitas di CFD lalu ada seorang Ibu yang menarik perhatiaannya dengan membawa poster besar yang bertuliskan "TOLONG ANAKKU BUTUH GANJA MEDIS"ini membawa anaknya dengan menggunakan stroller.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Pelantun lagu moving on ini menceritakan proses pertemuannya dengan Ibu yang berjuang butuh ganja medis tersebut melalui postingan Instagram Story miliknya bernama @andienaisyah .

"Bump into this lady with this poster, begitu aku deketin beliau langsung nangis,"tulis Andien yang dikutip tvonenews.com

Setelah itu Andien terlihat beri pelukan hangat kepada Ibu tersebut yang membuat dirinya ikut nangis juga.

Ia pun memperkenalkan nama anak tersebut yang membutuhkan ganja untuk pengobatan medisnya yang mengidap Cerebral Palsy.

"Anak ini namanya Pika, Pengidap Cerebral Palsy yang katanya sebenarnya paling efekter pake CBD oil,"tulisnya

Penyanyi lagu Let it be my way itu bersama adiknya Diego Yanuar, yang kini telah menetap di Belanda, sebuah negara yang telah melegalisasi ganja. Andien mengatakan bahwa jika anak seperti Pika tidak tinggal di Indonesia, akan lebih banyak tertolong.


"not coincidance, @diegoyanuar.. if only mereka nggak tinggal di Indonesia..anak-anak seperti ini bisa lebih banyak tertolong huhu" tulisnya akhir emoticon sedih.

Dalam keterangan unggahan lainnya di media sosial Twitter, Andien membagikan bahwa cerita Ibu tersebut bernama Ibu Santi, Anaknya Pika yang mengidap Cerebral Palsya, kondisi kelainan otak yang sulit diobati, dan treatment yang paling efektifnya pake terapi minyak biji ganja/CBD oil.

Tak hanya itu, Artis yang gemar olaharaga ini juga mengunggah potret sebuah surat menyentuh yang dibawa Ibu santi saat di CFD, surat tersebut ditulis untuk ditujukan ke Hakim Mahkamah Konstitusi.

Hakim MK yang Mulia

Tolong angkat kekuatiran saya,
Setiap hari terbayangkan akan satu persatu teman anak saya yang tiada.
Setiap anak saya tidur, selalu saya lihat dadanya, Masih naik turunkah? Masih bernapaskah? Belum lagi ketika kejangnya muncul.
Pikiran saya berhenti bekerja, akal saya entah kemana.
Dan saya harus berusaha sekuat tenaga menjaga kewarasan saya.
Air mata sudah tercurah..doa sudah dipanjatkan, Kami ikhtiar,juga saya usahakan jangan gantung saya..2 tahun berlalu dan permohonan saya untuk ganja medis anak saya belum ada kepastian.
Beri saya kepastian, Beri Kami Kepastian.

Saya dan Pika
26 Juni 2022.

Sambil terpasang foto Rika di surat tersebut.

Andien menambahkan bahwa Ibu Santi dan Pika mau jalan ke Kantor Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, untuk kirim surat yang tulisnya.

"Katanya Ibu Santi dan Pika mau jalan ke MK :’) mau kirim surat bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional."tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai berpelukan dan mendengar kisah Ibu Santi dan Anaknya Pika, Andien memberikan semangat untuk perjuangan yang akan ditempuhnya dan berharap dapat hasil terbaik.

"Good luck bu, semoga Tuhan memudahkan usahamu dan Pika bisa cepat dapat terapi yang dibutuhkannya,"tulis Andien.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT