News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayu Anjani Sebut Ibunya Sempat Meminta Tolong saat Kapal Tenggelam, Tapi Tidak ada Kru yang Berani Turun Menyelamatkan

Ayu Anjani mengatakan jika terdengar samar-samar suara ibunya meminta tolong, tapi tidak ada kru yang mau turun kebawah menyelamatkan ibunya dan hanya diam.
Senin, 4 Juli 2022 - 20:46 WIB
Artis Ayu Anjani
Sumber :
  • instagram/@real.ayuanjani

Jakarta - Kabar duka datang dari artis sinetron Ayu Anjani dimana ibu dan adiknya menjadi korban meninggal dari sebuah kecelakaan kapal di kawasan perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Manggarai Barat, Selasa, (28/6).

Dilaporkan dalam kecelakaan tenggelamnya kapal tersebut terdapat dua orang wisatawan yang menjadi korban bernama Jamiatun Widaningsih (53) dan Annisa Fitriani (22), Keduanya merupakan ibu dan adik Ayu Anjani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayu Anjani juga menyampaikan kabar tersebut lewat unggahan instagram storiesnya, ia juga mengucapkan terimakasih kepada kerabatnya yang mendoakan ibu dan adiknya.

"Dari lubuk hati yang terdalam, terimakasih banyak atas segala doa kalian. Keraba-kerabat ibu dan adik saya melalui chat WhatsApp maupun DM. Kerabat saya dan suamijuga,"tulisnya di instagram.

"Saya juga belum cukup tidur dan makan, masih berharap ini mimpi tapi Alhamdulillah banyak banget yang sayang sama mama dan Ica," sambungnya

Ayu Anjani sampaikan Kronologi

Lewat instagramnya Ayu Anjani menungkapkan kronologi kecelakaan kapal yang mewaskan ibu dan adiknya.

Ayu Anjani menjelaskan jika keadaan kapal KM Tiana pada saat itu tengah parkir di area pulau kambing lokasi kapal bermalam sebelum menuju ke Pulau Padar, Ayu menjelaskan pada pukul 05.00 WITA kapal mulai miring ke kanan secara perlahan.

Ia juga mengatakan hal tersebut bisa saja diatasi jika saja kapten kapal berda di ruang navigasi bukan dalam kondisi tertidur dengan kru lainnya di dek bawah.

"KM Tiana tengah parkir (berhenti di moring) di area pulau kambing ( tempat bermalam kapal sebelum ke pulau padar" tulisnya.

"Dari kesaksian yang saya terima kapal miring ke kanan perlahan kurang lebihnya dar jam 05.00 WITA hingga saat kejadian di kurang lebihnya pukul 05.30 WITA,karena angin kencang," lanjutnya 

"Seharusnya bisa segera diatasi jika kapten kapal berada di ruang navigasi dan tidak dalam keadaan tertidur pulas dengan kru lainnya di bawah," tegas Ayu.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ayu Anjani (@real.ayuanjani)

Ayu juga menjelaskan bagaimana ayah dan adik laki-lakinya mencoba menolong penumpang lain dan adik perempuannya, dan ayu mengatakan jika ABK dan Guide yang ada hanya menyelamatkan diri sendiri dan tidak mencoba membantu penumpang lain.

Bahkan setelah semua penumpang dievakuasi, Ayu mengatakan jika terdengar samar- samar suara ibundanya meminta tolong, namun para kru kapal tidak ada yang mau turun kebawah menyelamatkan ibundanya dan hanya diam berdiri saling lirik.

"Begitu semua tamu dievakuasi ke sekoci katanya samar-samar terdengar suara ibu saya minta tolong, tapi tidak ada satupun crew hanya saling lirik berdiri mematung ketika adek saya pada teriak minta mereka kebawah" tutupnya.

Ibu dan adik Ayu Anjani berhasil dievakuasi

Ayu mengatakan jika ibunya dievakuasi 1.5 jam berselang setelah kejadian oleh kru kapal rekannya dengan alat seadanya. berdasarkan keterangan adiknya yang berhasil dievakuasi, bahkan Tim SAR belum tiba dilokasi saat ibunya dievakuasi.

Menurutnya Tim SAR baru datang sekitar pukul 08.00 WITA itupun hanya tim dan tenaga kesehatan tanpa peralatan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan adiknya baru berhasil di temukan 4 jam setelah insiden tersebut terjadi yang ternyata terjebak di dalam toilet kapal.

"Almarhumah adek saya baru di evakuasi 4 jam setelah ibu saya, terjebak di dalam toilet cabin" tutup Ayu. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT