GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat ke Deddy Corbuzier, Pesulap Merah Ditantang Gus Samsudin ke Padepokan Tapi Malah Dihadang Pengacara dan Kepala Desa Setempat

Jakarta – Marcel Radhival alias pesulap merah curhat saat dirinya diundang dalam podcast Deddy Corbuzier bahwa setelah membongkar praktek palsu para dukun, dirinya sempat ditantang oleh Gus Samsudin si dukun gondrong berkedok agama untuk datang ke padepokan spiritual miliknya bernama padepokan Nur Dzat Sejati.
Rabu, 3 Agustus 2022 - 14:36 WIB
Potret pesulap merah alias Marcel dan Gus Samsudin
Sumber :
  • kolase tim tvonenews

Jakarta – Marcel Radhival alias pesulap merah curhat saat dirinya diundang dalam podcast Deddy Corbuzier bahwa setelah membongkar praktek palsu para dukun, dirinya sempat ditantang oleh Gus Samsudin si dukun gondrong berkedok agama untuk datang ke padepokan spiritual miliknya bernama padepokan Nur Dzat Sejati.

Demi pembuktiannya, pesulap merah pun menyanggupi untuk datang ke padepokan yang berlokasi di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Pesulap merah dan timnya bahkan rela datang jauh-jauh menggunakan transportasi kereta, namun ketika sampai respon yang diterima sangat berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Curhat ke Deddy Corbuzier, Pesulap Merah Ditantang Gus Samsudin ke Padepokan Tapi Malah Dihadang Pengacara dan Kepala Desa Setempat

Pesulap merah cerita blak-blakan dalam video yang diunggah kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Sabtu (30/7/2022). Ia bercerita awal mula perseteruannya dengan Gus Samsudin si dukun dengan trik-trik palsu itu.

¨Awalnya pertama kali saya kan kontennya bongkar-bongkar rahasia dukun, salah satunya yang saya bongkar adalah trik dari Mas Udin ini, yang dia bakar tisue tanpa api,¨ ungkap pesulap merah. 

¨Kalo pesulap yang praktekin, oh itu trik itu bohongan, tapi kalo pake sorban dan pake baju-baju berkedok agama, dianggapnya ilmu,¨ sambungnya.

¨Dia main itu tujuannya apa, katanya?¨ tanya Deddy Corbuzier. 

¨Untuk pembersihan rumah,¨ jawab Marcel alias pesulap merah. 

Lalu, Gus Samsudin yang sadar trik palsunya dibongkar oleh pesulap merah pun mengundang Marcel atau pesulap merah untuk berbicara di padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati miliknya. Pesulap merah berfikir bahwa undangan tersebut bertujuan untuk memberikan klarifikasi namun kenyataannya berbeda.

Pesulap merah mengaku dirinya sempat trauma setelah ribut di padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin si dukun palsu berkedok agama. Ia mengaku dirinya hampir kena bogem mentah, padahal saat itu dirinya diundang oleh pihak Gus Samsudin untuk datang ke padepokannya.

¨Saya datanginlah kemarin, pas saya datangin ternyata pas sampai depan padepokannya saya dihadang oleh pengacaranya,¨ pungkas pesulap merah. 

Tak hanya itu, ternyata Kepada Desa setempat juga turut hadir saat itu. Kedatangan pesulap merah di padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati berakhir ribut. Marcel mengaku sempat dimintai KTP oleh Kepala Desa Rejawinangun dengan alasan yang tidak jelas, pasalnya ia hanya mampir sejenak ke padepokan tersebut. 

Menurut pesulap merah, biasanya orang diminta KTP atau kartu identitas jika hendak menginap di sebuah desa atau daerah.Selain itu, pesulap merah mengaku hampir ditonjok oleh seorang pria yang diketahui adalah sopir dari Gus Samsudin.

¨Nah ketika saya nanya KTP buat apa, baru tiba-tiba dari belakang ada orang yang mau nonjok,¨ kata pesulap merah.

Padepokan Nur Dzat Sejati Milik Gus Samsudin Ditutup Sementara

Usai video perbincangan pesulap merah dan Deddy Corbuzier viral di jagat maya, padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berlokasi di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar pun digeruduk massa.

Diketahui, pasca kehadiran pesulap merah di podcast Deddy Corbuzier, padepokan yang terletak di Blitar, Jawa Timur itu pun ditutup. Pasalnya, padepokan tersebut dinilai menjadi tempat Gus Samsudin untuk menjalankan praktik penipuan berkedok agama dan pengobatan spiritual. 

Warga sekitar padepokan pun melakukan protes untuk menutup padepokan tersebut. Aksi demo warga pada Minggu (31/7/2022) pun viral di jagat maya. Sebuah video yang diunggah akun Instagram @kodil0127 memperlihatkan warga beramai-ramai berkumpul di dekat padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati meminta agar ditutup karena telah membuat resah.

Kepada Desa Rejawinangun Bagas Wigasto pun menegaskan bahwa padepokan yang menjadi lokasi Gus Samsudin melancarkan aksi penipuannya kini ditutup sementara demi mengembalikan suasana menjadi kondusif seperti sedia kala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun belum dipastikan apakah padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati akan ditutup permanen atau kembali dibuka.

¨Baru nanti diambil keputusan apakah penutupan dilakukan secara permanen atau tetap diizinkan buka,” ungkap Kepada Desa Rejawinangun Bagas Wigasto. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

Sekjen MPR RI menyebut persoalan yang terjadi dalam final lomba lebih disebabkan kendala teknis, termasuk masalah suara atau sound saat perlombaan berlangsung.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Hingga update terakhir pada Rabu (13/5/2026) pukul 18.35 WIB, tensi di papan atas klasemen semakin memanas menyusul hasil imbang antara Al Nassr vs Al Ahli.
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Jaksa membacakan tuntutan setebal 1.597 halaman terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Hyundai Hillstate, dengan dukungan pemain berpengalaman Timnas Korea Selatan.
I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League membuka peluang menghadirkan kejutan pada desain piala Super League 2025/2026 saat Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat menuju gelar juara.
Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

I.League siapkan dua piala di dua lokasi jika Persib dan Borneo FC bersaing sampai pekan terakhir Super League. Skenario dramatis 2018 bisa jadi terulang lagi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT