GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Ketua Komnas HAM Bongkar Sifat Asli Ferdy Sambo, Mewaspadai Bos Mafia Dapat Lolos dari Hukuman

Ferdy Sambo menjadi sorotan dan pembicaraan hangat publik, kini Ketua Komnas HAM bongkar sifat asli Ferdy Sambo, mewaspadai bos mafia dapat lolos dari hukuman.
Minggu, 4 September 2022 - 17:38 WIB
Blak-blakan! Ketua Komnas HAM Ungkap Sifat Ferdy Sambo, Mewaspadai Bos Mafia Dapat Lolos dari Hukuman
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Nama Ferdy Sambo masih menjadi sorotan dan pembicaraan hangat publik karena menjadi dalang kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang juga ajudannya sendiri, Adapun Ketua Komnas HAM bongkar sifat asli Ferdy Sambo, mewaspadai bos mafia dapat lolos dari hukuman, Minggu (4/9/2022).

Kasus yang telah menyita perhatian publik selama dua bulan terakhir ini, karena panjangnya proses penyidikan hingga rekonstruksi ulang karena terungkap beberapa kebohongan dari rilis pertama kali dari Polres Metro Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Blak-blakan!  Ketua Komnas HAM Bongkar Sifat Asli Ferdy Sambo, Mewaspadai Bos Mafia Dapat Lolos dari Hukuman.

Beredar video wawancara dari Ahmad Taufan Damanik mengenai kasus Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, membongkar sifat asli dan mengakui bahwa sosok Ferdy Sambo adalah bukan orang sembarangan.

Taufan menceritakan bagaimana jika skenario pengadilan berubah nantinya, suatu waktu keterangan dari para saksi berubah karena mengingat para saksi yang memberi BAP adalah orang suruhan atau bawahan dari Sang Jenderal.

Kecuali Richard Eliezer atau Bharada E yang sekarang menjadi Justice Collaborator, yang dipastikan dijaga konsistensi keterangannya oleh LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)

"Jangan lupa kecuali si Bharada E, yang lainnya masih dalam lingkarannya FS. Bayangkan di Pengadilan besok mereka cabut BAP-nya, pusing nggak jaksa sama hakimnya. 'Waktu itu kami terpaksa pak hakim bikin pengakuan, dan kami tarik." ucapnya di akun Instagram @kabarnegri yang dikutip tvonenews.com

Taufan Damanik mengatakan bahwa Mantan Kadiv Propam itu memiliki banyak uang untuk menyewa para pengacara top indonesia untuk membelanya.

Karena itu hakim di Pengadilan bisa saja keteteran, bahkan dirinya telah menyampaikan sarannya itu kepada penyidik timsus bentukan Kapolri.

"Hati-hati jangan sudah berpuas diri seolah-olah sudah siap untuk membawa ke Pengadilan memenangkan gugatan atau dakwaan." ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad Taufan Damanik blak-blakan mengatakan bahwa Ferdy Sambo adalah Bos Mafia, karena pengalaman di dunia Reserse sehingga ia paham untuk cara bebas dari hukuman.

"Saya ingatkan, hati-hati, Sambo bukan orang sembarangan..puluhan tahun dia di Reserse, bukan gak tahu dia cara..Sebagai Bos Mafia, dia tahu caranya keluar," ungkapnya.

Dirinya pun mengungkapkan sifat dari seorang Ferdy Sambo saat mencoba menarik keterangan selaku Ketua Komnas HAM bagian dari Tim Independen dalam menangani kasus Brigadir J.

"Orang waktu saya tanyain, ada saatnya dia nangis, ada saatnya dia senyum, seperti bahasa isyarat 'elu gatau siapa gua kali yah,'di rekonstruksi dia nyantai aja," pungkasnya.

Unggahan video viral itu pun menyita banyak perhatian dari netizen, mengundang komentar beragam atas pernyataan mengejutkan dari Ketua Komnas HAM

"Klo sempurna kenapa ketahuan? Seizin Allah perlahan lahan semua skenario kejahatan2nya yg tersembunyi sekalipun, Inshaa Allah terbongkar, hanya skenario Allah yang Maha Sempurna," ujar netizen.

"Butuh jaksa & hakim yang luar biasa hebat pula untuk menangani bos mafia semacam ini," komen netizen.

"Kalau menurut ku sih. Krn FS punya kartu AS para Jenderal. Jika dibuka. Setengah ruangan Mabes Polri. Mungkin akan kosong," komen netizen.

"Berarti tetep ga bisa transparan. Hahahahah," komen netizen.

"Banyak jenderal aja pada segan ke si FS, soalnya dia pemegang kartu berpangkat (maybe)," ujar netizen.

"Hati2 penggiringan opini dari komnas ham,bubar saja komnas ini," komen netizen.

"Jangan lupa juga...bahwa jaksa pengadilan tertinggi adalah Netizen seIndonesia...Rakyat yg benci ketidak adilan....disupport sama Kuasa Tuhan...bisa apa si Sambo CS Pak!," tulis netizen.

Penetapan tota lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J

Diketahui dalam kasus kematian Brigadir J saat ini Polri saat ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta Putri Candrawhati.  

Kejadian itu bermula pada Jumat (8/7/2022), saat Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain memerintah, mantan Kadiv Propam itu diduga juga merekayasa kronologi kasus pembunuhan seolah-olah terjadi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah dinasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bripka RR dan KM yang diduga berperan dan ikut membantu serta menyaksikan penembakan Bharada E terhadap korban juga terseret menjadi tersangka. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan lewat pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan berencana. 

Tidak hanya itu, sebanyak 97 polisi hingga saat ini telah menjalani pemeriksaan oleh tim inspektorat khusus karena diduga melanggar disiplin dan etika saat menangani perkara ini. Dari jumlah itu, 16 polisi diantara telah menjalani penempatan khusus di Mako Brimob dan Div Propam Polri. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono beberkan kondisi terkini petani di tengah dolar AS menguat dan lemahnya nilai tukar rupiah. Kata Wamentan, kondisi
Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Bojan Hodak sempat memberi kabar bahwa akan ada pertemuan dia dengan jajaran manajemen Persib termasuk Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Senin (25/5/2026). 
Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.
Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Kasatgas PRR Tito Karnavian imenegaskan, Rencana Induk yang selesai dibahas ini menjadi pedoman utama dalam proses menuju pemulihan permanen pascabencana.
Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Beredar video detik-detik kericuhan massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, beredar di media sosial. Sontak, hal ini menyedot perhatian publik hingga menuai
Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian menjelaskan, penanganan pascabencana dilakukan melalui tiga tahapan, yakni tanggap darurat, masa transisi, dan pemulihan permanen.

Trending

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT