News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengerikan! Kesaksian YouTuber Seon Yeo Jung Bongkar Ciri-Ciri Sang Provokator Pemicu Tragedi Itaewon

Pesta Halloween di Distik Itaewon berubah menjadi tragedi maut, Kesaksian YouTuber Seon Yeo Jung Bongkar Ciri-Ciri Sang Provokator Pemicu Tragedi Itaewon, 31/10
Senin, 31 Oktober 2022 - 16:27 WIB
Kesaksian YouTuber Seon Yeo Jung Bongkar Ciri-Ciri Sang Provokator Pemicu Tragedi Itaewon.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / @seon_y_j / Koreaboo

Jakarta - Perayaan pesta Halloween di pusat hiburan malam Distik Itaewon, Seoul, Korea Selatan berubah menjadi tragedi maut yang menewaskan ratusan korban jiwa. Kesaksian YouTuber Seon Yeo Jung Bongkar Ciri-Ciri Sang Provokator Pemicu Tragedi Itaewon

Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Korea Selatan membuat dunia gempar. Hingga mendapat perhatian dunia dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyerukan masa berkabung nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengerikan! Kesaksian YouTuber Seon Yeo Jung Bongkar Ciri-Ciri Sang Provokator Pemicu Tragedi Itaewon.

Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon. (@seon_y_j / Koreaboo)

Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan, pada Minggu malam 30 Oktober 2022 menewaskan lebih dari 150 orang. Seusai tragedi, banyak saksi hingga orang yang selamat dari tempat kejadian tersebut. Di mana para saksi tersebut merupakan orang-orang yang selamat dari kejadian tragis di Itaewon. 

Banyak dari mereka menunjukkan penyebab dari adanya insiden tersebut. Diperkirakan lebih dari 100.000 orang melakukan perjalanan ke Itaewon, sebuah distrik yang terkenal dengan kehidupan malamnya, untuk sekadar merayakan Halloween pada acara “tanpa masker” pertama yang diadakan dalam tiga tahun setelah pembatasan sebelumnya diberlakukan karena adanya pandemi COVID-19.

Seorang YouTuber, Seon Yeo Jung , telah mengambil cuplikan dan foto untuk membuat vlog tentang perayaan Halloween dan membagikan kesaksiannya tentang insiden tersebut melalui akun Instagram pribadinya @seon_y_j.

Ya, belum lama ini usai tragedi Itaewon berlangsung Seon Yeo Jung membagikan pengalaman tak terlupakannya saat berada di lokasi di mana perayaan halloween dirayakan. "Semuanya, ini kecelakaan parah terjadi di Itaewon," ujar Sun Yeo Jung.  

Youtuber yang memiliki jumlah pengikut 600.000 orang lebih di kanalnya ini pun mengungkapkan jika dirinya hampir saja meninggal dunia. Seon Yeo Jung pada saat itu tengah berada di jalanan Itaewon untuk membuat vlog tentang perayaan Halloween. 

Namun ia mengalami kejadian mengerikan karena banyaknya para provokator yang mengompori aksi saling dorong di tempat tersebut.

"Di belakang saya, orang-orang meneriakkan hal-hal seperti 'Dorong! Kami lebih kuat! Kita bisa memenangkan ini, haha!' dan mulai mendorong. Beberapa dari kami mencoba membuat orang banyak mengikuti lalu lintas kanan lagi, tetapi tidak ada gunanya. Sejujurnya aku didorong dan didorong melawan keinginanku." katanya melansir dari koreaboo.com.

"Kemudian, tiba-tiba, kekacauan terjadi dan semua orang mulai saling dorong dengan agresif—seperti tarik tambang. Tidak butuh waktu lama sebelum saya mulai merasakan kekuatan orang-orang yang mendorong. Penglihatanku mulai memudar. Teman saya, yang ada di sana bersama saya, lebih kuat dari saya. Jadi mereka berpegangan pada saya dan membantu saya menahan kekuatan. Seandainya saya tidak bersama teman saya, saya akan benar-benar jatuh." tambahnya. 

Dari unggahannya tersebut, Seon Yeo Jung mengungkapkan jika dirinya hampir saja menjadi salah satu korban meninggal di sana jika tidak mendapat bantuan dari temannya. Sontak saja pernyataan YouTuber Seo Yeo Jung rupanya sama dengan curhatan salah seorang warganet yang viral di Twitter. Di mana warganet tersebut mengungkapkan hal yang sama seperti Seon Yeo Jung.  

Sejumlah pengunjung berdesakan di Pesta Perayaan Halloween yang berujung maut. (viva)

Salah seorang warganet itu juga memberikan detail spesifik dari orang yang menjadi provokator aksi saling dorong-mendorong itu.

"Orang gila di belakangku, berumur sekitar 20 tahun, dan teman-temannya berkata, 'Wah sialan, dorong saja, ayo dorong!!' dan mengajak temannya untuk mendorong orang di depan sehingga kami semakin terhimpit," ungkap salah seorang warganet pada akun Twitter pribadinya.  

"Kepada pria dengan umur sekitar 20 tahun, si sialan dengan rambut yang di perm (keriting) dan memakai bando kelinci. Bila aku menemukanmu, aku akan benar-benar membunuhmu," tambahnya.

Unggahan yang dibagikan oleh Seon Yeo Jung menunjukkan saat lonjakan kerumunan dimulai. Dalam rekaman itu, kerumunan awalnya terlihat bergerak di kedua arah dan tetap di sisi kanan ke arah mereka berjalan, menguatkan ingatan Seon Yeo Jung tentang kerumunan yang berusaha menjaga ketertiban sebelum insiden terjadi.

Beberapa saat kemudian, dorongan dari atas gang dengan cepat menggerakkan kerumunan beberapa kaki menuruni bukit saat campuran teriakan dan tawa dapat terdengar dalam kebingungan awal. Kerumunan diam sejenak sebelum didorong ke depan lagi dari atas gang. Orang-orang bisa terdengar berteriak, “ kembali, kembali! ” dalam upaya untuk memperingatkan orang banyak yang memasuki gang. 

Garis polisi terpasang di jalan masuk ke sebuah gang di distrik Itaewon di Seoul, Minggu 30 Oktober 2022. (kantor berita Yonhap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang-orang mulai memahami gawatnya situasi karena banyak yang berusaha keluar dari kerumunan, dan beberapa mulai memegang benda-benda yang tidak bergerak agar tidak didorong. Sejak saat itu, gelombang terus menurun, dianggap telah menyebabkan tragedi yang mengerikan. 

Seperti yang kita tahu, akibat dari tragedi tersebut menyebabkan 154 orang meninggal dunia (terakhir diberitakan pada 30 Oktober pukul 23:00 KST). Presiden Korea Selatan sudah mengumumkan masa berkabung nasional hingga 5 November mendatang. (viva/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT