GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digelar 6 Hari, Prambanan Jazz 2023 Akan Hadirkan 9 Musisi Mancanegara Termasuk KPop

Prambanan Jazz Festival akan kembali digelar tahun 2023 mendatang. Festival musik jazz terbesar di Indonesia itu akan menjadi yang ke 9 kali digelar sejak 2015.
Rabu, 21 Desember 2022 - 21:43 WIB
Suasana temu media Prambanan Jazz Festival, Rabu (21/12/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Pentas musik bertajuk Prambanan Jazz Festival (PJF) akan kembali digelar pada tahun 2023 mendatang. Festival musik jazz terbesar di Indonesia itu akan menjadi yang ke sembilan kali digelar sejak tahun 2015 lalu.

Founder Prambanan Jazz Festival Anas Alimi mengatakan akan membuat event yang berbeda pada gelaran yang ke sembilan tahun depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk pertama kalinya di Indonesia sebuah festival musik berlangsung selama enam hari, dan ini baru pertama digelar juga," kata Anas saat temu media di Prambanan Jazz Cafe, Rabu (21/12/2022).

Anas menjelaskan enam hari tersebut bukan secara berturut-turut dalam satu pekan. Akan tetapi diambil tiga hari setiap akhir pekan selama dua pekan.

Adapun pelaksanaannya adalah tanggal 7-9 Juli dan 14-16 Juli 2022. Dipilihnya tanggal tersebut menurut Anas karena memasuki musim libur sekolah dan kuliah.

"Kita ingin memberikan pilihan kepada penonton untuk sekalian eksplore di Jogja. Jadi kita ingin menciptakan sebuah ekosistem yang namanya music tourism, jadi orang nonton festival musik tidak melulu nonton festival," terangnya.

Sementara itu, pemilihan enam hari tersebut dimaksudkan agar masyarakat bisa memilih sesuai dengan hari yang diinginkan. Apalagi selama enam hari tersebut, setiap harinya Anas menjanjikan akan menampilkan artis dari luar negeri.

"Kali ini akan ada 9 artis luar negeri artinya adalah 9 tahun Prambanan Jazz kita memberikan yang terbaik menjadi 9 artis luar negeri yang sudah confirm, tapi hari ini baru kita announce 7 atau 8," ungkapnya.

Mereka adalah Gipsy King dari Prancis, grup kuartet wanita asal Inggris, bond, kemudian Scott Bradlee Postmodern Jukebox, lalu band asal Amerika Lucky Chops. Ada juga penyanyi wanita Ruth B, serta musisi KPop asal Korea Selatan yang lagunya tengah viral di TikTok, Gemini.

"Ini di luar dugaan, kita dapat karena kita ditawari dan ini lagi hits di Indonesia dan ini baru pertama kalinya Prambanan Jazz menghadirkan artis Korea," ucap Anas.

Selain artis manca negara, PJF 2023 juga akan menampilkan puluhan musisi tanah air. Seperti Dewa 19, Maliq D'Essentials, Kahitna, Nadin Amizah, Andien, Java Jive, hingga Barry Likumahua.

Sementara untuk tiket, Anas menyebut PJF 2023 hanya akan menjual 5.000 tiket per hari. Jumlah ini sangat terbatas dibanding tahun 2019 di mana per hari ada 25.000 penonton.

"Ini tiketnya super limited supaya orang nyaman dan tiket juga akan kita jual bertahap," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiket PJF 2023 sudah mulai dijual untuk Early Bird seharga Rp 500 ribu. Sementara untuk Presale, Regular, dan Jazzmine dijual mulai Rp 750 ribu hingga Rp 1.900.000. (Apo/Buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT