News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasihat dan Hukum Bekerja di Bank Konvensional Menurut Buya Yahya

Nasihat Buya Yahya adalah perlu adanya perencanaan matang untuk hijrah secara perlahan karena masih ada tanggung jawab setelah keluar dari bank konvensional.
Rabu, 7 Juni 2023 - 17:23 WIB
Nasihat dan Hukum Bekerja di Bank Konvensional Menurut Buya Yahya
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Bank merupakan salah satu aspek ekonomi dan kebutuhan dasar bagi setiap orang untuk bertransaksi secara konvensional.

Dalam hukum syariat Islam, menurut pendapat beberapa ulama, transaksi menggunakan bank konvensional salah satunya simpan pinjam, mengandung unsur riba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun tidak dapat dipungkiri, bank konvensional juga mempermudah transaksi jual beli dan simpan pinjam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam urusan bisnis atau lainnya.

Simak penjelasan Buya Yahya tentang nasihat dan hukum bekerja di bank konvensional sesuai syariat Islam berikut ini.

Dilansir Rabu (07/06/23) dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Hukum Bekerja di Bank Indonesia - Buya Yahya Menjawab," yang diunggah pada 13 Desember 2020.

Nasihat dan Hukum Bekerja di Bank Konvensional Menurut Buya Yahya. Source: istockphoto

Buya Yahya dalam salah satu kajiannya, memberikan saran dan nasihat bagi para pegawai khususnya yang bekerja di bank konvensional. 

Menurutnya, umat Islam dilarang berhubungan dengan segala hal yang berkaitan dengan dosa riba salah satunya berasal dari bank. 

Tentunya hal ini kerap membuat pegawai bank konvensional khawatir dengan pekerjaan mereka, jika dilihat dari aspek agama Islam.

Buya Yahya kemudian memberikan nasihat untuk para pegawai bank konvensional yang dikemudian hari ingin berhijrah. 

Penjelasan Buya Yahya terkait hal ini berangkat dari kegelisahan  salah seorang jamaahnya merupakan pekerja bank konvensional.

Buya Yahya menerangkan jika dalam bank konvensional terdapat transaksi yang mengandung unsur riba. 

"Memang dalam bank konvensional itu memang ada transaksi yang tidak sesuai dengan syariat Nabi Muhammad SAW," ujar Buya Yahya. 

"Ketahuilah, yang lalu berlalu, Allah Maha Kasih, karena anda belum tahu," ungkap Buya Yahya kepada para pegawai bank konvensional yang ingin berhijrah. 

Tak hanya itu, Buya Yahya juga menyarankan kepada mereka untuk segera hijrah. "Niatlah untuk segera hijrah," nasihat Buya Yahya. 

Namun dalam hal ini, hijrah yang dimaksud Buya Yahya bukan dilakukan secara tiba-tiba, melainkan perlu dengan persiapan yang matang. 

"Hijrah tuh bukan harus anda tinggalkan esok hari, anda harus punya perencanaan," tegas Buya Yahya. 

Buya Yahya juga berpesan untuk selalu yakin bahwa Allah yang menjamin rezeki hamba-NYa. Sehingga dalam hal ini seseorang yang memutuskan untuk hijrah, tidak perlu risau soal penghasilan setelah keluar dari bank konvensional.

"Dan yakin bahwa rezeki tidak akan lari ke mana, sudah dijatah oleh Allah," ujar Buya Yahya. 

Selain itu, Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa tak selalu harus segera keluar dari pekerjaan. Semua itu tergantung kesiapan diri seseorang, apalagi jika ternyata memiliki tanggung jawab nafkah untuk istri dan anak. 

"Apakah minggu depan, tahun depan, atau 2 tahun lagi sesuai dengan kesiapannya," kata Buya Yahya. "Yang penting mantapkan hati aku harus hijrah," lanjut Buya Yahya menerangkan. 

Alangkah lebih baik jika seseorang keluar dari pekerjaan sebagai pegawai bank konvensiona, pelan-pelan dengan perencanaan yang matang hingga bisa menuju di tempat baru yang lebih mulia. 

Buya Yahya juga berpesan, bahwa jangan juga mencaci maki orang-orang yang masih terjebak dalam dosa riba. 

"Tapi ingat kalau suatu ketika anda sudah terbebas, tetap anda tidak boleh mencaci saudara anda yang masih ada di sana," tegas Buya Yahya menyampaikan. 

"Jangan sekali-kali anda yang sudah terbebas dari riba lalu anda mencaci mereka, mereka adalah umat Nabi Muhammad SAW," lanjut Buya Yahya. 

Dalam hal ini, sebaiknya seseorang berfokus pada kesalahan diri sendiri, jangan sampai memusuhi orang lain hanya karena masih berurusan dengan pekerjaan riba. 

Point pentingnya adalah, perlu adanya perencanaan matang untuk hijrah secara perlahan karena masih ada tanggung jawab yang harus dipenuhi sebelum tiba-tiba anda keluar dari bank konvensional. 

Buya Yahya juga menegaskan bahwa tidak boleh karena hanya ingin hijrah lantas mogok kerja di bank konvensional.

"Yakin, Allah Maha Kaya, kekayaan bukan dari sebuah perusahaan tapi dari Allah SWT," tegas Buya Yahya menyampaikan.

Waallu’alam Bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT