GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Mbah Moen Tentang Berbangsa dan Bernegara: Keadilan Wujud Hablum Minannas

Satu ulama nusantara yang terkenal adalah KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Hingga kini, Mbah Moen  terus dikenang dengan kisahnya, termasuk pesan-pesan beliau.
Senin, 10 Juli 2023 - 16:58 WIB
KH. Maimoen Zubair
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Satu ulama nusantara yang hingga kini masih dikenang adalah KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa dengan Mbah Moen.

KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen tutup usia di Tanah Suci Makkah Almukarromah pada 6 Agustus 2019 di usia 90 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen  dimakamkan di pemakaman Ma’la, Mekkah, Arab Saudi.

Sebelum wafat, kala itu, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen, yang lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928, tengah melaksanakan ibadah haji.'

tvonenews

Hingga kini, sosok KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen  terus dikenang dengan kisah-kisahnya, termasuk pesan-pesan beliau.

Berikut beberapa pesan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen mengenai hidup berbangsa, yang dikutip oleh tvOnenews dari buku Pesan Cinta Mbah Moen pada Senin (10/7/2023).

Bangsa Indonesia Tak Pernah Lupakan Tuhan

Salah satu pesan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen  tentang hidup berbangsa adalah bahwa bangsa Indonesia tak pernah melupakan Tuhan.

“Bangsa indonesia membentuk negara yang tidak melupakan Tuhan (hablum minallah hubungan dengan Allah) seraya mengakui keragaman realitas sosial (hablum minannas, hubungan dengan manusia),” ujar Mbah Moen.


KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen (Ist)

“Mempraktikkan prinsip hablum minallah tidak dapat  dilepaskan dari praktik hablum minannas bahkan menjadi ketentuan yang tak terpisahkan,” sambung Mbah Moen. 

Manusia Dipenuhi Perubahan

Pesan lain KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen dalam berbangsa adalah bahwa umat manusia selalu mengalami perubahan.

“Umat manusia selalu dipenuhi dinamika perubahan. Kehidupan selalu  menuju arah yang lebih maju dan berperadaban,” ujar Mbah Moen.

“Ini ditunjukkan pada saat Perang Dunia Kedua tragedi kemanusiaan global indonesia yang patut disyukuri,” lanjut Mbah Moen.


Ilustrasi Timbangan Keadilan (Freepik/sergiign)

Keadilan Adalah Wujud Hablu Minannas

Menurut KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen , keadilan adalah sebuah bentuk dari hubungan manusia dengan manusia atau yang dalam Islam disebut dengan Hablu Minannas.

“Salah satu bentuk implementasi hablum minannas (hubungan dengan manusia) adalah mewujudkan keadilan,” pesan Mbah Moen.

Maka keadilan sangatlah penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga harus selalu dijaga agar selalu merata dirasakan oleh seluruh bangsa.

Menurut KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, ada lima unsur penting dalam kehidupan yang menjadi pertimbangan dalam semua hukum syariat.

“Keadilan berhubungan dengan maqashid syariah (tujuan-tujuan syariah) atau lima unsur penting dalam kehidupan yang menjadi pertimbangan dalam semua (perumusan) hukum syariat,” kata Mbah Moen.

Lima unsur itu kata Mbah Moen yaitu pertama keselamatan jiwa.

“Dua penghargaan terhadap akal pikiran, tiga penghargaan terhadap kehendak manusia untuk diakui dan bersosialisasi,” katanya.

Sementara yang keempat adalah kebutuhan materiil dan kelima meneruskan keturunan.


Ilustrasi Bhineka Tunggal Ika (ant)

Pesan Mbah Moen Tentang Bhineka Tunggal Ika

“Kita semua seluruh umat  manusia adalah saudara. Sama-sama keturunan Nuh AS,” kata Mbah Moen.

“Maka, yang terpenting adalah bagaimana agar bangsa Indonesia bisa memberi teladan kepada dunia tentang kehidupan Berbhineka Tunggal Ika,” sambung pesan Mbah Moen.

Mbah Moen kemudian mengatakan lebih lanjut mengenai makna dari Bhineka Tunggal Ika.

“Ya Allah, kebhinekaan dan keberagaman yang Engkau titahkan pada kami benar sesuai irodahMu (keinginanMu),li ta’arofu, untuk saling mengenal,” tandas Mbah Moen.

Karena kata Mbah Moen, meski berbeda dan agama berlainan, manusia tetap bisa disatukan.

“Menjunjung harkat bangsa adalah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan keislaman,” kata Mbah Moen.


KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen (kolase tvOnenews)

Profil KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen

KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen adalah seorang ulama sepuh yang tinggi keilmuannya. 

Sosok KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen adalah Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang dan menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan.

Tak hanya itu, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen merupakan murid dari Syaikh Said al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Kedalaman ilmu dari orang tuanya, menjadi basis pendidikan agama KH Maimun Zubair atau Mbah Moen sangat kuat.

Kemudian, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen meneruskan mengaji di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim.

Selain itu, selama di Lirboyo, ia juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.

Pada umur 21 tahun, KH Maimun Zubair atau mbah Moen melanjutkan belajar ke Mekkah Mukarromah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Mekah, Kiai Maimun Zubair mengaji kepada Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syekh al-Imam Hasan al-Masysyath, Sayyid Amin al-Quthbi, Syekh Yasin Isa al-Fadani, Syekh Abdul Qodir al-Mandaly dan beberapa ulama lainnya.

Setelah berakhirnya masa tugas, ia mulai berkonsentrasi mengurus pondok pesantren yang dipimpinnya itu.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT