GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kesempatan, Umi Pipik Tanya Langsung ke Habib Umar bin Hafiz tentang Hukum Musik dalam Islam, boleh atau Tidak? Ternyata Jawabannya...

Habib Umar bin Hafidz menjelaskan bahwa hukum musik dalam Islam yaitu ada sebagian ulama yang mengharamkan, dan ada pula yang membolehkan. Tergantung daripada alat, syair dan suara yang terkandung didalamnya
Kamis, 24 Agustus 2023 - 04:18 WIB
Ada Kesempatan, Umi Pipik Tanya Langsung ke Habib Umar bin Hafiz tentang Hukum Musik dalam Islam, boleh atau Tidak? Ternyata Jawabannya...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dalam kesempatan menyampaikan dakwah Habib Umar bin Hafidz mendapat pertanyaan dari Umi Pipik soal hukum musik.

Umi Pipik merupakan istri dari alm. Ustaz Jefri Al Buchori yang kini juga dikenal sebagai seorang pendakwah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara Up Close & Personal besama Habib Umar bin Hafidz, Umi Pipik bertanya soal hukum musik dalam Islam.

Habib Umar bin Hafidz menjawab pertanyaan tentang musik yang diterjemahkan oleh Habib Jindan

Menurut Habib Umar bin Hafidz tentang musik, pemusik adalah orang-orang yang bekerja, bergelut di dalam apa yang menjadi citarasa batin seseorang.

Habib Umar bin Hafidz menjelaskan hukum musik dalam Islam yang diterjemahkan oleh Habib Jindan. Source YouTube Al Wafa Tarim

Sehingga dia memiliki perasaan yang halus, untuk mendalami apa yang nyaman didalam hati manusia dengan syair dan suara-suara tertentu. 

Maka hendaknya pun dia memiliki kepekaan akan dzikir-dzikir tertentu yang membuat hati seseorang menjadi lebih nyaman.

Sebab, bermain dengan perasaan, maka dia harus tahu apa yang membuat orang paling nyaman. Bukan hanya musik saja, dzikir, dan doa, dan ibadah pun termasuk didalamnya. 

"Kemudian diantara musik-musik itu ada juga yang memang diharamkan dalam syariat Islam seperti mizmar, maka itu hukumnya haram," terang Habib Umar bin Hafidz, dilansir dari YouTube Al Wafa Tarim, Rabu (23/08/23).

Ada juga yang menggunakan alat-alat yang dihalalkan, dibolehkan dalam sunnahnya Nabi, ada, maka itu hukumnya halal.

Ada juga yang tidak disebutkan dalam sunnah, kebolehan atau ketidakbolehannya, maka itulah tempat perbedaan para Ulama, yang masing-masing dengan pendapatnya. 

Kemudian juga lantunan syair yang diucapkan. Syair tersebut itu membangkitkan perasaan. Apabila yang dia bangkitkan adalah hal-hal yang buruk sehingga bangkit keinginan yang lebih buruk.

Ataupun berisi ucapan-ucapan buruk, mengajak kepada keburukan, maka itu diharamkan dan tidak baik.

Tetapi kalau musik isinya mengajak kepada kebaikan, membangkitkan hal-hal yang baik pada diri seseorang, maka itu menjadi hal-hal yang baik, boleh.

"Jadi tergantung musiknya, dan juga tergantung syairnya, dan juga tergantung keseimbangan dengan dzikir, mungkin begitu ya?," tanya Irfan Hakim menegaskan kepada Habib Jindan.

"Dan tergantung dari apa yang digunakan begitu. Dan mengakibatkan apa di dalam nafsu seseorang," terang Habib Umar bin Hafidz.

Sebab nafsu seseorang itu mudah terpengaruh, baik pengaruh positif atau negatif. Habib Umar bin Hafidz menjelaskan bahwa ada beberapa musik yang isinya penuh hikmah.

Mengajak orang untuk berbakti kepada orang tua, kepada ibunya, kepada ayahnya. 

Umi Pipik dan Habib Umar bin Hafidz soal hukum musik dalam Islam. Source: kolase tim tvOnenews

Mengajak orang untuk ketaatan, untuk berderma, untuk peduli kepada sesama. Ini adalah bagian daripada kebaikan, dan bagian daripada dakwah juga, ini adalah hal yang baik.

Ketika Sayyidina Hasan bin Tsabit, sahabat Rasulullah SAW, seorang penyair, seorang seniman, penyair, dia banyak membuat syair. 

Banyak menggubah syair yang isinya memuji Rasulullah SAW, dan membela Nabi Muhammad SAW dari cacian orang-orang kafir.

Maka Rasulullah SAW menyemangati dan mendukung apa yang dilakukan Hasan bin Tsabit dengan ucapan, 

'Sesungguhnya Jibril dan Mikail, senantiasa bersama engkau didalam syairmu manakala syairmu itu isinuya membela Nabi Muhammad SAW," ungkap Habib Umar bin Hafidz.

Habib Umar bin Hafidz juga menceritakan bahwa dulu ada seorang penyair, seniman dari orang Arab terdahulu sebelum zaman Nabi Muhammad SAW. 

Namanya Umayyah bin Suid yang mana dia banyak mengucapkan syair-syair penuh kebaikan dan hikmah.

Pernah satu kali Nabi bertanya pada salah seorang sahabat yang banyak hafal syair. 

'Apakah kamu hafal daripada syair-syairnya Umayyah bin Suid?. Ya saya hafal. Kemudian Nabi berkata, tambahkan lagi, ada lagi gak? Terus sampai hampir seratus syair yang dibacakan didepan Nabi Muhammad SAW.'

Habib Umar bin Hafidz juga menjelaskan bahwa sebagaimana nafsu manusia, dia mudah terpengaruh dengan suara yang indah, dengan syair yang bagus.

 Bangkitlah perasaan seseorang tersebut, yang bisa terpengaruh perasaannya. Begitu pula perasaan dan jiwa seseorang itu terpengaruh manakala dihadapkan dengan niat yang baik. 

Dengan rahmat dan kasih sayang, kepedulian dari seseorang maka itu juga memiliki pengaruh besar bagi lawan bicara orang tersebut.

Habib Umar bin Hafidz juga mengisahkan bahwa pernah satu kali Sayyidina Abu Bakar masuk kerumah putrinya, Siti Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW. 

Bersama Siti Aisyah ada teman mainnya, anak-anak, gadis kecil. Mereka melantunkan nyanyian, syair-syair yang baik dan disitu ada Rasulullah SAW. 

Nabi sedang menutup wajahnya, Sayyidina Abu Bakar saat masuk kerumah, memarahi putrinya, Siti Aisyah. Kenapa ada suara setan dan lantunan setan di rumah Nabi Muhammad SAW, dengan maksud menegur Siti Aisyah.

Kemudian Nabi Muhammad SAW menoleh ke Sayyidina Abu Bakar dan berkata, 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

'Biarkan ya Abu Bakar. Sesungguhnya ini adalah hari Ied, hari lebaran. Maka biarkan mereka melantunkan daripada lantunan dan syair-syair yang tidak mengandung keburukan didalamnya.'

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT