Mengenal dan Mencontoh Karakteristik Orang Yaman dari Hadits, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Sombong Kalau Baru Beli Unta
- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
Jakarta, tvOnenews.com - Yaman langsung membela Palestina dengan meluncurkan rudal ke Israel.
Bukan sembarang, Yaman disebutkan beberapa kali dalam beberapa hadits.
Salah satu hadits bahkan menyebutkan bahwa Iman dari Yaman.
Apakah maksud dari hadits yang menyebutkan Iman dari Yaman tersebut?
Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah kajiannya menjelaskan pesan mendalam dari hadits iman dari Yaman tersebut.
“Hidup tuh yang tawadhu jangan sombong,” ujar Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official yang dikutip tvOnenews.com pada Selasa (7/11/2023).
“Mentang-mentang baru punya unta langsung sombong. Biasanya yang sombong sombong itu kata nabi yang angkuh tuh yang baru punya unta,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Sebagai informasi, unta itu ada yang harganya bisa puluhan miliar rupiah.
“Kalau kita konversi kendaraan kekinian nah ya baru punya Ferrari Lamborghini, Land Cruiser misalnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Disarankan jika sudah diberi harta untuk tidak berubah gaya.
Hal ini karena kata Nabi agar jika harta meningkat, sifat tidak berubah.
“Maksudnya harta itu kalau meningkat cenderung bawaannya ingin merubah gaya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Maka jangan sampai peningkatan status sosial itu menjadikan sifat-sifat mulia kita tertutup, itu maksudnya,” lanjut Ustaz Adi Hidayat.
Maka kata Ustaz Adi Hidayat, hadits itu sebagai pesan kepada kita bersikap yang tawadhu.
“Bersikap yang rendah hati, belajar tingkat keilmuan yang tinggi seperti ahli Anshar,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
“Semangat, pintar-pintar, bijak, ya rendah hati,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Siapakah Orang Yaman?
![]()
Mengenal dan Mencontoh Karakteristik Orang Yaman dari Hadits, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Sombong Kalau Baru Beli Unta (pixabay/franzbird)
Ketika Nabi SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, beliau disambut oleh suku Anshar,.
Ternyata suku Anshar merupakan keturunan Yaman.
“Mereka mulanya dari Yaman. Penduduk besar etnis terbesar suku terbesar di Madinah pada masa itu sampai dengan kini,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Bahkan orang Yaman sudah ada jauh sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Mereka 600 tahun sebelum kelahiran nabi itu sudah eksis, sudah maju, jadi sudah menjadi bagian dari penduduk yang memang sudah mengakar di sana. Itu asalnya dari Yaman,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Sifat-sifat Orang Yaman
![]()
Mengenal dan Mencontoh Karakteristik Orang Yaman dari Hadits, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Sombong Kalau Baru Beli Unta (pixabay/ewy2008)
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa orang Ashar memiliki sifat yang lembut.
“Jadi ketika Nabi datang itu ada yang menyambut ada yang diberikan kemudian kelembutan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Bahkan dipersilahkan mendapatkan apapun.
“Juga rela memberikan apa yang sedang dibutuhkan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Hal itu kata Ustaz Adi Hidayat diabadikan dalam Al-Qur’an.
“Itu tadi dilestarikan di Qur’an surah ke-59 Al Hasyr ayat 9-10,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Karakteristik lain tentang orang Yaman adalah bisa berbagi bahkan memberikan apa yang dibutuhkan untuk saudara mereka yang datang.
“Ini yang saya katakan jadi hadits ini nabi menu sifat yang pertama keistimewaan kemuliaan orang-orang Anshar yang umumnya mereka asal keturunannya dari mana dari Yaman,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Karakteristik Orang Yaman
![]()
Mengenal dan Mencontoh Karakteristik Orang Yaman dari Hadits, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Sombong Kalau Baru Beli Unta (pixabay/wzc008)
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa karakteristik orang Yaman dalam hadits itu adalah lembut dan baik hati.
“Mereka itu karakteristiknya itu lembut perangainya dan halus rasanya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Jad ada kelembutan dan sifat halus serta hal-hal yang menyertainya.
“Keimanan yang bisa jadi contoh, itu adalah keimanan yang dipraktekkan orang Yaman ini,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Orang Yaman juga disebutkan bijak.
“Hikmah sifat bijak hikmah ada dua bisa berarti puncak pengetahuan itu ada di Quran surah ke-2 al-baqarah ayat 269,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian bisa berarti sikap bijak dalam berdakwah.
“Menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Misal, bagaimana bicara pada anak kecil atau orang dewasa.
“Bagaimana bersikap, ada yang sedang marah, dengan yang sedang canda,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Itu hikmah, itu ada di Qur’an surah ke-16 An Nahl 116 ayat 12,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan tidak semua orang Yaman itu disifati oleh hadits ini.
“Kecuali bila mereka karakteristiknya sama atau mendekati orang-orang Anshar in,” tandas Ustaz Adi Hidayat secara tegas.
Maka Ustaz Adi Hidayat mengingatkan untuk tidak menafsirkan misalnya semua orang yaman seperti ini.
“Tidak, hanya disini bukan spesifik memberlakukan untuk orang yaman secara khusus. Tidak ya,” kata Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.
“Tapi yang dimaksud adalah orang-orang Anshar yang menjadi contoh dalam berkehidupan dan mereka asal keturunannya dari mana dari Yaman,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Maka Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar jangan jadikan hadits ini sebagai acuan untuk menilai orang-orang yaman kekinian.
“Kecuali bila sikap dan sifat mereka sesuai dengan besar itu maka masuk dalam kategori hadits ini,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Itulah penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat mengenai hadits tentang iman dari Yaman.
Semoga artikel ini bermanfaat.
Disarankan agar bertanya langsung kepada ulama, pendakwah dan ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Wallahua’lam
Load more