News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedang di Pesawat dan Mau Salat, Sebaiknya Wudhu atau Tayamum Saja? Buya Yahya Ternyata Jawab Begini, Sebaiknya yang Dilakukan...

Buya Yahya menjelaskan bahwa wudhu atau tayamum di pesawat tergantung dari madzhab siapa yang dipakai. Jika menggunakan madzhab Syafi'i maka boleh shalat tanpa
Selasa, 28 November 2023 - 13:20 WIB
Sedang di Pesawat dan Mau Salat, Sebaiknya Wudhu atau Tayamum Saja? Buya Yahya Ternyata Jawab Begini, Sebaiknya yang Dilakukan...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Saat bepergian menggunakan pesawat dan memasuki waktu shalat dan sulit mengambil air wudhu, terkadang seorang muslim dihadapkan dengan kondisi tayamum.

Hal ini karena menurut sebagian muslim, tidak memungkinkan untuk mengambil air wudhu di atas pesawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana sebaiknya seorang muslim yang sedang berada di pesawat, apakah sebaiknya wudhu atau tayamum?.

"Banyak sekali orang-orang yang ketika di pesawat itu langsung mengambil tayamum. Padahal di kamar mandi pesawat itu sebenarnya bisa berwudhu, tapi kadang tidak semua orang ngerti caraya. Nah bagi mereka yang sudah terlanjur pakai tayamum itu Buya, itu seperti apa, apakah harus kembali mengulang di rumah apa gimana Buya?," tanya host.

Dilansir dari YouTube resminya, Selasa (28/11/23) berikut adalah penjelasan Buya Yahya berdasarkan pertanyaan terkait wudhu atau tayamum di pesawat.

Buya Yahya menjelaskan bahwa di dalam madzhab Imam Syafi'i bertayamum itu harus dengan debu, maka jika tidak ada debu tidak termasuk tayamum.

"Jika tidak ada air, maka langsung shalat saja. Tanpa tayamum. Langsung shalat saja bisa," terang Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa hal ini termasuk dalam shalatnya orang yang tidak menemukan air dan debu untuk bersuci, akan tetapi ini wajib di qadha.

"Ini sebabnya shalat tanpa bersuci, dalam madzhab Syafi'i," terang Buya Yahya. 

Sementara dalam madzhab lain seperti Abu Hanifah atau Imam Malik adalah disaat tidak ada air, maka dia bisa bertayamum di atas semua yang terhampar.

Menurut penjelasan Buya Yahya, kalau dalam madzhab Abu Hanifah apapun yang terhampar bisa untuk tayamum. 

Sedangkan kalau dalam madzhab Imam Malik adalah sesuatu yang terhampar yang bersambung ke bumi.

"Jadi pesawat gak sah untuk madzhab Malik. Tapi menurut madzhab Hanafi itu sah," ujar Buya Yahya.

Menurutnya, jika kita menggunakan madzhab Syafi'i maka tidak usah tayamum jika tidak ada air,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ternyata jika ada air di toilet pesawat, atau juga Anda bisa gunakan segelas air yang dibawa. 

Masuk Waktu Shalat Bolehkan Wudhu di Pesawat atau Tayamum?

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT