News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Hewan Ini Lucu dan Menggemaskan Tapi Kata Buya Yahya Kalau Bisa Jangan Dipelihara di Rumah, Sebaiknya…

Sebagai pecinta binatang pasti pernah memeliharanya di rumah. Namun ternyata terdapat hewan yang justru tidak dibolehkan untuk dipelihara dalam rumah. Apa itu?
Selasa, 9 Januari 2024 - 05:09 WIB
Buya Yahya jelaskan hewan yang tidak boleh dipelihara di rumah
Sumber :
  • Instagram @buyayahya_albahjah

tvOnenews.com - Sebagai pecinta binatang pasti pernah memeliharanya di rumah. Berbagai macam hewan yang dapat dipelihara, seperti kucing, burung, ikan, dan masih banyak lagi.

Namun ternyata terdapat hewan yang justru tidak dibolehkan untuk dipelihara dalam rumah. Mengapa demikian?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski hewan ini lucu dan menggemaskan, namun dalam Islam tidak dianjurkan untuk dipelihara apalagi di dalam rumah. 

Apakah hewan ini berbahaya sehingga tidak dianjurkan untuk dipelihara dalam rumah?

Seorang pendakwah, Buya Yahya mengatakan dalam Islam hewan ini ternyata tidak dianjurkan untuk memeliharanya di dalam rumah. 

Menurut Buya Yahya dalam video di kanal YouTube Al Bahjah TV, Sebagai umat Islam patut untuk memerhatikan hukum dari segala tindakan sehari-hari, termasuk soal memelihara hewan.

Jangan sampai hewan tersebut ingin dijadikan sebagai hewan peliharaan tetapi justru menimbulkan keburukan.


Buya Yahya. (Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV)

Salah satu hewan peliharaan yang kerap dimiliki oleh pecinta hewan yaitu, hamster

Banyak orang yang memilih Hamster untuk dipelihara karena hewan ini sangat lucu dan menggemaskan. 

Lantas apa hukumnya memelihara hamster menurut Islam?

"Hamster itu kita pernah dengar termasuk jenis tikus," ungkap Buya Yahya dalam video di YouTube Al-Bahjah TV.

"Berarti kita masuk bab pembahasan tentang memelihara tikus," lanjutnya.

Buya Yahya mengatakan bahwa Rasul pernah menjelaskan setidaknya terdapat lima jenis hewan yang diperbolehkan untuk dibunuh dalam Islam.

"Rasul mengatakan, ada lima jenis binatang (hewan) yang enggak apa-apa kalau mau dibunuh," jelas Buya Yahya.

"Yang pertama adalah burung gagak, yang kedua adalah kalajengking, kemudian elang yang memakan binatang, kemudian tikus, kemudian anjing yang membahayakan," lanjutnya.

Lantaran boleh untuk dibunuh, maka hukumnya menjadi wajib dibunuh bila membahayakan.

"Nabi mengatakan tidak dilarang, artinya boleh, sesuatu menjadi wajib membunuh jika sudah pasti membahayakan," kata Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Binatang-binatang tadi kalau pasti membahayakan harus dibunuh dong," lanjutnya.

Dari sini Buya Yahya berpesan, jika memang berbahaya dan harus dibunuh maka semestinya tidak dipelihara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Bandingkan Suporter Timnas Indonesia dan Italia, hingga Eks Klub Bang Jay Promosi ke Serie A

Jay Idzes Bandingkan Suporter Timnas Indonesia dan Italia, hingga Eks Klub Bang Jay Promosi ke Serie A

Kepada media Jepang, Jay Idzes bandingkan militasi suporter Timnas Indonesia dan Italia. Di sisi lain, eks klub yang pernah dibela Bang Jay promosi ke Serie A.
Gelar FGD Infrastruktur Jakbar Komitmen Dorong Konektivitas dan Ketahanan Ekonomi Wilayah

Gelar FGD Infrastruktur Jakbar Komitmen Dorong Konektivitas dan Ketahanan Ekonomi Wilayah

Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar FGD bertema, Transformasi Infrastruktur dalam menunjang Akselerasi Perekonomian, di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, pada Kamis (7/5/2025).
Manajer Persija Keberatan Duel Lawan Persib Disebut El Clasico, Singgung Nilai Sportivitas hingga Drama: Tidak Istimewa

Manajer Persija Keberatan Duel Lawan Persib Disebut El Clasico, Singgung Nilai Sportivitas hingga Drama: Tidak Istimewa

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko menyampaikan keberatan pertandingan melawan Persib Bandung disebut istilah El Clasico karena jauh dari sportivitas.
Serap Aspirasi Siswa Mepa Boarding School, Kaesang Akan Sampaikan ke Pemerintah Pusat

Serap Aspirasi Siswa Mepa Boarding School, Kaesang Akan Sampaikan ke Pemerintah Pusat

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep mengunjungi sekolah Mepa Boarding School di Nabire, Papua Tengah, Kamis 7 Mei 2026. Kunjungan dilakukan untuk menyerap aspirasi para siswa SMP dan SMA di sekolah tersebut. 
Sherly Tjoanda Protes Porsi Makanan di Sekolah Rakyat Cuma Sedikit, Gubernur Malut: Tidak Cukup, Mereka Makan Banyak

Sherly Tjoanda Protes Porsi Makanan di Sekolah Rakyat Cuma Sedikit, Gubernur Malut: Tidak Cukup, Mereka Makan Banyak

Dalam sesi dialog bersama para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano, Sherly Tjoanda bertanya kepada para siswa mengenai makanan yang disediakan oleh sekolah.
3,9 Juta Anak Indonesia Tak Sekolah, DPR Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan di Indonesia

3,9 Juta Anak Indonesia Tak Sekolah, DPR Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan di Indonesia

Angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia masih tinggi. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 1 April 2026 mencatat sebanyak 3.966.858 anak usia sekolah belum mengakses pendidikan.

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho berpotensi bergabung dengan eks klub Jay Idzes yang baru promosi ke Serie A, Venezia FC.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

Welber Jardim mengonfirmasi bahwa dirinya dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, untuk Piala AFF U-19 2026. Sang pemain serbabisa akan mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai pekan depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT