GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Sentuh Istri Apakah Membatalkan Wudhu? Ternyata Buya Yahya Tegaskan Itu Termasuk...

Jika suami istri bersentuhan, apakah membatalkan wudhu? Buya Yahya jelaskan tentang hukum bersentuhan suami istri jika sudah punya wudhu, batal atau tidak?
Minggu, 21 Januari 2024 - 06:45 WIB
Buya Yahya, apakah suami istri bersentuhan membatalkan wudhu?
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Apakah bersentuhan antara suami dan istri bisa membuat wudhu batal?

Walau sudah menjadi pasangan halal, suami istri tetap harus memerhatikan batal tidaknya wudhu jika bersentuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dikarenakan wudhu sangat penting dalam melaksanakan ibadah lainnya, misalnya shalat yang tidak akan sah jika wudhunya batal.

Lantas apakah suami dan istri bersentuhan bisa membuat batal wudhu?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, berikut penjelasan tentang apakah wudhu batal jika suami istri bersentuhan.

Menurut Buya Yahya, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait masalah wudhu dan sentuhan suami istri.

Karena ada perbedaan pendapat ulama, maka Buya Yahya menganjurkan untuk mengikuti apa yang menjadi madzhab yang diikuti mayoritas masyarakat Indonesia.

Agar jangan sembarangan mengikuti madzhab tanpa alasan yang dibenarkan.

Lalu bagaimana hukum wudhu jika suami istri bersentuhan?

Pertama, Buya Yahya jelaskan menurut madzhab mayoritas masyarakat Indonesia, yaitu madzhab Imam Syafi'i.

"Versi pertama adalah menurut madzhab Imam Syafi'i bahwa bersentuhan perempuan, sengaja atau tidak sengaja, adalah membatalkan wudhu," jelas Buya Yahya.

Sementara itu, menurut Imam Maliki, tidak batal wudhu selagi sentuhan suami istri itu tidak mengandung syahwat di dalamnya.

"Adapun madzhab Imam Maliki, tidak selagi tidak ada syahwat, termasuk Hanafi," kata Buya Yahya.

Begitu pula dalam madzhab Hanafi, namun bedanya wudhu tidak batal selagi belum sampai tahap percumbuan.

"Madzhab Hanafi ekstrim, biarpun syahwat enggak batal, asalkan tidak sampai terjadi suatu percumbuan yang luar biasa baru batal," ujar Buya Yahya.

Selanjutnya, Buya Yahya juga menyebut bahwa bisa saja menggunakan madzhab selain Imam Syafi'i dalam kondisi tertentu sehingga sentuhan suami dan istri tidak langsung membatalkan wudhu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian dijelaskan lagi kalau orang itu dalam kasus tertentu, mungkin anda bolehlah ikut madhzab Maliki," ujar Buya Yahya.

"Misalnya dalam keadaan anda lagi dalam keadaan enggak enak badan, sering demam lagi punya wudhu istrimu colak-colek, aduh masa saya nyentuh air lagi," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.
Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Jelang gabung Hillstate pada akhir Juni mendatang, agen Korea Chris Kim menjabarkan fasilitas apa yang nantinya akan didapat Megawati Hangestri selama di Korea.
Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya buka suara soal maraknya dugaan teror pocong yang muncul di wilayah hukumnya. Insiden ini diduga merupakan sebuah modus kejahatan. Polda Metro
Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Keberhasilan lelang aset negara tidak hanya diukur dari besarnya angka transaksi, tetapi juga dari tingkat transparansi pelaksanaannya. Sistem lelang terbuka dinilai mampu mencegah

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT