GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rasulullah SAW Sampai Mengaminkan 3 Orang Seperti ini Celaka di Bulan Ramadhan, Kenapa? Ternyata kata Buya Yahya itu karena...

Buya Yahya menjelaskan bahwa ada 3 golongan orang yang celaka di bulan Ramadhan. Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW usai bertemu dengan malaikat Jibril yang berdoa
Rabu, 20 Maret 2024 - 17:56 WIB
Rasulullah SAW Sampai Mengaminkan 3 Orang Seperti ini Celaka di Bulan Ramadhan, Kenapa Ternyata kata Buya Yahya itu karena...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Buya Yahya dalam salah satu kajiannya menjelaskan tentang orang yang celaka di bulan Ramadhan, dan bahkan Rasulullah SAW sampai mengaminkan 3 orang tersebut.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan, namun ada orang yang justru celaka di saat bulan Ramadhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh maghfirah, ampunan begitu besarnya dibuka oleh Allah.

Lantas apa yang menyebabkan 3 orang ini celaka di bulan Ramadhan? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Melansir dari YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (20/3/2024) berikut adalah penjelasan Buya Yahya tentang 3 golongan orang yang celaka di bulan Ramadhan.

Rasulullah SAW berkata, 'Datang malaikat Jibril lalu aku aminkan apa yang dikatakannya'. 

Hal ini merupakan penjelasan dari 3 golongan orang celaka di bulan Ramadhan berdasarkan kisah Rasulullah SAW.

Golongan pertama adalah, orang yang memasuki bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya, maka celakalah dia, masuk neraka.

"Bulan Ramadhan, adalah bulan Allah membagikan ampunan. Namun orang itu tidak mengambilnya, maka celakalah, masuk neraka. Gambarannya begitu," ujar Buya Yahya.

Ilustrasi orang yang celaka di bulan Ramadhan. Source: istockphoto

Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, bulan kerinduan, akan tetapi kenapa orang tersebut tidak mau meningkatkan ibadahnya kepada Allah.

'Katakan wahai Muhammad, Amin'.

Golongan kedua, seorang anak yang menemukan orang tuanya lalu dia tidak berusaha berbakti pada keduanya. Maka saat dia mati, dia masuk neraka, celakalah dia.

Maknanya ada pintu surga di dalam rumahmu, namun engkau tinggalkan yakni ibu dan ayahmu. Buya Yahya menjelaskan bahwa, kedua orang tua disia-siakan dan tidak ada keinginan untuk berbakti.

Bahkan mungkin kerjaannya hanya merepotkan kedua orang tuanya saja. 

"Merepotkan orang tua tuh bisa macem-macem. Tidak perduli dengan urusan orang tua. Masya Allah," papar Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menyiksa orang tua, durhaka halus. Memberatkan orang tua dengan permintaan-permintaannya. Sehingga orang tua menyambut permintaan anak dengan kasih, namun seorang anak meminta dengan tanpa perasaan. Tidak seimbang," sambungnya.

Seharusnya, jika orang tua memandang anak dengan kasih, maka sang anak meminta juga harus dengan kasih agar kita selamat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.

Trending

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT