Jadi Mualaf Lebih Suka di Indonesia Dibandingkan Belanda, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Sebut Lebih Menyenangkan dan Nyaman karena ....
- dok.instagram
Jakarta, tvOnenews.com-- Siapa yang tak mengenal pemain timnas Indonesia satu ini, Ragnar Oratmangoen?.
Â
Salah satu anggota Skuad Garuda Muda, Ragnar Oratmangoen berstatus mualaf karena sebelumnya, ia non-muslim karena lahir di tengah keluarga Nasrani.
Â
Ragnar Oratmangoen ini mengungkapkan betapa dia menyukai dan cinta dengan Indonesia karena suatu hal.
Â
Bahkan Ragnar Oratmangoen membandingkan, negara asalnya Belanda dengan Indonesia yang ternyata tak disangka jawabannya.
Â
Â
Â
Â
Â
Pemain darah Belanda ini, Ragnar Oratmangoen atau akrab disapa Wak Haji merasa lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena tingkat toleransinya tinggi.
Â
Â
Dalam podcastnya, bersama Komika Mamat di YouTube Soccer77, Ragnar Oratmangoen mengaku di sini bebas punya pilihan tanpa terbebani oleh frame orang lain.
Â
"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat dikutip, Jumat (28/6/2024)
Â
"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen
Â
Â
"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengjudge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu
Â
Â
Melihat masyarakat Indonesia yang begitu toleransi dengan lingkungan sekitar, dinilai lebih baik dibandingkan Belanda.
Â
Ragnar Oratmangoen menjelaskan kalau di Indonesia bisa bebas seperti sering mendengar suara Adzan.
Â
"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," ucap Ragnar lagi
Â
Â
Â
"Di sini (Indonesia) sangat baik, lebih baik dan juga menyenangkan. Bahkan di sini juga, kita tidak akan dihakimi dengan apa yang kita percaya," terangnya
Â
Â
Sekadar informasi, Ragnar Oratmangoen memutuskan masuk Islam (mualaf) disampaikan tidak mudah.
Â
Namun rasa itu muncul disaat, Ragnar Oratmangoen diajak teman-temannya di waktu kecil sering mengajakmya ke Masjid.
Â
Di sana lah pemain timnas indonesia itu memulai, eksplorasi pikirnya dan mengenal agama islam dengan baik.
Â
"Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelas Ragnar Selasa (19/3) di Senayan, Jakarta.
Â
Lalu, akhirnya, Ragnar Oratmangoen pun mengakui siap putuskan mualaf pada usia 15 tahun.
Â
Â
Tentunya, bukan tanpa alasan anak asuh Shin Tae-yong ini, memutuskan agama islam jadi pilihan agamanya.
Â
"Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan dalam keluarga kristen," ungkapnya
Â
"Tapi setelah saya tumbuh dewasa saya memutuskan untuk memeluk Islam pada usia 15 tahun," jelas Skuad Garuda itu.
Â
Â
Semoga Ragnar Oratmangoen bersama Skuad Garuda Indonesia lainnya, bisa lolos dari Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.(Klw)
Load more