Memang Boleh Wanita dan Pria Bersalaman Meski Sudah Saling Kenal? Ustaz Adi Hidayat Bilang Begini, Ternyata Hadisnya…
- YouTube
Sebaliknya, jangan sampai rela mengorbankan syiar Islam demi melakukan hal-hal yang menyalahi ketentuan.
"Jangan sampai menggugurkan syiar kita hanya untuk merespon sesuatu yang menyalahi ketentuan padahal itu salah," ungkapnya.
Sebagai penutup, Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bahwa perihal kebiasaan bisa perlahan dijelaskan secara baik kepada lawan bicara.
Hal ini bertujuan agar saling memahami aturan-aturan yang sebaiknya tidak dilakukan.
“Jadi kadang-kadang kita mesti memahami bahwa orang lain paham tentang kita, apalagi aturan Allah,” ujarnya.
“Allah dengan kuasanya bisa melembutkan hati orang lain untuk bisa menyesuaikan dengan keadaan kita. Walaupun awal kurang sedikit menyenangkan, pada akhirnya dia akan menerima,” pungkas UAH.
Ungkapan tersebut selaras dengan sebuah hadits Rasulullah SAW yang pernah mengatakan, beliau tidak berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya.
An-Nasa'i meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda kepada para perempuan Anshar,
"Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan perempuan. Sesungguhnya ucapanku kepada seratus wanita sebagaimana ucapanku kepada satu orang wanita,” (HR Nasa'i)
Imam Nawawi juga menjelaskan, hadits di atas tidak ada pengkhususan untuk menggolongkan wanita.
Sehingga larangan bersentuhan dengan perempuan bukan mahram berlaku ke semua wanita; baik perempuan lansia, atau anak kecil yang sudah baligh, meskipun tidak ada syahwat di antara keduanya.
(adk)
Load more