GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Mama Ghufron Ngaku Bisa Bicara dengan Semut, Habib Hasan bin Ismail Al Muhdor Sebut Hanya Nabi dan Wali yang Bisa

Jadi sorotan publik, dan warganet di sosial media (sosmed), seperti dari X dan Tiktok yang memperlihatkan Mama Ghufron berbahasa semut. Berikut pandangan Islam.
Jumat, 5 Juli 2024 - 15:59 WIB
Heboh Mamah Ghufron Ngaku Bisa Bicara dengan Semut, Habib Hasan bin Ismail Al Muhdor Sebut Hanya Nabi dan Wali yang Bisa
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube/sosmed

Jakarta, tvOnenews.com-- Nama Mama Ghufron kembali menjadi sorotan publik lantaran, mengaku bisa berbicara semut.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Hal ini pun jadi sorotan publik, dan warganet di sosial media (sosmed), seperti dari Twitter atau X dan Tiktok yang memperlihatkan Mama Ghufron berbahasa semut.

 

 


Seperti video Mama Ghufron diunggah akun TikTok @fanatismemematikanlogika perlihatkan cuplikan ceramah gunakan bahasa semut.

 

 

Video tersebut menampilkan Mama Ghufron, menyebut bahwa dirinya mampu berkomunikasi bahasa semut, berikut ucapannya:

 

 

"Makanya ditanya semut, ini bahasa semut. Bismillahirrahmanirrahim ashkoli inakalli yama kali inaka Ghufron artihi inaya inaka kaliya kali fima Allah. Apakah saya didoakan nggak Ghufron, ya jelas lah!" kata Mama Ghufron dikutip Jumat (5/7/2024)

 

 

 

Melihat ini, tentu mengundang pro dan kontra di tengah publik, dan jadi heboh di Sosmed.

 

 


Lantas, bagaimana pandangan islam soal bahasa semut yang disampaikan Mama Ghufron?. Ini penejelasan dari Habib Hasan bin Ismail Al Muhdor dikutip dari Youtube Ahbaabul Musthofa Channel.

 

 

 

 

Dalam penjelasannya, kata Habib Hasan bahasa semut tidak dimiliki sembarangan orang.

 

 

 

Hal ini, sebagaimana dalam Al-Quran hanya pada Nabi Sulaiman, yang kita ketahui bisa berbicara dengan para hewan atau binatang, seperti semut.

 

 


Sehingga bahasa semut yang dilakukan Mama Ghufron layak diragukan atau dipertanyakan.

 

 

 

"Apakah hewan punya bahasa sendiri? iya kita setuju. Lalu apakah ada manusia yang bisa mengerti bahasa hewan atau binatang ya ada hanya nabi sulaiman," kata Habib Hasan dikutip, Jumat (5/7/2024)

 

 

 

"Dari bicara dengan burung hud hud dan bisa bicara dengan semut itu ada di Al-Quran juga yang katakan," sambungnya

 

 

 

 

Sehubungan dengan ini, Habib Hasan mengingatkan adapun manusia yang bisa memiliki mukzizat seperti para nabi, memungkinkan pada Wali.

 

 

 

Wali yang memiliki kemampuan mungkin sama, disebut karomah.

 

 


"Adapun yang bisa turunkan itu, mungkin para wali karomah dan para ulama yang dengan mukzizat yang sama. Maka itu juga bisa untuk para wali, kalau untuk nabi itu mukzizat tapi kalau wali atau ulama itu disebut karomah," terang Habib Hasan

 

 

 

"Hanya satu yang tidak bisa didapatkan mukzizatnya untuk para wali atau ulama yaitu mukzizat nabi Isa yang lahir tanpa bapak. Tidak bisa wali lahir tanpa bapak, ada juga ulama yang mengatakan bisa jadi itu khilaf ulama," sambung Habib menjelaskan

 

 


Dengan demikian, jika dikaitkan dengan kasus Mama Ghufron yang mengaku secara pribadi bisa bahasa semut dan menunjukkan secara langsung perlu dipertimbangkan.

 

 

 


Sebab kata Habib Hasan, Wali karomah memiliki kemampuan seperti nabi, tidak melakukan hal itu atau menunjukkan secara langsung.

 

 


Para wali akan menjaga kelebihannya, dan dikeluarkan bila momen penting atau dibutuhkan.

 

 

 

"Mukzizat diberi untuk nabi untuk menentang sebagai bentuk melawan para lawan yang tak percaya allah swt. Kalau wali, engga, wali diberi karomah bukan untuk menentang, tidak diharuskan untuk dipercayai," tutur Habib Hasan

 

 


"Lain dengan nabi harus yakinkan manusia percaya untuk mengikuti, kalau wali nggak memaksakan," terangnya

 

 

 

"Sehingga kelebihannya itu tidak ditunjukkan seperti nabi, tapi karomahnya itu disembunyikan bahkan tidak dia lalukan walau dia bisa. Atau saat terpaksa," pesan Habib Hasan. (klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

IBSW apresiasi respons cepat pemerintah dalam pemulihan pascabencana Sumatera, soroti pembangunan hunian, infrastruktur, dan layanan publik.
PBSI Buka Suara soal Alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

PBSI Buka Suara soal Alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

Kabid Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, memberikan komentar soal racikan baru ganda campuran untuk China Masters Super 100 mendatang.
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT