News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar dari Kisah Pegi Setiawan Difitnah Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ingat Pesan Ustaz Abdul Somad Allah Mengangkat Derajat Seseorang ke Tempat ...

Pegi Setiawan mengaku tak bersalah dan ini fitnah karena nggak pernah melakukan pembunuhan vina. Akhirnya, PN Bandung memutuskan penetapan tersangka tidak sah..
Sabtu, 20 Juli 2024 - 07:19 WIB
Belajar dari Kisah Pegi Setiawan Difitnah Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ingat Pesan Ustaz Abdul Somad Allah Mengangkat Derajat Seseorang ke Tempat ...
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube

Jakarta, tvOnenews.com-- Siapa tak mengenal Pegi Setiawan, pria yang kala itu dijadikan tersangka pada kasus pembunuhan vina Cirebon.

Namanya populer dan Pegi Setiawan yang diketahui bekerja sebagai kuli bangunan pun terkejut, tiba-tiba difitnah sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Kilas balik pada 26 Mei 2024 pada konferensi pers yang digelar Polda Jabar, Polisi rilis Pegi Setiawan alias Perong sebagai otak utama, tersangka dan 2 DPO lainnya dianulir.


Bahkan rasa percaya dirinya pun keluar ketika pertama kali muncul di depan media.

Pegi Setiawan mengaku tidak bersalah dan ini fitnah karena nggak pernah melakukan pembunuhan tersebut.

 

"Saya tidak pernah melakukan pembunuhan itu, ini fitnah," kata Pegi Setiawan kepada wartawan kala itu.


"Saya rela mati, saya rela mati, tidak pernah (lakukan pembunuhan)," jelasnya.


Pada akhirnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung memutuskan penetapan tersangka Pegi Setiawan tidak sah. Kini ia telah dibebaskan dari status tersangka itu.

Hal ini disampaikan Hakim tunggal Eman Sulaeman dalam sidang putusan praperadilan yang dilaksanakan hari ini, Senin (8/7) kemarin.

 

"Mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya," ucap Eman.


Atas kejadian Pegi Setiawan merasa difitnah, lalu dijadikan tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon. Mengingatkan pada sebuah ceramah Ustaz Abdul Somad kalau Allah SWT akan mengangkat derajat seseorang ke tempat paling mulia dengan cobaan.

 

Cobaan tersebut, bisa jadi yang tidak pernah dibayangkan. Berkaca dari kasus Pegi Setiawan yang mungkin ia merasakan tiba-tiba didakwa, jadi tersangka pada sesuatu hal tak pernah dilakukan.

"Jangan bersedih ketika kau didustakan. Jangan bersedih ketika kau dibunuh karaktermu," kata Ustaz Abdul Somad dikutip dari YouTube my_insipiration, Sabtu (20/7/2024).


"Jangan berduka cita, ketika tidak ada manusia yang menerimamu. Karena sesungguhnya itu hanyalah, cara Allah langsung menguatkan hatimu karena dia ingin mengangkat derajatmu," sambungnya


Atas Pegi Setiawan yang berstatus tersangka kala itu, namanya langsung trending di media sosial (Medsos) dan pemberitaan seakan-akan dialah pelakunya karena dengan status dimilikinya.

"Menempatkan di tempat yang terpuji, memperlihatkanmu sesuatu yang tidak pernah Dia perlihatkan kepada manusia yang lain," sambung Ustaz Abdul Somad


"Dia buat hatimu hancur berkeping-keping. Agar tidak ada lagi tempat makhluk dalam hatimu yang ada hanya Allah semata, pada saat itu mentalmu sudah kuat layaklah engkau berada di tempat yang terpuji, kalau ada orang menyakitimu jangan berduka," pesan  Ustaz Abdul Somad


Di sisi lain, dalam ceramah di YouTube Al-Bahjah Tv, Buya Yahya menjelaskan bahayanya fitnah dalam Islam.


Disampaikan Buya Yahya fitnah dalam Al-Qur'an juga bisa dipahami sebagai menyekutukan Allah SWT.


Dengan fitnah, dinilai mampu melahirkan kerusakan dan peperangan. Dikala zaman Nabi Muhammad SAW.

 

"Dalam alquran, fitnah sama dengan menyekutukan allah swt. Mula-mula kan kita diharamkan untuk melakukan peperangan di mekkah tapi karena kekafiran itu merusak. Dilakukanlah, peperangan di situ untuk melawan orang kafir, saat itu dikritik nabi muhammad SAW, bagaimana bisa melakukan peperangan di bulan suci dan tempat seperti ini?," ungkap Buya menceritakan.

 

Kabar baiknya, sekarang Pegi Setiawan sudah bebas dari Tahanan Penjara dan statusnya sebagai tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon.


Berdasarkan informasinya, saat ini Kejati Jawa Barat beri tahu mengenai berkas penyidikan atas kasus yang menjerat Pegi. Pihak Kejati menyatakan berkas tersebut telah dihentikan prosesnya semenjak Pegi menang praperadilan.

 

"Kekafiran itu lebih keji, daripada  perang di tempat ini, sebab kamu kafir, bisa buat kerusakan, jangan berlindung dengan bulan suci atau di tanah Haram, Makkah. Sebab kamu juga melakukan kekafiran, dan di sini (islam) kafir itu sama juga fitnah,"  tutur Buya Yahya


Kendatinya, Buya sebut fitnah dalam islam juga termasuk golongan perilaku dosa. Menurut Buya bisa berdampak luas, seperti penjelasan di atas.

"Kemudian juga jangan sampai pahami fitnah hanya fitnah semata, itu hanya arti bahasa kita. Tapi kalau bahasa arab atau dalam islam itu luas, bahkan juga disebutkan dosa," pesannya

Saat ini kondisi Pegi Setiawan pun terlihat happy dan mulai muncul di berbagai media untuk wawancara. Semoga kedepannya lebih baik lagi. (Klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media-media Belanda berbondong-bondong menanggapi kabar resmi Dean James bisa bermain lagi. Sang pemain Timnas Indonesia diizinkan untuk kembali membela Go Ahead Eagles.
Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Menurut Dadan, pemanfaatan motor listrik lokal tidak hanya diarahkan untuk menunjang kelancaran program layanan gizi
Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik lewat gagasan terbarunya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Soal apa itu?
Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Menteri Koordinator, Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga rasio utang pada level 40 persen, sementara defisit APBN 3 persen
Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Memanasnya konflik global antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mulai berdampak langsung ke penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Wamentan Sudaryono mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menghadapi peluang besar di sektor pupuk global seiring terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT