GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Boleh dan Sah Salatnya jika Wudhu Masih Ada Makeup yang Menempel di Wajah? Buya Yahya Tegas Bilang Begini…

Buya Yahya menjelaskan perihal sah atau tidak wudhu dan salat seorang wanita yang masih menggunakan makeup. Buya Yahya tegas bilang sebaiknya dihapus karena...
Senin, 22 Juli 2024 - 13:45 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Sudah menjadi hal lumrah bagi wanita memakai makeup setiap hari agar tampil percaya diri.

Bahkan tak jarang ada pekerjaan yang mengharuskan pekerja wanitanya memakai makeup untuk menunjang penampilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi wanita muslim, saat memakai makeup dan sudah datang waktu salat, pastinya harus segera wudhu.

Lalu apakah wudhu tetap sah bila masih ada makeup yang menempel di wajah?

Pada suatu kesempatan, Buya Yahya menjelaskan sah atau tidak wudhu dan salat saat masih menggunakan makeup.

Mulanya, ada jemaah yang bertanya kepada Buya Yahya soal perusahaan yang mewajibkan makeup, dan bagaimana agar wudhu tetap sah.

“Kerja di suatu perusahaan di mana yang perusahaan itu mewajibkan bermakeup tebal. Jadi setiap kali ingin salat dia itu selalu was-was, ketika wudhu mungkin nggak sempurna karena makeup menempel, kalau dihapus takut tidak keburu waktunya,” ujar seorang jemaah wanita.

Buya Yahya lantas memberikan beberapa solusi bila merasa khawatir saat wudhu dan salat tidak sah karena makeup.

“Solusi praktis dan pertama adalah jangan bekerja di tempat seperti itu. Anda bekerja karena tabarruj, berdandan yang berlebihan itu sendiri kan juga dipermasalahkan,” kata Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, seorang wanita boleh berdandan sepuasnya untuk menyenangkan suami.

Namun, bila tidak diperlukan sebaiknya berdandan dengan batasan karena dikhawatirkan akan mengundang zina.

“Memang wanita harus tampak cantik, kalau memang ada hal-hal yang mengganggu urusan ibadah, berpikirlah untuk cari pekerjaan yang sekiranya di situ terhormat,” terang Buya Yahya.

Meski begitu, Buya Yahya memberikan opsi atau saran lain bila seseorang masih belum dapat keluar dari pekerjaannya dan mendapat pekerjaan yang lebih baik.

“Opsi selanjutnya adalah harus yakin bahwasanya salat itu penting, harus rela menghapus bedak demi keabsahan salat. Sebab bedak memiliki bentuk dan ada warnanya,” tutur Buya Yahya.

“Kalau sebelum dibersihkan kita basuh, maka air yang kita basuhkan akan bercampur dengan bedak maka itu tidak sah. Airnya menjadi air yang suci namun tidak mensucikannya,” sambungnya.

Selain itu, Buya Yahya juga menyebut wudhu masih menggunakan makeup akan menghalangi air ke kulit sehingga membuat wudhu tidak sah. Jika wudhu tidak sah, maka salat juga tidak diterima.

“Kita harus menghindarkan diri dari hal-hal yang menghalangi, kalau bedaknya bedak tempelan semacam dempul pasti nggak sah karena air bercampur warna dengan bedak,” ungkap Buya Yahya.

Oleh karena itu, jika seseorang masih ingin tetap bekerja di tempat yang sama, maka ia harus rela berkorban untuk menghapus makeupnya sebelum wudhu dan salat.

“Kalau memang harus bekerja di situ, belum ada tempat yang lain, salat harus bersihkan dari itu semuanya karena kita mencari Ridha Allah. Nggak sah kalau tidak dibersihkan,” jelasnya.

Buya Yahya lantas menyebut agama Islam sebenarnya mudah. Pada dasarnya, wanita tidak diwajibkan untuk bekerja karena itu adalah tugas suami.

Namun, bila seorang wanita ingin bekerja, tetap harus sesuai aturan dan menjaga kehormatannya.

“Sebagai seorang perempuan itu seharusnya nggak harus begitu, cukup cantik di rumahmu, nggak usah capek-capek bekerja itu tugas suami,” kata Buya Yahya.

“Cuman kita ingin menyempurnakan bolehlah menjadi wanita yang ikut berkarir, tetap ada aturan dan tata kramanya yaitu menjaga kehormatan, pekerjaan yang halal, terakhir menjadi tidak sombong,” jelasnya.

Seorang yang ingin tetap bekerja harus menomorsatukan ibadah. Jangan sampai hubungan kepada Allah SWT berantakan karena akan berdampak pada kehidupan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangan sampai berantakan urusannya kepada Allah, kalau sudah berantakan kepada Allah nanti lihat kebahagiaan nggak dikirim oleh Allah,” ujar Buya Yahya.

“Duit semakin banyak, rumah gede tapi kenapa gersang saja. Ribut sama suami akhirnya rumah menjadi maksiat,” pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.
Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

IBSW menilai langkah pemerintah membangun sistem ekspor digital sebagai upaya memperkuat pengawasan perdagangan nasional dan menekan potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor ekspor.
Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Akademi Angkatan Laut (AAL) meluluskan 240 taruna dan taruni dalam Wisuda Perwira Remaja Angkatan ke-71 Program Pendidikan Sarjana Terapan Politeknik Angkatan Laut
Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dalam jabatan di salah satu bank milik Pemda Jawa Timur cabang Nganjuk
Sorot Ancaman Serius Ekonomi Nasional, Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Alasannya

Sorot Ancaman Serius Ekonomi Nasional, Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Alasannya

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan turut menyorot perekonomian Tanah Air yang sedang dalam kondisi terancam.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT