News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Shalat Tahajud Dilakukan Berjamaah? Ternyata Ustaz Adi Hidayat Bilang dalam Islam Hukumnya…

Selain dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, banyak keutamaan yang dapat diraih bila rutin melaksanakan shalat tahajud. Bolehkan dilakukan secara berjamaah?
Senin, 26 Agustus 2024 - 22:43 WIB
Ustaz Adi Hidayat jelaskan hukum shalat tahajud dilakukan berjamaah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Selain dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, banyak keutamaan yang dapat diraih bila rutin melaksanakan shalat tahajud

Pada sepertiga malam, menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan shalat tahajud. Sebab, waktu tersebut menjadi saat paling mustajab untuk memohon doa kepada Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka, shalat tahajud sangat dianjurkan untuk dilakukan terutama bagi umat muslim yang sedang memiliki harapan serta doa yang ingin segera dikabulkan.

Namun, umumnya shalat tahajud dikerjakan sendiri atau tidak berjamaah. Lantas, bolehkah shalat tahajud dilaksanakan berjamaah? 

Pada satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan tentang hukum shalat tahajud bila dilakukan secara berjamaah.

Seperti apa penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini. 

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan tidak ada dalil khusus yang menegaskan bahwa shalat tahajud dapat dilakukan berjamaah maupun tidak. 

Berkaitan dengan hukum shalat tahajud, para ulama melihat apa yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. 

"Dalil shalat tahajud berjamaah, boleh atau tidak? Tidak ada dalil yang sangat tegas yang mengatakan bahwa tahajud itu boleh berjamaah atau tidak berjamaah," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube Adi Hidayat Official. 

"Para ulama hanya melihat bagaimana perilaku Nabi dan contoh Nabi dalam menunaikan ibadah ini," lanjutnya. 

Menurut beberapa riwayat, disebutkan Rasulullah SAW melakukan shalat tahajud secara tidak berjamaah atau sendiri. 

Dalam beberapa riwayat disebutkan Rasulullah SAW juga pernah melaksanakan shalat tahajud berjamaah. 

Salah satunya tertulis dalam Hadits riwayat Abu Daud nomor 1367.

Disebutkan pada hadits tersebut bahwa Nabi SAW pernah melakukan shalat tahajud berjamaah dengan Ibnu Abbas. 

Rasulullah SAW membimbing Ibnu Abbas berwudhu hingga mengajak shalat tahajud. Kemudian, Ibnu Abbas diminta untuk shalat di samping Rasulullah SAW. 

Akan tetapi, Ibnu Abbas pindah ke belakang karena merasa malu shalat di samping orang yang sangat dicintai Allah SWT. 

"Yang menarik, saat Ibnu Abbas diminta shalat di samping Nabi, sudah takbir, pindah ke belakang. Anak usia 4-5 tahun pindah ke belakang, lalu ketika rakaat pertama selesai, Rasulullah berbalik, ditanya kenapa pindah ke belakang," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Kata Ibnu Abbas, 'Saya malu shalat di samping orang yang sangat dicintai Allah'. Seakan-akan anak kecil ini sangat peka sekali, imam saya sedang mendekat kepada Tuhan yang sangat dicintainya, saya nggak mau ganggu, jadi di belakang aja," terusnya.

Dari kisah tersebut, dapat disimpulkan bahwa shalat tahajud boleh dilakukan secara berjamaah dengan tujuan untuk mengajarkan atau membimbing. 

"Jadi intinya, tahajud boleh dilakukan berjamaah kalau tujuannya untuk mengajarkan, membimbing," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bila sudah tahu cara shalat tahajud, maka sebaiknya dilakukan sendiri-sendiri agar bisa lebih khusyuk dalam menyampaikan hajat pribadi. 

"Kalau kita sudah tahu mendekat kepada Allah, maka sunnah terbaiknya lakukan dengan masing-masing (sendiri). Karena tahajud terkait dengan kebutuhan kita," pungkasnya. (gwn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT