News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Minta Maaf, Polda Sumut Tetap Usut Selebgram Ratu Entok atas Dugaan Penistaan Agama Suruh Yesus Potong Rambut

Polda Sumut mengusut terkait kasus dugaan selebgram Ratu Entok telah melakukan penistaan agama akibat menyuruh Yesus potong rambut dari live siaran TikTok.
Senin, 7 Oktober 2024 - 15:39 WIB
Selebgram Ratu Entok
Sumber :
  • Tangkapan layar TikTok/@ratuentokglowskincare

Medan, tvOnenews.com - Selebgram TikTok, Ratu Thalisa bernama akun Ratu Entok mendapat perhatian dari Polda Sumatera Utara (Sumut).

Polda Sumut mengusut terkait kasus dugaan selebgram Ratu Entok telah melakukan penistaan agama akibat menyuruh Yesus potong rambut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Sumut menerima laporan kasus Ratu Entok diduga menistakan agama atas pelapor Daniel Chandra dengan nomor laporan STTLP/B/1375/X/2024/SPKT pada 4 Oktober 2024.

"Selebgram RE dilaporkan atas dugaan penistaan agama dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena telah melukai hati masyarakat beragama Kristen saat membuat konten di medsosnya," ungkap Daniel Chandra dikutip tvOnenews.com, Senin (7/10/2024).

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi membenarkan adanya laporan yang ditujukan kepada Ratu Entok.


Ratu Entok diduga saat melakukan penistaan agama. (Instagram lyana.lukito)

Hadi menjelaskan pihaknya masih memproses dan mendalami kasus yang dilakukan oleh Ratu Entok diduga telah menistakan agama atas pengaduan dari masyarakat.

"Tentu setiap laporan polisi, maupun pengaduan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh polisi sesuai mekanisme dan SOP," kata Hadi kepada wartawan, Senin.

Lanjut, Hadi menuturkan bahwa sejumlah saksi dan tergugat Ratu Entok akan diperiksa yang kini jadwal agendanya sedang diproses pihaknya.

Ia pun berharap agar masyarakat yang mengetahui kasus dugaan penistaan agama tersebut tidak mudah terprovokasi sampai menunggu hasil pihak kepolisian.

"Polisi saat ini mendalami dan menjadwalkan pemeriksaan terlapor, dimohon masyarakat tidak terprovokasi dan mempercayakan segala prosesnya kepada Polisi," jelasnya.

Sementara, Ratu Entok juga sudah memberikan klarifikasi dan minta maaf terkait videonya yang membahas Yesus viral di media sosial.

"Dalam hati yang paling dalam Entok mengucapkan mohon maaf, kalau perkataan atau pun perbuatan Entok salah dan tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi," terang Ratu Entok dalam keterangannya dari video dikutip, Senin.

"Tapi sekali lagi padang saya dengan hati yang jernih, tak mungkin Entok melakukan penistaan agama," sambungnya.

Ratu Entok menjelaskan bahwa video yang viral tidak utuh atau dalam keadaan terpotong, terutama saat disorot akun TikTok bernama Dedy Mauritz.

"Konten saya banyak digoreng, banyak di-crop, banyak diedit. Yang pastinya tukang editnya juga sudah dipegang sama tim saya," kata Entok.

Sebelumnya, Ratu Entok kepergok memerintahkan Yesus agar mencukur rambut saat melakukan siaran langsung dari TikTok @ratuentokglowskincare mendadak viral di media sosial.

tvonenews

Ia melakukan aksi tersebut melalui siaran langsung akun TikTok pribadinya.

Ratu Entok juga memperlihatkan foto bergambar Yesus melalui handphone miliknya.

Sang selebgram pun berharap rambut Yesus dicukur dengan alasan tidak sama seperti dengan perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan menyerupai perempuan, rambut harus dicukur, hmmm biksu kali ah. Kau cukur, heh, kau cukur rambut kau, ya. Jangan sampai kau menyerupai perempuan, kau cukur, dicukur biar jadi kek bapak dia. Dicukur, kalau laki-laki rambutnya harus botak, dicukur cepak, cukur woi," tandas Ratu Entok.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT