Lebih Utama Shalawat atau Istighfar? Kata Ustaz Adi Hidayat Ternyata yang Jadi Prioritas Amalan…
- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan tentang keutamaan dari amalan istighfar dan shalawat.
Dalam Islam, istighfar merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena merupakan pengakuan atas dosa dengan tujuan ingin memperbaiki diri.
Ketika seorang hamba melakukan amalan istighfar artinya ia memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.
Adapun bacaan istighfar yang paling umum adalah “Astaghfirullah” yang berarti "Aku memohon ampun kepada Allah".
Sementara shalawat merupakan amalan yang dilakukan untuk mengirimkan doa dan pujian sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam ajaran Islam, memperbanyak shalawat juga dianjurkan dimana dalam salah satu firmanNya, Allah SWT mengatakan bahwa Dia dan Malaikat juga bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi) Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (QS. Al Ahzab: 56)
Lalu manakah yang lebih utama? Apakah amalan istighfar atau shalawat?
Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dirangkum oleh tim tvOnenews.com dari ceramah beliau yang diunggah di kanal resminya.
“Kalau kita istighfar langsung kepada Allah Ya Allah ampuni dosa saya, bagus langsung hubungan,” jelas UAH.
Namun bacaan istighfar yang diucapkan kata Ustaz Adi Hidayat, itu masih dilihat ketulusannya.
“Tapi Allah masih melihat ketulusan hati kita, karena ada yang istighfarnya cuma di lisan namun tidak sampai ke hatinya,” tandas UAH.
"Misal selesai shalat baca istighfar sambil lihat Hp nya, " sambung UAH.
Sementara kata Ustaz Adi Hidayat kalau amalan shalawat Nabi tidak tergantung dengan ketulusan.
“Tapi kalau Anda bershalawat pada Nabi Muhammad SAW atas dasar cinta Allah kepada Nabi, walaupun Anda belum tulus saat membaca shalawatnya, baru keluar dari lisan saja, itu akan datangkan 10 kebaikan,” jelas UAH.
“Karena kalimat itu keluar menggunakan nama Nabi dan dengan cinta Allah kepada Nabi dapat Anda 10 kebaikan,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Lalu apa dalil yang menegaskan tentang 10 kebaikan bagi yang membaca shalawat?
Berikut hadis yang dijelaskan Ustaz Adi Hidayat tentang 10 kebaikan dari keutamaan shalawat Nabi.
"Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." (Hadis Riwayat Imam Muslim)
Maka berdasar hadis itu, kata Ustaz Adi Hidayat meski tidak khusyuk akan dapat 10 kebaikan.
“Siapa yang shalawat kepadaku, Nabi tidak sebutkan mau shalawatnya khusyuk mau biasa-biasa penting keluar kalimat shalawat maka dibalas oleh Allah 10 kebaikan,” tandas UAH.
Kemudian Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa salah satu dari 10 kebaikan itu adalah rahmat Allah SWT.
“Nah di antara kebaikan yang Allah berikan itu ada rahmat di dalamnya, ditemukan dimana? di Qur’an surah kedua ayat 157,” jelas UAH.
Berikut bacaan dan arti dari Surah Al Baqarah ayat 157.
اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ
Artinya: Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al Baqarah: 157)
Itulah penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat mengenai keutamaan istighfar dan shalawat.
Maka dari itu marilah kita memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Karena selain dimudahkan persoalan, shalawat juga dapat membuat seorang Muslim mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW.
Hal ini sebagaimana hadis berikut ini.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Barangsiapa bershalawat kepadaku pada pagi dan sore sebanyak sepuluh kali, maka ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat." (Hadis Riwayat Thabrani)
Namun meski shalawat lebih utama, jangan sampai amalan istighfar ditinggalkan.
Hal ini karena setiap manusia pastilah tidak akan luput dari dosa.
Maka istighfar sangatlah baik jika juga dilakukan setiap hari.
Istighfar sangat baik dilakukan saat 15 menit subuh.
Hal ini kata Ustaz Adi Hidayat (UAH) karena ada waktu bernama sahar Diana Allah SWT turunkan rahmatnya.
"Saat Allah bagikan karunianya," jelas UAH.
Semoga bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam
Wallahu’alam
(put)
Load more