GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Psikiater Bisa Ungkap Penyebab Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus, Kata Ustaz Adi Hidayat Penyembuhan Mental Terbaik...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) berbagi terapi mental anak berkaca dari kasus remaja MAS (14) tega bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus pernah dibawa ibu ke psikiater.
Minggu, 8 Desember 2024 - 20:19 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan terapi mental anak terbaik berkaca dari kasus MAS bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ari Rahmat Idnal mengungkapkan bahwa psikiater bisa mengungkap masalah Kasus anak bunuh ayah dan nenek berinisial MAS (14) di Lebak Bulus.

Kombes Ade Ari mengatakan bahwa MAS sebagai pelaku dalam kasus anak bunuh ayah (APW) dan nenek (RM) di Lebak Bulus pernah dibawa oleh ibunya ke psikiater.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan psikiater pernah dikunjungi oleh MAS (14) sebanyak empat kali atas ajakan dari sang ibu sebelum kasus pembunuhan terjadi di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024).

Kombes Ade Ari mengabarkan psikiater menjadi saksi pengungkapan masalah kesehatan anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus saat hadir dalam program acara Hotroom Metro TV pada Rabu (4/12/2024).

"Anak itu pada saat diajak ngobrol terakhir dia menyatakan 'saya pernah dibawa mamah ke psikiater empat kali loh'," ungkap Kombes Ade Ari dalam acara Hotroom Metro TV dikutip, Minggu (8/12/2024).

Lokasi kejadian anak MAS (14) bunuh ayah (APW) dan nenek (RM) di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus
Lokasi kejadian anak MAS (14) bunuh ayah (APW) dan nenek (RM) di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus
Sumber :
  • Antara

 

Kemudian, Kapolres Metro Jakarta Selatan itu menuturkan teka-teki penyebab masalah pembunuhan terjadi mengundang sejumlah pertanyaan dari tim penyidik.

Tim penyidik, kata Kombes Ade, memberikan pertanyaan mengapa sang ibu berinisial AP (40) membawa MAS ke psikiater. Bahkan harus mengunjungi sebanyak empat kali.

Meski begitu, MAS memberikan keterangan saat ditanya tim penyidik terkait alasan sang ibu membawa dirinya ke psikiater.

"Enggak tahu itu si mamah," ucap Kombes Ade sambil mengutip kalimat dilontarkan MAS.

Dalam keterangan ini menjadi petunjuk bagi pihak Kepolisian. Ini berkaitan dengan masalah kesehatan dari sang anak setelah menusuk ayah dan neneknya.

Kombes Ade berharap Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) bisa mengungkapkan penyebab utamanya melalui keterangan dari psikiater tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan mencari psikiater itu dengan Apsifor juga sudah janjian," harap dia.

Sebelumnya, peristiwa remaja inisial MAS tega membunuh ayah dan nenek melalui tindakan penusukan dengan pisau sampai kedua korban tewas di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024) dini hari WIB.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Dedi Mulyadi mendapat curhatan dari seorang mahasiswa yang mengaku beasiswa dari wali kota tidak kunjung cair. Tanpa pikir panjang, Dedi Mulyadi jamin kuliahnya
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Jadi Sorotan, Kemensos Janji Kawal Pemulihan Korban sampai Tuntas

Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Jadi Sorotan, Kemensos Janji Kawal Pemulihan Korban sampai Tuntas

Kemensos memastikan pendampingan dan pemulihan korban pelecehan seksual di Ponpes Pati dilakukan hingga tuntas, termasuk pendidikan santri.
Vanja Bukilic Blak-blakan Tantang Megatron Jelang V-League 2026/2027

Vanja Bukilic Blak-blakan Tantang Megatron Jelang V-League 2026/2027

Kepastian kembalinya pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu tensi tinggi. Vanja Bukilic sebagai
Film Dokumenter dan Kebebasan Ekspresi Jadi Sorotan, Publik Diajak Lebih Kritis

Film Dokumenter dan Kebebasan Ekspresi Jadi Sorotan, Publik Diajak Lebih Kritis

Polemik film dokumenter dinilai perlu disikapi objektif. Kebebasan berekspresi disebut harus berjalan bersama tanggung jawab moral dan fakta.
4 Pemain Lokal Tambahan yang Layak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Siapa Saja?

4 Pemain Lokal Tambahan yang Layak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Siapa Saja?

Empat pemain lokal tampil menonjol di Super League dan layak dilirik John Herdman untuk TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Pertumbuhan Ekonomi Malut Tak Dirasakan Warga, Sherly Tjoanda Bongkar Biang Keroknya: Puluhan Tahun

Pertumbuhan Ekonomi Malut Tak Dirasakan Warga, Sherly Tjoanda Bongkar Biang Keroknya: Puluhan Tahun

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti persoalan ekonomi yang dinilai masih menjadi beban besar bagi masyarakat di wilayahnya. Ternyata masalahnya...

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT