GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Benar Waktu Dhuha Jam Terbaik Shalat Sunnah Awwabin? Ternyata Kata Buya Yahya soal antara Maghrib dan Isya...

Buya Yahya menjelaskan secara detail waktu terbaik pelaksanaan shalat sunnah Awwabin dari perbandingan waktu Dhuha dengan antara Maghrib dan sebelum adzan Isya.
Senin, 9 Desember 2024 - 04:54 WIB
Buya Yahya bandingkan jam terbaik shalat sunnah Awwabin dari waktu Dhuha dengan antara Maghrib dan Isya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pendakwah Buya Yahya mengulas tentang jam terbaik mengerjakan shalat sunnah Awwabin digadang-gadang pada waktu Dhuha setelah mendapat pertanyaan dari salah satu jemaahnya.

Dalam suatu kajian, Buya Yahya seperti biasanya memberikan ruang pertanyaan kepada jemaahnya. Kebetulan pembahasannya mengenai waktu terbaik shalat sunnah Awwabin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jemaah itu memberikan pertanyaan kepada Buya Yahya soal momentum terbaik shalat sunnah Awwabin memiliki banyak pilihan, seperti antara setelah Maghrib dan Isya hingga pada waktu Dhuha.

Jika bukan di waktu Dhuha, jemaah Buya Yahya bertanya karena jam terbaik pelaksanaan shalat sunnah Awwabin paling populer dikerjakan antara waktu Maghrib dan Isya.

"Saya mau bertanya Buya, mengenai shalat sunnah awwabin. Nah yang setahu saya itu awabin itu kan dilaksanakannya setelah shalat Maghrib," kata jemaah Buya Yahya saat bertanya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (9/12/2024).

Ilustrasi tahiyat dalam shalat sunnah Awwabin
Ilustrasi tahiyat dalam shalat sunnah Awwabin
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Secara harfiahnya, shalat sunnah Awwabin mengandung makna sebagai amalan ibadah untuk kembali mengingat kepada Allah SWT.

Shalat sunnah Awwabin berfungsi untuk sarana dalam melakukan taubat dan beristighfar kepada Allah SWT.

Artinya, shalat sunnah Awwabin menjadi momentum terbaik bagi orang-orang telah lalai atas perbuatan maksiat yang diperbuat sebelumnya agar segera bertaubat dan tidak mengulanginya lagi.

Adapun jumlah rakaat mengerjakan shalat sunnah ini secara harfiahnya dari berbagai pendapat ada yang menyebutkan minimal 2 rakaat.

Beberapa orang lain berpendapat bahwa jumlah rakaat shalat sunnah Awwabin maksimal dikerjakan sebanyak 20 rakaat. Meski sunnah Nabi Muhammad SAW mengacu pada 6 rakaat.

Anjuran berdoa setelah shalat sunnah Awwabin menjadi waktu mustajab menyampaikan hajat agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Keutamaan besar melaksanakan shalat sunnah Awwabin diibaratkan seperti setara mengerjakan shalat dan ibadah 12 tahun lamanya dan sarana semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Perihal waktu terbaik mengerjakan ibadah sunnah Awwabin sering disebutkan setelah menunaikan Maghrib dan menjelang dikumandangkannya adzan Isya.

Namun, sebagian orang menyebutkan waktu Dhuha sama dengan mengerjakan shalat sunnah Awwabin.

"Tapi setelah saya menyimak dari Buya terus dari ustaz-ustaz yang lain ternyata shalat awabin itu adanya di shalat Dhuha," kata jemaah Buya Yahya lagi.

Buya Yahya menjadi penceramah langsung memberikan jawabannya terkait perbandingan waktu terbaik shalat sunnah Awwabin pada pelaksanaan Dhuha maupun setelah Maghrib dan sebelum Isya.

"Awwabin tadi kalau ibu yang salehah menyimak apa yang kami sampaikan tentu kami singgung sedikit," jawab Buya Yahya.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu lebih dulu menguraikan antara waktu Maghrib dan Isya menjadi sarana pelaksanaan shalat sunnah Awwabin.

"Tadi bahwa sebagian ulama menyebut shalat Awwabin adalah dilakukan setelah shalat Maghrib, ada kami singgung cuma tidak kami bahas dengan detail," tutur dia.

Bahwasanya Buya Yahya menerangkan dari sabda Nabi Muhammad SAW waktu terbaik shalat sunnah ini secara faktualnya bukan antara Maghrib dan Isya.

Mengapa waktu antara Maghrib dan Isya bukan menjadi sarana terbaik shalat sunnah Awwabin?

"Hanya shalat Dhuha disebut langsung oleh Nabi shalatul Awwabin," katanya.

Ia turut mendukung anjuran sunnah Awwabin terbaik jika mengacu pada sunnah Nabi Muhammad SAW bisa sampai 6 rakaat.

Meski begitu, tidak ada keharusan mengerjakan shalat sunnah Awwabin jika selesai mengerjakan shalat Maghrib sembari menunggu pelaksanaan Isyanya.

"Jadi memang ada shalat Awwabin adalah shalat yang dilakukan antara Magrib dengan Isya dimulai dari 2 sampai 6 rakaat selain daripada ba'diah Maghrib, selain daripada qabliyah Isya," jelasnya.

Soal Maghrib dan Isya, pendakwah karismatik ini menjelaskan keutamaan lain sunnah Awwabin dapat memberikan ketetapan rezeki hidup yang telah lama hilang atas pemberian dari Allah SWT.

Menurutnya, orang yang sungguh-sungguh bertaubat bisa rutin mengerjakan shalat sunnah Awwabin.

"Diberi nama Awwabinnya adalah awwab orang kembali maksudnya itu shalatnya orang yang ingin kembali kepada Allah dengan menghidupkan antara Maghrib dengan Isya," terangnya.

Jika telah rutin mengerjakan di setiap malam hari tidak menjadi masalah. Sebab, tak ada aturan keterbatasan waktu pelaksanaannya.

"Makanya awwabin orang kembali kepada Allah yang sudah Anda lakukan lanjutkan awwabin," pesannya.

tvonenews

Meski demikian, ia berpendapat pahala yang diraih akan berbeda jika dilakukan pada malam hari dan pagi hari.

"Karena awwabin Dhuha itu lebih gede pahalanya daripada awwabin Anda tadi," ucap dia.

"Begitu ulama menyebutkan itu juga shalat Awwabin maksudnya shalatnya orang yang rindu untuk kembali kepada Allah sehingga disebut shalatul awwab," sambungnya.

"Awwab itu dia orang kembali, awwab, ayyib awwabin orang-orang yang kembali kepada Allah tidak usah diputus ibu yang salehah lanjutkan kebiasaan itu," tambahnya lagi.

Buya Yahya kembali mengingatkan tidak ada keharaman waktu antara Maghrib dan Isya sebagai sarana Awwabin. Meski lebih afdholnya bertepatan pada Dhuha.

"Jadi Anda mendengar itu para ulama di saat menjelaskan shalat Dhuha disebut awwabin bukan menafikan shalat awwabin itu," tegasnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini hanya menjelaskan bahasanya shalat Dhuha disebut juga shalat awwabin," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT