GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meditasi di Situs Megalitikum Gunung Padang, Perhatikan Ini Dulu

Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat sangat menarik sebagai spot kegiatan meditasi malam, ziarah, dan spiritual dengan syarat ikuti aturannya.
Minggu, 19 Januari 2025 - 17:20 WIB
Potret pemandangan Teras I Situs Megalitikum Gunung Padang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Cianjur, tvOnenews.com - Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat sangat menarik sebagai spot kegiatan meditasi malam. Tempat prasejarah ini cocok bagi yang ingin berwisata malam menemukan kedamaian.

Sebagai peninggalan prasejarah yang konon strukturnya telah dibangun pada 25.000-14.000 tahun lalu, Situs Megalitikum Gunung Padang memantik para wisatawan baik dari lokal hingga mancanegara untuk berkunjung menikmati udara segar dan meditasi malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahwasanya banyak orang hingga peneliti mengemukakan pendapatnya, Situs Megalitikum Gunung Padang dianggap "piramida" tertua yang strukturnya diduga telah dibuat campuran tangan manusia digabung dengan fenomena alam.

Berdasarkan hasil survei tim tvOnenews.com di lokasi, Sabtu (11/1/2025), Situs Megalitikum Gunung Padang berhasil membuat para pengunjung lokal dan orang asing berkunjung ke tempat prasejarah ini.

Sejumlah pengunjung tampak menikmati panorama alam tersaji di lima teras sebagai letak bebatuan andesit bersejarah dan memiliki ceritanya masing-masing. Mereka tampak menelaah ada apa rahasia yang tersembunyi di bagian situs ini.

Batu Singgasana Raja di teras kelima Situs Megalitikum Gunung Padang
Batu Singgasana Raja di teras kelima Situs Megalitikum Gunung Padang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Tak sedikit, ada sejumlah rombongan untuk bermalam bersama-sama, menikmati suasana yang bikin candu rangka menemukan kedamaian sekaligus menciptakan kebersamaannya di atas.

Gunung Padang diyakini sangat tepat menjadi tempat meditasi malam langsung diungkap oleh kuncen atau pemandu senior tempat Situs Megalitikum ini, Nanang.

Nanang menceritakan, situs prasejarah sejak puluhan ribu tahun ini masih dalam kondisi sangat sepi pada 1997. Tidak ada satu pun orang yang menjajaki Gunung Padang. Bahwasanya kondisi dahulu masih terlihat seperti hutan rimba tak bertuan.

"Saya naik dan coba berdiri di atas batu itu rasanya tenang banget, seperti saat di atas sedang komunikasi dengan alam layaknya bangkitkan batin dan naluri. Saya mengkaji gunakan spiritual dalam diri saya," ungkap Nanang kepada tvOnenews.com.

Dari meditasi malam tanpa ada satu pun manusia, Nanang merasa ada berbagai hal yang tidak pernah ditemukan dan tidak terjangkau dengan nalarnya.

Fenomena-fenomena ini tidak bersifat dongeng maupun anekdot belaka. Nanang mengatakan temuan anehnya sangat nyata secara langsung dari pandangannya.

"Dari situ saya mulai percaya, hal-hal gaib menang adanya dan itu nyata yang saya rasakan. Tapi sayangnya kebanyakan orang memandang itu sifat negatif. Kalau saya mengkajinya dengan positif," kata dia.

Hingga kini tidak sedikit orang yang berkunjung termasuk warga lokal telah tadabbur alam. Bagi mereka tempat yang kini sebagai cagar budaya menemukan dirinya setelah mengkaji hingga merenung tanda syukur mendekatkan diri kepada Tuhan. Banyak yang berkeyakinan tempat pemujaan ini dikaitkan unsur religi dan sistem kepercayaan setempat membentuk kebudayaan.

Teras V Situs Megalitikum Gunung Padang
Teras V Situs Megalitikum Gunung Padang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Jam operasional cagar budaya Gunung Padang berada di dua kampung antara Kampung Gunung Padang dan Kampung Cipanggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur ini berlangsung 24 jam. Tidak ada batasan tempat khusus bermeditasi malam di lima terasnya.

Namun, Nanang mengingatkan meditasi di cagar budaya ini tidak sembarangan. Bagi pengunjung pertama kali, harus perlu adanya pendampingan dari para pemandu. Sebab, pihak pengelola sering mendapatkan orang yang ingin ziarah, meditasi, dan kebutuhan spiritual mengalami kejadian aneh.

"Penjaga biasanya nanya nama dulu, darimana asalnya. Kalau yang sudah kenal dan terbiasa tidak masalah, silakan naik-naik aja karena sudah percaya. Tapi bagi yang baru takut melakukan hal sesuatu secara normatifnya dilarang atau budaya, kita tidak ingin kedapatan kejadian tidak diinginkan," terang dia.

"Mereka mendapat bimbingan dulu secara aturannya, bahkan harus diantar oleh guide. Tapi biasanya mereka lakukan itu ada kandungan spiritualnya, istilahnya kulo nuwun," sambungnya.

Secara aturannya, orang yang ingin naik ke atas akan melewati Sumur Cikahuripan. Mata air di sumur berbentuk persegi ini tidak pernah habis.

Nanang mengatakan air dari sumur tersebut mengandung 73 Ph berdasarkan hasil dari pengujian kadar kebersihannya. Artinya, bisa diminum dan dikonsumsi bagi yang ingin menuju teras pertama.

"Seseorang yang ingin meditasi, spiritual, dan ziarah ke atas dari sumur itu harus bersuci. Kemudian tidak boleh alas kaki alias nyeker," jelasnya.

Kemudian, bisa langsung menaiki tangga menuju teras pertama. Sebelum masuk area ini harus menyebutkan nama-nama tokoh baik dari kakek dan leluhur. Penduduk menguak cerita yang katanya teras pertama dihuni oleh Eyang Suasana.

Di teras pertama akan disambut seperti ruangan diskusi. Langkah pertama melakukan doa bersama dan menghadap ke arah timur. Sebab, ruang ini sebagai gerbang untuk mengkaji, menelaah ilmu menuju teras terakhir.

Setelah itu, bisa melihat Batu Gamelan bersuara nyaring dengan lima nada "DaMiNaTiLaDa" dan Batu Kecapi sebagai tempat menyerap ilmu saat melakukan spiritual.

Kemudian lanjut menuju teras kedua yang terdapat tempat bersejarah dengan susunan batu menjulang seperti lereng. Dalam perspektif agama berkaitan dengan tempat untuk bersujud.

Di teras ketiga akan menemukan "Batu Tapak Maung" dan "Batu Tapak Kujang" yang di mana tempat urutan ketiga ini bermakna tersiratkan layaknya pengamalan berbagi.

Pengunjung melanjutkan perjalanan di teras keempat. Nuansa tempat ini tidak banyak batu-batu andesit berumur ribuan tahun. Namun, ada satu jenis Batu Lingga diberi nama "Batu Kanuragan". Berdasarkan mitos bagi yang sukses mengangkatnya akan terwujud segala keinginannya.

Nanang mengungkapkan, batu ini bisa dijadikan tempat spiritual, meski harus mengetahui unsur pergerakannya. Sejatinya, akan menemukan unsur religi.

Berlanjut ke teras kelima, pandangan langsung tertuju ke batu bak tempat berdoa dinamai "Singgasana Raja". Kebanyakan pelaku meditasi melakukannya di tempat terakhir ini. Hasil survei dalam area ini juga kedapatan bekas bahan-bahan kemenyan sebagai pendukung ritual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi yang meditasi bersujud ke baru yang berdiri, katanya itu simbol Siwa/Batu Lingga/Menhir. Setelah sujud itu berbalik badan ke arah Selatan (Gunung Gede-Pangrango)," tutup Nanang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi dari Hantavirus, Pentingnya Melindungi Diri dengan Amalkan Doa ini Agar Terhindar Wabah Penyakit

Antisipasi dari Hantavirus, Pentingnya Melindungi Diri dengan Amalkan Doa ini Agar Terhindar Wabah Penyakit

Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan tentang munculnya angka penyebaran Hantavirus di Tanah Air. Selain bersihkan lingkungan sekitar, baca doa ini
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Jaga Jarak dengan Arsenal usai Libas Crystal Palace

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Jaga Jarak dengan Arsenal usai Libas Crystal Palace

Manchester City berhasil menjaga persaingan dengan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris 2025-2026. Sebab, mereka berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 atas Crystal Palace.
Hyundai Skywalkers Kalahkan Al Rayyan, Susul Jakarta Bhayangkara Presisi ke Semifinal AVC Champions League 2026

Hyundai Skywalkers Kalahkan Al Rayyan, Susul Jakarta Bhayangkara Presisi ke Semifinal AVC Champions League 2026

Hyundai Capital Skywalker berhasil melaju ke semifinal AVC Champions League 2026. Kepastian ini didapatkan usai mengalahkan Al-Rayyan SC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak pada Rabu (13/5/2026).
Dedi Mulyadi Datangi Pedagang Terdampak Penertiban, Langsung Beri Uang Tunai dan Borong Bakso Harga Rp2 Juta

Dedi Mulyadi Datangi Pedagang Terdampak Penertiban, Langsung Beri Uang Tunai dan Borong Bakso Harga Rp2 Juta

Dedi Mulyadi datangi pedagang terdampak penertiban, beri uang tunai hingga borong bakso Rp2 juta demi menjaga ekonomi keluarga tetap berjalan. Simak beritanya!
Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Sebelum melaksanakan apel pagi di Kantor Gubernur, Sofifi, Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyapa para netizen dengan menceritakan tentang kegiatan pada pagi itu

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT