News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percuma Rajin Puasa dan Banyak Ibadah di Ramadhan Kalau Masih Punya Ini, Buya Yahya: Amal Tetap Digantung

Buya Yahya mengingatkan kepada seluruh Muslim bahwa amalan yang dilakukan selama Ramadhan tidak akan diterima dan memggantung jika masih memiliki hal ini.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:12 WIB
Percuma Rajin Puasa dan Banyak Ibadah di Ramadhan, Kalau Masih Punya Ini, Buya Yahya: Amal Tetap Digantung
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

tvOnenews.com - Buya Yahya mengingatkan kepada seluruh Muslim bahwa amalan yang dilakukan selama Ramadhan tidak akan diterima jika masih memiliki hal berikut ini.

Maka kata Buya Yahya, alangkah sayang jika seorang Muslim sudah jungkir balik ibadah saat Ramadhan namun amalannya digantung dulu oleh Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, kalender hijriah saat ini sudah berada di penghujung bulan syaban. Hanya sekitar 13 hari lagi, umat Islam akan bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

Buya Yahya menjelaskan, bahwa bulan Syaban kerap dilupakan. Padahal bulan syaban amatlah diperhatikan oleh Rasulullah SAW.


Percuma Rajin Puasa dan Banyak Ibadah di Ramadhan Kalau Masih Punya Ini, Buya Yahya: Amal Tetap Digantung (Sumber: Istimewa)

“Bulan syaban itu adalah bulan yang Nabi SAW menggelarinya dengan bulan syahrun yahfalunasuanhu,” ujar Buya Yahya sebagaimana dikutip tvOnenews.com dari YouTube Al-Bahjah TV.

“Disebut sebagai bulan yang dilupakan oleh manusia waktu itu,” sambungnya.

Hal ini kata Buya Yahya karena orang sibuk menguatkan ibadah di dua bulan yang berdekatan dengan Syaban yakni Ramadhan dan Rajab.

“Bulan Rajab dan bulan Ramadhan lalu lupa di bulan Syaban,” ujar Buya Yahya. 

Buya Yahya kemudian menyarankan agar setiap Muslim menjadikan Syaban sebagai bulan persiapan dalam menyambut Ramadhan.

Namun Buya Yahya mengingatkan, bahwa pada maam Nisfu Syaban kemarin dan Ramadhan Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa, kecuali dua manusia yang memiliki ini.

“Kecuali dua model manusia yang pertama yang menyekutukan Allah,” kata Buya Yahya.

“Ya mereka di luar wilayah Islam akan tetapi ada dari kaum muslimin tidak diampuni oleh Allah yang punya kebencian permusuhan dengan saudaranya,” sambungnya.

Buya Yahya kemudian menegaskan bahwa jika masih memiliki permusuhan dengan kaum Muslim lainnya maka semua amalan akan ditunda.

“Kita sudah berpuasa di bulan Ramadhan yang lalu lalu apa yang ada pada hati kita?” tanya Buya Yahya.

“Berharap untuk bisa ketemu dengan Ramadhan, pikir dulu amalmu yang lalu kira-kira diterima atau belum,” saran Buya Yahya.

Kata Buya Yahya, ada amal yang gantung tidak terima oleh Allah biarpun Ramadhan sudah dilalui dengan beribadah. 

Siapakah mereka orang yang amalnya digantung? 


Percuma Rajin Puasa dan Banyak Ibadah di Ramadhan Kalau Masih Punya Ini, Buya Yahya: Amal Tetap Digantung (Sumber: Freepik)

“Disebutkan dalam satu riwayat Imam muslim meriwayatkan dibuka pintu surga setiap hari senin dan hari kamis, akan diampuni semua hamba,” jelas Buya Yahya.

“Diampuni setiap hamba, hamba-hamba ini diterima, asalkan dia tidak menyekutukan Allah,” sambung Buya Yahya menjelaskan.

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa dari hadits itu maksudnya adalah semua orang beriman akan diampuni oleh Allah setiap hari senin dan kamis.

Namun hadits itu tidak berhenti hanya sampai di situ.

“Ada lanjutannya kecuali orang kecuali yang dia punya permusuhan dengan saudaranya, punya kebencian punya permusuhan dengan saudaranya,” jelas Buya Yahya. 

“Allah memerintahkan kepada malaikat tunda dulu, jangan diampuni, jangan diterima amalannya, gantung,” sambung Buya Yahya.

Maka alangkah sayangnya jika sudah banyak beribadah di bulan ramadhan namun semua digantung karena permusuhan. 

“Jangan diterima amalnya model manusia ini, sampai berdamai,” kata Buya Yahya menjelaskan hadits yang dimaksud. 

Maka Buya Yahya menyarankan kepada semua Muslim lekas bereskan urusan permusuhan ini.

“Yang masih punya permusuhan dengan saudara beresin agar amal yang kemarin segera diterima oleh Allah,” saran Buya Yahya. 

“Jangan biasa piara dendam dan benci di antara kita. Ternyata itu penghalang diterimanya bahwa amal kita dan menjadi sebab kita tidak mendapatkan bagian pengampunan dari Allah subhanahu wa ta'ala,” lanjut Buya Yahya.

Buya Yahya mengingatkan betapa bahayanya kebencian hati yang membuat sesama saudara Muslim tidak bertemu.

“Naudzubillah dengan saudaranya tidak tegur sapa lain,” kata Buya Yahya.

Itulah nasihat Buya Yahya yang disarankan kepada setiap Muslim jelang ramadhan. Disarankan bertanya langsung kepada para alim ulama, pendakwah atau ahli agama Islam. Agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Semoga bermanfaat dan semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadhan dan dapat beribadah kepadaNya tanpa satu halangan apapun.

Wallahu’alam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT