News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Sambut Ramadhan Ala Gus Baha

Murid kesayangan Mbah Moen yang merupakan Pengasuh Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Rembang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha membagikan cara terbaik dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Kamis, 20 Februari 2025 - 23:29 WIB
Ilustrasi wanita mengisi amalan menyambut bulan Ramadhan
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Murid kesayangan Mbah Moen yang merupakan Pengasuh Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Rembang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha membagikan cara terbaik dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Sebagaimana diketahui, Ramadhan 1446 H/2025 M akan tiba sekitar 8 hari lagi. Sebagai Muslim yang baik, tentu harus mempersiapkan diri dengan baik, karena saat Ramadhan ampunan dan rahmat Allah SWT berlimpah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu bagaimana cara menjemput ampunan saat Ramadhan tersebut?

Gus Baha kemudian menyebut, salah satu cara terbaik dalam  menyambut Ramadhan yaitu meniru cara ulama dengan meningkatkan intensitas belajar-mengajar atau mengaji.

Gus Baha kemudian menjelaskan, bahwa umumnya para ulama menyiapkan diri dalam menyambut Ramadhan dengan belajar ilmu agama, baik berkaitan dengan tafsir, fiqih, akhlak, dan lain sebagainya.

Bahkan beberapa kiai di pesantren biasanya sudah mulai membacakan kitab berisikan ilmu agama sejak pertengahan kedua dari bulan Syaban.

"Kesibukan saya jelang Ramadhan standar saja, mempersiapkan mengaji, lebih banyak mengajinya,” ungkap Gus Baha, dikutip tvOnenews.com pada Kamis (20/2/2025) dari kanal YouTube Najwa Shihab.

“Biasanya orang datang ke rumah untuk mengaji, Ramadhan saya di rumah," lanjut Gus Baha.

Sementara dalam tradisi pesantren, Gus Baha mengungkapkan bahwa mendalami literatur ulama terdahulu ada tradisi yang namanya pasaran. 

Dalam tradisi ini, seluruh civitas pesantren akan mengaji kitab dengan intensitas lebih banyak dibanding bulan-bulan selain Ramadhan.
 

Maka jangan heran jika para santri di bulan Ramadhan sibuk dengan kitab-kitabnya.

Gus Baha menerangkan, bagi seluruh civitas pesantren, Ramadhan diyakini sebagai bulan berkah yang harus dimanfaatkan untuk hal baik seperti belajar-mengajar.  

Seorang ulama pesantren kata Gus Baha, yang biasanya mengaji satu kitab, ketika mendekati Ramadhan biasanya akan bertambah kitab yang dikaji. 

“Kalau tradisi di kami, di pesantren, misalnya satu kiai mengajar 2-3 kitab setelah shalat fardhu,” ujare Gus Baha.

“Bisanya kalau Ramadhan ini full. Karena ini untuk melengkapi orang Indonesia dapat berkahnya Ramadhan," lanjut murid kesayangan Mbah Moen itu.

Adapun tujuan mengaji kata Gus Baha adalah untuk mendidik dan menjelaskan hukum syariat kepada santri maupun masyarakat. 

Dengan begitu diharapkan, masyarakat bisa mengetahui niat puasa, syarat puasa, hal yang membatalkan puasa. 

"Kalau kita belajar kitab atau membacakan kitab ke masyarakat supaya tahu caranya niatnya orang dulu ketika puasa atau cara pandang orang dulu tentang puasa,” jelas Gus Baha.

Gus Baha lalu membagikan ijazah dari Mbah Moen dan ayahnya yakni perintah mengikuti jejak orang shaleh.

Kata Gus Baha, karena hal ini sesuai firman Allah SWT, ayat ihdinas shiratal mustaqim (bimbinglah kami ke jalan yang lurus). 

"Karena dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya berfirman ihdinashirathal mustaqim atau tunjukan kami jalan yang lurus semata,” ungkapnya. 

“Allah juga berfirman bahwa jalan yang benar yakni jalan mereka yang telah Allah beri nikmat. Jadi, Allah menghendaki ini, ada masternya,” tambah Gus Baha.

Maka manusia saat ini menurut Gus Baha haruslah meniru kebiasaan sebelum dan ketika Ramadhan dari orang shaleh terdahulu. 

Hal ini karena kehidupan orang shaleh terdahulu mencerminkan kebaikan, keshalehan, dan bermanfaat.  

Oleh karenanya, saat memasuki bulan Syaban, Gus Baha meliburkan beberapa kegiatan rutin di luar pesantren dan fokus mengaji di pesantren dan mendampingi santri untuk khataman Al-Quran. 

"Kita tidak bisa shaleh tanpa meniru orang terdahulu. Kita tidak bisa baik tanpa meniru orang terdahulu," pesan Gus Baha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT