News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka-sangka, Ustaz Abdul Somad Bicara soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Negara Kasih Kerja

Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut membicarakan Pemerintah Indonesia yang kini menggencarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 23:13 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS) bicara Program Makan Bergizi Gratis
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Pendakwah kondang asal Sumatera, Ustaz Abdul Somad tampaknya turut berbicara terkait Pemerintah Indonesia yang kini menggencarkan Program Makan Bergizi Gratis.

Ustaz Abdul Somad menyoroti Program Makan Bergizi saat mengisi suatu kajian. Tak sedikit, jemaahnya mendengar ceramahnya hingga video tersebut viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pendakwah, Ustaz Abdul Somad merasa heran terhadap negara yang sangat serius menjalani Program Makan Bergizi (Program MBG) ditujukan kepada anak-anak bangsa.

Menurut Ustaz Abdul Somad (UAS), negara seharusnya memprioritaskan program memberikan lapangan pekerjaan daripada Program MBG.

"Tugas negara itu bukan ngasih makan anak. Tugas negara itu ngasih kerja buat bapaknya," kata UAS dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram @folkkonoha, Sabtu (22/2/2025).

Ustaz Abdul Somad (UAS)
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Ustaz Abdul Somad Official

 

Pendakwah di bidang ilmu hahdis dan fikih itu menjelaskan para orang tua yang mempunyai pekerjaan, maka bisa memberikan nafkah kepada keluarganya.

Pasalnya, masih banyak masyarakat Indonesia menjadi pengangguran, karena mereka tak kunjung mendapatkan pekerjaan.

Rata-rata orang baru lulus sekolah maupun kuliah masih belum memperoleh pekerjaan, sehingga angka pengangguran semakin meningkat.

UAS mengatakan apabila para orang tua telah kerja bisa memberikan makanan yang layak untuk pertumbuhan terutama meningkatkan kecerdasan anak-anaknya.

"Anaknya itu biar diurus bapaknya, ngapain negara yang urus?," ujarnya.

Pendakwah usia 47 tahun itu bertanya-tanya mengapa angka pengangguran dibiarkan, tetapi negara lebih mengutamakan kkonsep mencerdaskan anak-anak.

Ia sangat mendukung dengan tujuan pemerintah demi menciptakan generasi yang unggul di masa depan, namun tetap memperhatikan seberapa jauh ukuran kemampuannya.

"Negara itu menyediakan lapangan kerja, bapaknya punya gaji ngasih makan anaknya bergizi begitu konsepnya," jelasnya.

Pemerintah Indonesia menggunakan anggaran dana Program MBG dari APBN dan dana desa, menurut UAS, akan lebih bermanfaat untuk mengurangi angka pengangguran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimana anak dikasih makan dari APBN? Sementara ayahnya malah dibiarkan tidak punya pekerjaan," katanya.

Program MBG adalah salah satu asta cita yang digencarkan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak dilontarkan pada masa kampanye.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lihat Performa Marc Marquez Terus Menurun, Eks Rider MotoGP Yakin Cedera Bahu Marc Marquez Jauh Lebih Parah dari Dugaan

Lihat Performa Marc Marquez Terus Menurun, Eks Rider MotoGP Yakin Cedera Bahu Marc Marquez Jauh Lebih Parah dari Dugaan

Eks rider MotoGP yang juga sempat menjadi rival dari Marc Marquez, Andrea Dovizioso, menyoroti penurunan performa The Baby Alien di musim ini.
Polisi Telusuri Penyebab Tewasnya Empat Pekerja Proyek Bangunan di Jakarta Selatan

Polisi Telusuri Penyebab Tewasnya Empat Pekerja Proyek Bangunan di Jakarta Selatan

Kepolisian terus mendalami kasus tewasnya empat warga Jawa Barat di proyek bangunan kawasan Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Jumat (3/4/2026).
Kabar Buruk Persija Jelang Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Ungkap 2 Pemain Baru Pulang dari Timnas Indonesia dalam Kondisi Tak Ideal

Kabar Buruk Persija Jelang Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Ungkap 2 Pemain Baru Pulang dari Timnas Indonesia dalam Kondisi Tak Ideal

Mauricio Souza ungkap dua pemain Persija dalam kondisi kurang baik usai FIFA Series 2026. Satu cedera serius, jelang laga krusial kontra Bhayangkara FC.
Buntut Kasus Amsal Sitepu, DPR Kompak Desak Danke Rajagukguk dan Staf Disanksi Tegas, Integritas Kejaksaan Taruhannya

Buntut Kasus Amsal Sitepu, DPR Kompak Desak Danke Rajagukguk dan Staf Disanksi Tegas, Integritas Kejaksaan Taruhannya

Sejumlah anggota Komisi III DPR RI mendesak agar Kajari Karo Danke Rajagukguk dan jajaran yang terlibat dalam kasus Amsal Sitepu ditindak tegas dan dicopot dari jabatannya.
7 Tahun Tertinggal dari Konstruktor Lain, Aprilia Bikin Kejutan di Awal MotoGP 2026: Ducati Ketar-ketir?

7 Tahun Tertinggal dari Konstruktor Lain, Aprilia Bikin Kejutan di Awal MotoGP 2026: Ducati Ketar-ketir?

Aprilia akhirnya mencatatkan kebangkitan luar biasa pada MotoGP 2026 setelah bertahun-tahun menjadi penghuni terbawah di antara konstruktor lain.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Tak Butuh Waktu Lama, Jakarta Bhayangkara Presisi Kembali Rebut Posisi Puncak dari Lavani

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Tak Butuh Waktu Lama, Jakarta Bhayangkara Presisi Kembali Rebut Posisi Puncak dari Lavani

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah laga pembuka hari ketiga di seri Surabaya antara Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) menghadapi Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT