GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Sempat Wudhu tapi Sudah Membaca Al Quran, Memangnya Boleh? Buya Yahya Sebut Tak Disangka Hukumnya...

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menguraikan secara gamblang terkait hukum membaca Kitab Suci Al Quran belum Wudhu. Artinya dalam kondisi belum suci.
Selasa, 25 Februari 2025 - 15:30 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya jelaskan hukum membaca Al Quran tanpa Wudhu
Sumber :
  • Jakarta Islamic Center

tvOnenews.com - Wudhu merupakan bagian kesucian dalam keperluan mengamalkan Al Quran, shalat, dan ibadah lainnya.

Buya Yahya mendapat sebuah pertanyaan terkait hukum seorang mukmin tidak mengambil air Wudhu namun bersikeras membaca Al Quran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadang-kadang penyebab seseorang tidak melakukan Wudhu sebelum membaca Al Quran. Buya Yahya menguraikan hukum terkait pengamalan Kitab Suci tanpa berwudhu.

Lantas, apakah sah membaca Al Quran tapi tidak mengutamakan Wudhu dulu?

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (25/2/2025), Buya Yahya memaparkan ketentuan dalam membaca Al Quran.

Ilustrasi wanita membaca Al Quran tanpa Wudhu
Ilustrasi wanita membaca Al Quran tanpa Wudhu
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Al Quran merupakan Kitab Suci yang dijadikan pedoman hidup umat manusia. Hal ini bertujuan untuk menjaga segala aktivitasnya sehari-hari.

Dalam ajaran agama Islam, Al Quran adalah wahyu diturunkan oleh Allah SWT dan menjadi mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Pengamalan Al Quran memiliki ketentuan, seperti tata cara, syarat, dan hal-hal menjadi larangan wajib dihindari oleh umat Muslim.

Buya Yahya mendengar terkait orang yang sempat berwudhu bahkan enggan melakukannya langsung membaca Al Quran menjadi pembahasan menarik.

Kekeliruan sering terjadi di tengah masyarakat mengenai pendapat tanpa berwudhu, maka tidak boleh membaca Al Quran.

Sebaliknya, ada beberapa orang lainnya berasumsi kalau Al Quran dibaca dalam kondisi belum berwudhu masih sah.

Buya Yahya menjelaskan Wudhu sebelum mengamalkan Al Quran, setidaknya sudah dalam kondisi suci, tidak lagi berbau hadas kecil maupun besar yang melekat di bagian tubuhnya.

Kasus ini memberikan kenyataan terbaliknya memperlihatkan seseorang dalam keadaan belum bersuci tetapi sudah menggetarkan Ayat Suci Al Quran.

Namun begitu, Buya Yahya lebih dulu memaparkan terkait jenis-jenis hadas agar tidak keliru saat mengamalkan Al Quran.

"Hadas itu ada dua, besar dan kecil. Hadas besar, misalnya kalau junub sudah jelas tidak boleh," ujar Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana kondisi membaca Al Quran bagi seseorang hanya memiliki hadas kecil?

Menurut Buya Yahya, orang yang belum berwudhu pun tidak ada masalah mengamalkan Al Quran, walaupun dalam ketentuan syaratnya harus mengambil air Wudhu agar tubuh suci.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.
Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Sejumlah nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026 berkat berhasil membuktikan diri mampu menjadi penopang ekonomi keluarga.
SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin menolak final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dan tepis tuduhan merusak citra sekolah.
John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya tidak hanya fokus pada pembenahan taktik dan fisik menjelang gelaran Piala Asia 2027. Juru taktik asal Inggris -
Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Presiden menjelaskan, permintaan pembelian beras dari Indonesia meningkat setelah sejumlah negara produsen menghentikan ekspor pangan mereka.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT